Konflik Pasar Turi Surabaya Tak Kunjung Usai, DPR Turun Tangan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Sabtu, 05 Agustus 2017
Konflik Pasar Turi Surabaya Tak Kunjung Usai, DPR Turun Tangan

Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo (dua dari kanan) di Surabaya, Sabtu (5/8). (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Meski sudah 3 tahun selesai dibangun, konflik pusat grosir Pasar Turi dengan Pemkot Surabaya tak kunjung usai. Hal tersebut menarik perhatian DPR RI sehingga mengharuskan turun tangan.

"Pasar Turi ini sudah dibangun sejak tiga tahun lalu setelah terbakar. Pedagang sudah masuk, tapi tidak pengunjungnya. 'Kan kasihan pedagang merugi," kata Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Haryo di Surabaya, Sabtu (5/8).

Selain pedagang rugi, kata Bambang, sayang sekali jika Pasar Turi yang dibangun megah, tidak menjadi sasaran para pembeli. Sebab, Pasar Turi sebelum terbakar adalah pertokoan yang menjadi ikon Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Sementara dari hasil kunjungannya, ada beberapa temuan mengapa Pasar Turi tidak diminati pengunjung.

Pertama, kata Bambang, dikarenakan adanya bekas tempat penampungan sementara (TPS) di samping yang menutupi Gedung Pasar Turi. Sementara, TPS itu sendiri dihuni oleh pedagang kaki lima yang bukan korban kebakaran Pasar Turi.

"TPS ini menghalangi bangunan Pasar Turi, dan sudah seharusnya dirobohkan karena Pasar Turi sudah jadi. Pemerintah punya hak merobohkan, karena TPS itu dulu sebagian juga dibangun dengan biaya APBN," kata Bambang.

Selain faktor TPS, konflik antara manajemen Pasar Turi dengan Pemkot Surabaya yang tidak harmonis juga menjadi kendala pengembangan Pasar Turi.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat anggota DPR RI tersebut akan menyampaikan kepada Kementrian Perdagangan untuk membantu mengatasi konflik yang terjadi. (*)

Berita ini dilaporkan oleh Budi Lentera kontributor merahputih.com di Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita terkait berikut ini: Setelah Jakarta dan Jogja, Festival Kopi Mandiri Digelar di Surabaya

#DPR RI #Surabaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR soal Rencana KPK Panggil Menhut: Tak Boleh Ada Keistimewaan karena Jabatan
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menilai rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, merupakan bagian dari mekanisme penegakan hukum yang harus dihormati.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
DPR soal Rencana KPK Panggil Menhut: Tak Boleh Ada Keistimewaan karena Jabatan
Indonesia
Komisi VIII DPR Prediksi Ongkos Haji 2027 Berpotensi Naik, Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
Kenaikan sejumlah komponen biaya di Indonesia maupun Arab Saudi menjadi faktor utama yang berpotensi mendorong naiknya ongkos penyelenggaraan ibadah haji.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Komisi VIII DPR Prediksi Ongkos Haji 2027 Berpotensi Naik, Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
Indonesia
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Anggota Komisi II DPR RI menyoroti perlunya pembenahan mentalitas aparatur negara.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah
Indonesia
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
LGBT memang sudah menjadi ancaman nonmiliter dan menjadi tantangan bagi masa depan bangsa.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Dukung Perpres Nomor 111 Tahun 2025, DPR: Cegah Penyebaran LGBT
Indonesia
DPR Soroti Kondisi Keamanan di Papua, Percaya TNI/ Polri Bisa Pulihkan Situasi
Peristiwa ini menunjukkan ancaman terhadap keamanan masyarakat masih nyata dan membutuhkan perhatian serius dari negara.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
DPR Soroti Kondisi Keamanan di Papua, Percaya TNI/ Polri Bisa Pulihkan Situasi
Indonesia
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
DPR meminta pemerintah memperkuat perlindungan warga sipil setelah pilot Associated Mission Aviation (AMA) tewas dalam serangan di Yahukimo, Papua Pegunungan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Pilot Sipil Tewas dalam Serangan di Yahukimo, DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil Papua
Indonesia
DPR Desak Evaluasi Aturan Pajak JHT agar tidak Membebani Pekerja
Pemerintah perlu meninjau kembali sejumlah regulasi yang dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
DPR Desak Evaluasi Aturan Pajak JHT agar tidak Membebani Pekerja
Indonesia
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Komisi V DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut agar benar-benar diterapkan sesuai keputusan pemerintah. 

Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Indonesia
Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Pendapatannya turun karena si pengusahanya menurunkan tarif sehingga menjadi pendapatan kepada pengemudi ini turun
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
 Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Indonesia
Komisi II DPR Sesalkan Penggunaan Helikopter KPU, Minta Sanksi Tegas
Helikopter digunakan pada 25 Januari 2024, sedangkan revisi anggaran yang menjadi dasar pembiayaan baru dilakukan lima hari kemudian.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Komisi II DPR Sesalkan Penggunaan Helikopter KPU, Minta Sanksi Tegas
Bagikan