Konon Kentang Ampuh Turunkan Berat Badan dalam Waktu Singkat
Kentang merupakan sumber utama kalori pada diet. (Pexels/Pixabay)
PUNYA berat badan ideal merupakan dambaan semua orang. Tidak heran jika banyak orang melakukan berbagai cara demi mendapatkan berat badan impian mereka, salah satunya diet.
Terdapat banyak sekali metode diet termasuk diet kentang. Lalu, apa sih diet kentang? Bagaimana cara melakukannya?
Baca Juga:
Diet kentang
Diet kentang merupakan diet yang menggantikan sumber utama karbohidrat dan kalori dengan kentang. Bagi masyarakat yang sering mengonsumsi nasi setiap hari, cara ini bisa menjadi alternatif pilihan. Sebab, kentang juga merupakan sumber serat, vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.
Seperti dilansir dari laman Very Well Fit, kentang adalah solusi untuk menurunkan berat badan cepat jangka pendek. Kentang merupakan sumber utama kalori pada diet, yang mengandung sumber serat, vitamin, dan mineral yang sangat baik. Para pendukung diet kentang percaya bahwa kamu bisa kehilangan sekitar satu pon perminggu.
Dibandingkan nasi, kentang mengandung vitamin C 22 persen lebih banyak. Selain itu, penyerapan mineralnya lebih lengkap, termasuk magnesium, fosfor, serta kalium. Beberapa orang percaya bahwa timbangan mereka berkurang sekitar 1 pon per minggu setelah mencoba diet ini. Diet kentang tidak disarankan untuk penggunaan jangka panjang karena sifatnya yang dibatasi.
Cara diet kentang
Seperti dilansir dari laman detikHealth, metode mengonsumsi kentang sebagai pangan utama sudah ada sejak 1894. Seiring berjalannya waktu, beberapa tokoh mulai mengembangkan diet ini dengan versinya, contoh Tim Steele dalam bukunya Potato Hack: Weight Loss Simplified (2016).
Steele mengklaim bisa menurunkan berat badan hingga 0,45 kg per hari dengan mengonsumsi kentang putih biasa selama tiga sampai lima hari. Semua bumbu dan topping dilarang, kecuali garam yang diperbolehkan meski tidak disarankan.
Ada pula jenis diet kentang jangka panjang lainnya yang trend dalam beberapa tahun terakhir, yaitu Spud Fit Challege. Metode ini dibuat oleh pediet asal Australia bernama Andrew Taylor. Ia menerapkan diet kentang versinya selama setahun penuh dan berhasil menurunkan berat badan sebanyak 53,07 kg. Lain dengan Steele, Taylor tetap mengizinkan penambahan rempah-rempah dan bumbu bebas lemak.
Baca Juga:
Manfaat diet kentang
Selain menurunkan berat badan, diet kentang juga menurunkan kadar lemak tubuh dan sodium. Berikut merupakan beberapa manfaat dari diet kentang:
Tinggi serat
Setiap 100 gram kentang rebus tanpa garam mengandung 1,8 gram serat makanan. Serat tidak hanya penting untuk sistem pencernaan yang sehat, namun juga membuat kamu kenyang lebih lama. Kentang mengandung pati resisten yang menjaga bakteri baik di usus.
Kentang dengan berat 180 gram mengandung lebih dari seperempat dosis harian potasium, vitamin C, serta vitamin B6. Selain itu, kentang adalah sumber antioksidan, terutama senyawa lutein dan zeaxanthin pada kentang putih dan antosianim pada kentang ungu dan merah.
Mudah diikuti
Diet mono seperti diet kentang memiliki kelebihan tertentu yaitu mudah diikuti oleh masyarakat umum. Beberapa orang berpendapat bahwa kesederhanaan aturan diet kentang membuatnya mudah diikuti.
Harga terjangkau
Kentang sangat mudah dan murah untuk didapatkan di Indonesia. Oleh karena itu, banyak pelaku diet yang memilih kentang sebagai pengganti nasi putih. (dkr)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur