Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kondisi Terakhir Korban Bom Sarinah di RSPAD

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Kamis, 14 Januari 2016
Kondisi Terakhir Korban Bom Sarinah di RSPAD

Warga berkumpul melihat pos polisi yang rusak berat akibat ledakan bom Sarinah, Kamis (14/1). (MerahPutih/Afditya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Insiden berdarah yang terjadi kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) siang WIB, menimbulkan duka yang sangat mendalam bagi Indonesia. Pasalnya, pemboman dan baku tembak pada pagi hari tadi menimbulkan puluhan korban.

Saat ini, sembilan korban diantaranya dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Perawatan masih terua dilakukan untuk kesembilan korban tersebut.

Berdasarkan informasi yang didapat kondisi enam dari sembilan korban tersebut memiliki luka yang ringan, namun masih membutuhkan perawatan yang intensif.

"Yang kami tengok ada enam orang kondisinya ada yang ringan karena masih trauma jadi mereka masih butuh perawatan," kata Nila Moeloek Menteri Kesehatan usai menengok korban, Kamis (14/1).

Namun, ditempat yang sama, Puan Maharani mengatakan kondisi kritis masih dialami tiga korban lainnya. Tiga korban tersebut masih dalam tahap operasi. "Tiga orang dalam konsisi dioperasi karena memang cukup parah atau dalam," ujarnya.

Dari sembilan korban tersebut dua diantaranya adalah Warga Negara Asing (WNA), satu dari Aljazair bernama Morad Al Munir alias Slamet dan satu warga Belanda bernama Yohanes Antonius Maria.

"Ada satu orang Aljazair yang sekarang masih dalam proses observasi dan yang satu dioperasi dari Belanda. Yang dari Aljazair dubesnya sudah hadir sudah menjenguk dan Belanda belum bisa dijenguk karena masih dioperasi," lanjut Puan. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Sisir Lokasi Ledakan, Polisi Temukan Lima Bom Berdaya Ledak Tinggi
  2. Jumlah Korban Teror Bom Sarinah 27 Orang
  3. Lokasi Ledakan Jadi Tontonan, Warga Berfoto Ria
  4. Jokowi Tinjau Langsung Lokasi Bom Sarinah
  5. Ledakan dan Baku Tembak di Sarinah Thamrin Diduga Aksi dari Jaringan ISIS
#Puan Maharani #Jakarta Diserang #Bom Sarinah #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puan Desak Pemerintah Jelaskan Detail Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Kepatuhan Pajak
DJP membuka ruang kolaborasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam pembangunan jejaring informasi. Keduanya dilibatkan untuk mendukung pengawasan terhadap wajib pajak
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Puan Desak Pemerintah Jelaskan Detail Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Kepatuhan Pajak
Indonesia
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Puan Minta Hormati Penyidikan yang Sedang Berjalan
Ketua DPR RI, Puan Maharani, angkat bicara soal belum ditahannya eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Puan Minta Hormati Penyidikan yang Sedang Berjalan
Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Bagikan