Komitmen NasDem Kawal Program Jokowi-Ma'ruf Amin

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 22 Juli 2019
Komitmen NasDem Kawal Program Jokowi-Ma'ruf Amin

Presiden Jokowi saat menyampaikan visi misi di SICC, Bogor. Foto: MP/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai NasDem berkomitmen untuk mengawal visi, misi dan program kerja pasangan Presiden/Wapres terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

"NasDem memastikan akan mengawal semua program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat," ujar Ahmad dilansir Antara, Minggu (21/7)

Baca Juga: Pengamat: Visi Misi Jokowi Tidak Jelas dan Normatif

Ahmad Ali. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)
Ahmad Ali. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)

Ketua Fraksi NasDem DPR RI itu menjelaskan, selain mengawal pemerintah, NasDem juga penting untuk memberikan masukan atas kebijakan-kebijakan pemerintah yang nantinya kemungkinan mendapatkan penolakan dari rakyat.

Ahmad menyatakan dukungan itu tidak hanya sebatas menjadikan Jokowi sebagai Presiden, tetapi memberikan dukungan untuk memberikan masukan dalam pemerintahannya jika ada hal-hal yang dirasakan dapat merugikan kepentingan publik.
Terkait visi, misi, dan program pada periode kedua Jokowi, Ahmad menyatakan hal itu sudah selesai karena yang akan dilaksanakan Jokowi sama dengan visi dan misi NasDem untuk kepentingan bangsa dan negara ke depan.

"Kesamaan visi, pikiran, dan pandangan Jokowi, kemudian menjadikan NasDem saat ini berada di samping Jokowi untuk periode kedua," katanya

Baca Juga: Saat Penyampaian Visi Misi, Jokowi Tak Peduli Penegakan Hukum

Ahmad mengatakan NasDem juga terus mengingatkan Pemerintahan Jokowi, sehingga perjuangan bersama dan cita-cita yang yang disampaikan dalam pidato kebangsaan kemarin dapat terealisasi secara baik.

Selain itu, NasDem berkomitmen sejak awal untuk menyerahkan kewenangan kepada Presiden Jokowi untuk memilih dan menunjuk siapa pun pembantu presiden dalam kabinetnya nanti.

"Itu merupakan kewenangan penuh Presiden Jokowi," ujar Ahmad.

Ahmad mengatakan NasDem berharap Presiden Jokowi dapat memilih orang-orang yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk membantu menyukseskan visi misi atau janji-janji politik saat berkampanye dulu.

Presiden/Wapres terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin. Foto: MP/Kanu

Pasangan Calon Presiden/Wapres terpilih Joko Widodo dan Ma’ruf Amin mengusung visi berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Visi itu dijabarkan dalam sembilan misi, yakni peningkatan kualitas manusia Indonesia; struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing; pembangunan yang merata dan berkeadilan; mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan; kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa; penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.

Baca Juga: Jokowi Jabarkan Visi dan Misi, Mendagri: Ini Harus Dipahami Seluruh ASN

Kemudian, perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga; pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya serta sinergi pemerintah daerah dalam kerangka negara kesatuan. (*)

#Partai Nasdem #Jokowi-Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah soal isu merger dengan NasDem. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan resmi.
Soffi Amira - Rabu, 22 April 2026
Gerindra Bantah Isu Fusi dengan NasDem, Dasco: Tidak Pernah Dibahas
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menegaskan kondisi internal partainya tetap solid meskipun sejumlah kader diketahui berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sebut Kader Pindah ke PSI Bisa Dihitung Jari, Saan Mustopa: NasDem Tetap Solid
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Politik DPP PSI, Bestari Barus, yang juga menjelaskan ada politisi yang rela meninggalkan jabatan strategis di parlemen demi bergabung.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Sampai 20 Politisi Bakal Gabung PSI karena Jokowi, Termasuk dari Partai NasDem
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Bagikan