Wisata Dunia

Kompetitifnya Perang Bantal di Jepang

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 28 September 2021
Kompetitifnya Perang Bantal di Jepang

Perang bantal jadi ajang olahraga di Jepang.(instagram thetrendingpro1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP tahun, banyak tim dari seluruh Jepang melakukan perjalanan ke Kota Ito untuk berkompetisi di salah satu acara olahraga paling unik di dunia, yaitu kejuaraan adu bantal seluruh Jepang.

Perang bantal merupakan hobi kuno yang dilakukan anak-anak dari segala usia di seluruh dunia. Namun, di Jepang, permainan perang bantal telah menjadi gelar dalam status olahraga nasional. Tim yang terdiri dari orang-orang segala usia bersaing untuk ketenaran dan kekayaan.

Setelah pertama kali bertarung di ajang kualifikasi regional, tim pemenang bertemu di kota nelayan kecil Ito, di selatan Tokyo, untuk bersaing di Kejuaraan Pertempuran Bantal Seluruh Jepang. Mereka memperebutkan gelar petarung bantal terbaik di Jepang.

BACA JUGA:

Alasan Desain Grafis Ala Jepang Mendunia


All-Japan Pillow Fighting Championships terinspirasi oleh makura nage, adu bantal seru yang dilakukan siswa Jepang sebelum tidur saat bepergian bersama sekolah. Itu merupakan ritual yang dialami banyak orang Jepang. Suatu hari, beberapa dari mereka memutuskan akan menyenangkan menghidupkan kembali hari-hari itu sebagai bagian dari turnamen kompetitif. Turnamen ini dimulai pada 2013 dan telah diadakan setiap tahun sejak saat itu.

Perang bantal dimulai sekelompok siswa sekolah menengah di Shizuoka. Pertarungan bantal kompetitif didasarkan pada seperangkat aturan yang unik, tapi relatif sederhana. Sebuah permainan dimainkan antardua tim yang terdiri dari lima pemain. Kesemuanya mengenakan yucata, pakaian tradisional musim panas. Permainan dimulai dengan para pemain berpura-pura tidur di atas futon sampai wasit meniup peluit, memberi isyarat kepada peserta untuk bangun dan meraih bantal.

Mulai saat itu, adu bantal agak mirip dengan dodgeball. Tujuan utama permainan ialah memukul pemain tim lawan dengan bantal untuk mengeluarkan mereka dari permainan. Namun, ini tetap menjadi olahraga yang sangat unik dengan aturan yang tidak biasa. Salah satunya meneriakkan kalimat 'guru akan datang' sehingga memaksa tim lawan untuk mundur ke futon mereka selama 10 detik. Kondisi itu memungkinkan mereka untuk bergerak dan mengambil bantal dari sisi lain.

Tujuan utama dalam pertarungan bantal kompetitif ini ialah untuk memukul kapten lawan. Ketika itu terjadi, meskipun semua pemain lawan masih dalam permainan, ronde akan berakhir. Nantinya, tim yang mampu bertahan selama 2 menit akan memenangi permainan. Untuk memastikan kapten terlindungi sepanjang putaran, satu pemain di setiap tim dapat menggunakan selimut untuk melindungi mereka dari bantal.

perang bantal
Ajang perang bantal yang menjadi perlombaan serius.(facebook A.D.de Guzman )

Pada 2014, setahun setelah All-Japan Pillow Fighting Championships debut, perusahaan Jepang Makura Kabushikigaisha merilis bantal yang dirancang khusus untuk pertarungan bantal kompetitif. Bantal itu tetap menjadi satu-satunya yang diakui secara resmi selama kejuaraan. Harganya sekitar USD 30 dan dilaporkan sangat seimbang cukup berat untuk dilempar juga cukup elastis untuk tidak menyebabkan cedera.

Setiap Februari, tim adu bantal kompetitif terbaik di Jepang berkumpul di Kota Ito untuk mengikuti kejuaraan adu bantal nasional. Mereka terdiri dari orang-orang dari segala usia, dari anak-anak berusia sembilan tahun, hingga veteran berusia enam puluhan.(jhn)

BACA JUGA:

Intip 7 Lokasi Asli Inspirasi Film-Film Animasi Studio Ghibli di Jepang

#Wisata #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Jakarta siap menyambut delegasi dari lebih dari 50 kota di dunia yang akan menghadiri forum tahun depan.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Jakarta Jadi Tuan Rumah World Cities Culture Summit 2027, Siap Jamu 50 Pemimpin Dunia
Fun
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Pemutusan hubungan itu terjadi setelah kontroversi yang memicu kecaman luas di China.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Dikecam China, Pembuat Hello Kitty Cut-Off Drama Mata-Mata Jepang
Indonesia
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi beberkan 3 alasan utama memburuknya krisis keamanan di Asia Tenggara pada ADMM Cebu. Simak penjelasannya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Alarm Bahaya dari Tokyo! Jepang Petakan 3 Pemicu Krisis Keamanan Negara Asia Tenggara
Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Bagikan