Melestarikan Tari Piring Lewat Video Pendek

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 01 November 2021
Melestarikan Tari Piring Lewat Video Pendek

Dhea Ariesta belajar tari piring secara otodidak. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI masa sekarang, melestarikan budaya Indonesia bisa dilakukan lewat cara apa saja, salah satunya membuat konten di platform video pendek. Hal itulah yang dilakukan Dhea, konten kreator di SnackVideo. Ia melestarikan tari piring agar bisa dinikmati penonton, khususnya kalangan anak muda.

Semangat yang berkobar sejak ikrar Sumpah Pemuda diucapkan ternyata belum padam karena generasi muda tetap menjadi kunci dalam melestarikan budaya Indonesia. Dhea merupakan penyuka seni kebudayaan tradisional, terutama yang berasal dari tanah kelahirannya, Minangkabau. Sejak duduk di bangku SMA, Dhea telah belajar berbagai kesenian tari dan juga sering menyaksikan pertunjukan seni. Namun, di masa kuliah Dhea bertemu dengan jodohnya di seni kebudayaan tradisional, tari Piring.

Tarian khas asal Minangkabau itu dibawakan dengan cara mengayunkan piring yang digenggam dan mengikuti irama musik. Selain gerakan ayunan yang cepat, penari juga sesekali mengetuk si piring. Di akhir tarian, para penari biasanya akan melemparkan piring ke lantai dan mereka akan menari di atas pecahan piring.

Dhea yang telah menekuni tari Piring selama enam tahun ternyata berangkat dari keaktifannya mengikuti paguyuban di Minangkabau, salah satunya Sendratasik, sebuah pementasan tari dan teatrikal di acara tahunan Minang Culture Festival. Dhea dan teman-temannya pun memutuskan untuk belajar tari piring secara otodidak. Sejak saat itu, Dhea sering tampil di berbagai acara dan keahliannya dalam menari turut terasah dengan baik.

Baca juga:

Kesenian Tari Piring Sumatera Barat

Konten Kreator Ini Lestarikan Tari Piring Lewat Video Pendek
Dhea Ariesta. (Foto: Istimewa)

Di awal kariernya sebagai konten kreator, Dhea hanya mengikuti tren yang ada saat itu. Setelah menekuni kegiatannya tersebut selama beberapa waktu tanpa punya tujuan, Dhe pun akhirnya punya ide baru. Ia memilih fokus pada tarian daerah, sesuai dengan kegemaran dan bidang yang ditekuni.

"Latihannya sendiri bisa memakan waktu yang beragam. Apabila tari yang ingin dibawakan sudah saya kuasai, saya hanya butuh latihan pengulangan saja. Namun, apabila tariannya baru, saya bisa membutuhkan waktu sekitar satu hari untuk menguasainya," kata Dhea berdasarakan keterangan resminya.

Baca juga:

4 Tarian Tradisional Populer Khas Indonesia

Konten Kreator Ini Lestarikan Tari Piring Lewat Video Pendek
Akun Dhea Ariesta di SnackVideo. (Foto: Istimewa)


Untuk pengambilan satu video, Dhea mengaku butuh waktu kurang lebih satu jam 30 menit dalam pembuatannya. Pernah juga ia membuat dua konten dalam sehari, yang diklaim membutuhkan waktu hingga dua jam untuk menyelesaikannya.

Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Video tari piring yang Dhea buat sempat viral di SnackVideo dan mulai kebanjiran followers. Hingga kini, akun Dhea sudah diikuti sebanyak 52.000 orang.

"Dari konten-konten yang saya buat, saya ingin memberitahu kepada dunia bahwa masih ada loh anak muda yang gemar terhadap tarian daerah," ujarnya.

Saat ini, Dhea juga tengah belajar tari Melayu, Zapin, tari saman, dan tari tradisional lainnya untuk memperdalam minatnya terhadap tarian daerah dan menambah variasi konten video pendeknya. (and)

Baca juga:

Natalino Mella Populerkan Teknik Bermain Sasando via Platform Video Pendek

#Tradisi #Tari Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Pesawat timnas Brasil menjalani ritual baptis di Bandara Galeao, Rio de Janeiro. Hal ini menjadi tradisi yang biasa dijalani di Brasil.
Soffi Amira - Selasa, 02 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pesawat Timnas Brasil 'Dibaptis' di Bandara Rio de Janeiro
Tradisi
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi Toron diperkirakan telah ada bahkan sebelum era abad 19.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Tradisi Toron, ketika Orang Madura Pulang Beramai-Ramai untuk Perayaan
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Lifestyle
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Meskipun Paskah identik dengan prosesi ibadah khidmat di gereja, masyarakat dapat menghadirkan suasana syukur secara sederhana di dalam rumah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
4 Ide Rayakan Paskah Bersama Keluarga Dengan Hangat dan Sederhana
Tradisi
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Tradisi ini khusus diperuntukkan bagi bayi yang sedang belajar berjalan. Doa yang dibacakan memohon perlindungan Allah dari gangguan gaib
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Tradisi Injak Bumi, Ritual Sakral Bayi-Bayi Jambi Seberang Setelah Salat Id
Tradisi
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Proses memasak ini biasanya dilakukan secara bersama-sama oleh warga, sehingga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di tengah masyarakat.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
Binarundak, Tradisi Memasak Nasi Jaha yang Menghangatkan Kebersamaan di Sulawesi Utara
Lifestyle
Festival Meriam Karbit, Tradisi Dentuman Khas Lebaran di Pontianak, Sudah Berlangsung Ratusan Tahun
Festival Meriam Karbit merupakan salah satu tradisi khas masyarakat di Kalimantan Barat yang selalu meriah digelar menjelang dan saat perayaan Idulfitri.
Frengky Aruan - Minggu, 15 Maret 2026
Festival Meriam Karbit, Tradisi Dentuman Khas Lebaran di Pontianak, Sudah Berlangsung Ratusan Tahun
Tradisi
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Tradisi Ngejot di Bali menjadi simbol toleransi antarumat beragama saat Ramadan. Warga berbagi makanan kepada tetangga sebagai bentuk silaturahmi dan kebersamaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Tradisi Ngejot di Bali: Cara Warga Berbagi Makanan dan Menjaga Toleransi saat Ramadan
Tradisi
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Meugang merupakan tradisi masyarakat Aceh dengan menyembelih dan memasak daging, umumnya sapi atau kambing, untuk disantap bersama keluarga.
Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026
Meugang, Tradisi Berbagi yang Menghangatkan Ramadan di Aceh
Bagikan