Kondisi Utang dan Persediaan AS Bikin Harga Minyak Dunia Anjlok

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Mei 2023
Kondisi Utang dan Persediaan AS Bikin Harga Minyak Dunia Anjlok

Tangki penyimpanan minyak mentah. (Foto: ANTARA/REUTERS/Nick Oxford)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Harga minyak mentah berjangka turun lebih dari lima persen pada Selasa (2/5) karena kekhawatiran atas kemungkinan gagal bayar utang AS dan perkiraan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa minggu ini.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni turun 4 dolar AS atau 5,29 persen, menjadi menetap di 71,66 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Baca Juga:

Harga Minyak Dunia Kembali di Bawah USD 90 Per Barel

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli merosot 3,99 dolar AS atau 5,03 persen, menjadi menetap di 75,32 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Pasar minyak anjlok di tengah kekhawatiran resesi, sementara krisis perbankan AS dan pernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen tentang potensi gagal bayar AS menambah tekanan pada harga minyak.

American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri perdagangan minyak, melaporkan penurunan 3,939 juta barel minyak mentah dalam persediaan AS untuk pekan yang berakhir 28 April.

Para analis memperkirakan penurunan satu juta barel untuk minggu tersebut. API juga melaporkan penurunan sebesar 6,083 juta barel pada minggu sebelumnya.

Pasar minyak anjlok di tengah kekhawatiran resesi, sementara krisis perbankan AS dan pernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen tentang potensi gagal bayar AS menambah tekanan pada harga minyak.

Amerika Serikat tidak dapat memenuhi semua kewajiban pemerintah paling cepat 1 Juni, jika Kongres AS tidak menaikkan atau menangguhkan batas utang sebelum waktu itu.

Gedung Putih mengatakan Presiden Joe Biden tidak akan bernegosiasi mengenai plafon utang selama pertemuannya dengan empat pemimpin kongres pada 9 Mei, tetapi dia akan mulai membahas "proses anggaran terpisah."

Baik Federal Reserve maupun Bank Sentral Eropa diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan minggu ini, yang akan menambah tekanan kepada ekonomi utama tersebut.

Sementara itu, Federal Reserve AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin lagi pada Rabu waktu setempat. Bank Sentral Eropa juga diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan regulernya pada Kamis (4/5/2023).

Baca Juga:

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Sebut Masih Fluktuatif

#Harga Minyak Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Langkah tersebut akan memungkinkan harga bahan bakar di stasiun pengisian turun sebesar 12-18 sen euro per liter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Harga BBM Capai Rekor Tertinggi, Prancis Gelontorlan Cadangan Minyak Nasional 10 Juta Barel ke Pasar
Dunia
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Dilakukan sebagai tanggapan atas melonjaknya harga dan meningkatnya volatilitas di pasar energi global.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak Darurat, Dilakukan Terkoordinasi selama 4 Bulan
Indonesia
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Harga minyak dunia meroket tembus US$ 107 per barel akibat konflik AS-Iran. Pemerintah pastikan Pertalite tidak naik, namun BBM nonsubsidi bakal disesuaikan!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
Harga Pertalite-Biosolar Aman Minyak Dunia Tembus US$ 107 per Barel, Tumbalnya Pertamax Cs
Indonesia
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Harga Minyak Naik, Ekspor Diharapkan Meningkat Buat Tutup Defisit Neraca Perdagangan
Indonesia
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Pemerintah mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia USD75 per barel dalam RAPBN 2027. Lifting minyak ditargetkan 610 ribu barel per hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
RAPBN 2027: Pemerintah Patok Harga Minyak USD 75 per Barel, Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Dunia
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total
IRGC menuduh sejumlah kapal asing sengaja melintasi zona terlarang serta mengabaikan instruksi navigasi internasional
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Juli 2026
IRGC Kembali Blokade Total Selat Hormuz dan Tembak Kapal Pelanggar, Rute Kapal Tanker Dunia Berubah Total
Indonesia
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan, bahwa harga Pertamax berpotensi turun. Hal itu dikarenakan pergerakan harga minyak dunia.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Kabar Baik! Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun
Dunia
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan harga minyak dunia, turun 4,8 persen menjadi USD 83,18 (sekitar Rp 1,36 juta) per barel.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
 AS dan Iran Capai Kesepakatan, Harga Minyak Tergelincir
Bagikan