Konflik di Teluk Belum Reda, Liga Arab Bakal Ambil Langkah Jaga Keamanan Kawasan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Konflik di Teluk Belum Reda, Liga Arab Bakal Ambil Langkah Jaga Keamanan Kawasan

Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan Iran. (ANTARA/Anadolu Agency/pri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pertahanan Qatar menlansir sebuah kapal kargo diserang pesawat nirawak saat dalam perjalanan dari Uni Emirat Arab ke pelabuhan Mesaieed di Qatar.

Pusat operasi keamanan maritim di bawah Angkatan Laut Inggris (UKMTO) menyatakan sebuah kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di dekat Ibu Kota Qatar, Doha, Minggu.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengecam serangan terhadap Kuwait, Uni Emirat Arab, dan wilayah perairan Qatar yang disebutnya sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Dalam pernyataan resminya, Aboul Gheit mengatakan serangan tersebut mengancam keamanan dan stabilitas kawasan.

Baca juga:

Rupiah Kembali Melemah Akibat AS dan Iran Batal Berdamai

Ia menyampaikan, solidaritas penuh Liga Arab kepada Bahrain setelah otoritas negara itu mengumumkan penangkapan sejumlah pihak yang diduga terkait pihak asing dan berupaya mengganggu stabilitas nasional.

Aboul Gheit menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk eskalasi yang dapat menggagalkan upaya mediasi dan inisiatif diplomatik untuk menyelesaikan krisis secara damai.

Tindakan permusuhan yang terus berlanjut dapat menimbulkan dampak serius terhadap keamanan kawasan. Dukungan Liga Arab kepada negara-negara Teluk yang terdampak serta langkah-langkah yang mereka ambil untuk menjaga keamanan dan mempertahankan kedaulatan masing-masing.

Sementara itu, Iran menyatakan responsnya terhadap proposal damai Amerika Serikat mencakup tuntutan pencabutan blokade AS serta pembebasan aset Iran yang dibekukan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei.

“Tuntutan kami sah. Kami menuntut penghentian perang, diakhirinya blokade dan pembajakan, serta pencairan aset Iran yang dibekukan secara tidak adil di bank-bank akibat tekanan AS,” kata Baghaei. (*)

#Iran #Liga Arab #Amerika Serikat #Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Bagikan