Komisi C DPRD DKI Minta Pemprov Terapkan Sistem Berbayar di Jalan Protokol

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 16 April 2025
Komisi C DPRD DKI Minta Pemprov Terapkan Sistem Berbayar di Jalan Protokol

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi C DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Perhubungan (Dishuh) untuk menerapkan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP). Sistem jalan berbayar tersebut bisa dimulai di ruas jalan utama atau jalan protokol.

"Penerapan ERP tahap pertama bisa dilakuka di ruas-ruas jalan utama terlebih dahulu dan dilakukan perluasan setelah dilakukan evaluasi," kata Ketua Komisi C DPRD DKI Dimaz Raditya dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (16/4).

Menurut Dimaz, penerapan ERP bisa menjadi alternatif manajemen pengendalian penggunaan kendaraan pribadi. Di mana, masalah kemacetan di Jakarta hingga kini belum terselesaikan.

"Penerapan ganjil genap tidak mendorong berkurangnya penggunaan kendaran pribadi karena orang cenderung menambah jumlah kendaran yang dimiliki," ungkapnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Buka Rekrutmen 1.652 Petugas PPSU, Dipastikan Bebas dari Praktik Kolusi

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan perkembangan rencana penerapan sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) di Jakarta.

Syafrin mengatakan, penyusunan regulasi berupa peraturan daerah (perda) yang mengatur ERP akan selesai pada tahun ini, yakni Raperda tentang Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas. Setelah itu, Pemprov DKI bisa segera menyusun aturan teknis untuk pelaksanaannya

Raperda ini juga disusun sebagai aturan turunan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (UU DKJ), sebagai payung hukum pengaturan lalu lintas saat Jakarta tak lagi menjadi Ibu Kota.

Baca juga:

DPRD DKI Minta Nasabah Bank DKI Tak Khawatir Soal Gangguan Sistem IT: Dana 100 Persen Aman

"Diharapkan tahun ini untuk ERP bisa langsung ada peraturan daerahnya sehingga untuk implementasinya itu bisa lebih cepat dilakukan. Tinggal dalam tataran implementasi, setelah produk hukumnya jadi," kata Syafrin kepada wartawan, Selasa (18/2).

Wacana ERP di Jakarta telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu, tetapi hingga kini belum terlaksana karena mengalami sejumlah hambatan seperti regulasi dan penolakan kelompok masyarakat. (Asp)

#Kemacetan #Komisi C DPRD DKI #Jalan Protokol #Dinas Perhubungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Dengan adanya koordinasi, Dishub dapat menyiapkan kantong-kantong parkir, menempatkan petugas, melakukan pengaturan maupun rekayasa lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Bikin Macet Parah, Dishub Jakarta Bakal Evaluasi Konser Besar
Indonesia
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terimbas dari kebijakan itu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Pembukaan Jalan Raya Lenteng Agung Molor dari Target, Warga Depok Siap-Siap Kembali Terisolasi
Indonesia
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Proses perbaikan jalan ambles di Lenteng Agung dimulai sejak 29 Mei dan ditargetkan baru rampung pada 12 Juni 2026 mendatang, alias lebih dari 2 pekan.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Macet Horor Imbas Jalan Ambles Lenteng Agung Bakal Lama, Perbaikan Bisa 2 Minggu Lebih
Indonesia
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Truk kontainer yang terjebak macet di Tol Ancol terlihat mematikan mesin mobil karena kendaraan tidak kunjung bergerak hingga malam hari.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Akses Masuk Pelabuhan Tanjung Priok Lumpuh Total Kemarin, Ini Biang Keroknya!
Indonesia
Parkir Liar Blok M Kian Meresahkan, Pramono Minta Dishub DKI Bertindak Tegas
Parkir liar di Blok M makin meresahkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Dishub DKI bertindak tegas.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Parkir Liar Blok M Kian Meresahkan, Pramono Minta Dishub DKI Bertindak Tegas
Indonesia
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat mencari alternatif melalui pengembangan taksi laut.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Dari Bandara ke Canggu Macet Parah, Taksi Air Jadi Solusi Pemprov Bali
Indonesia
WFH ASN Bikin Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang dan Kemacetan Tidak Mengekor
Kepadatan pada simpul-simpul yang memang biasa terjadi kepadatan seperti di Semanggi tidak terlalu mengekor, memang padat, tapi tidak terlalu mengekor terlalu panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
WFH ASN Bikin Kepadatan Lalu Lintas di Jakarta Berkurang dan Kemacetan Tidak Mengekor
Indonesia
Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk Membabi Buta, DPR RI Desak Pelabuhan Baru
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pembangunan akses pelabuhan alternatif ini tetap harus memperhatikan kearifan lokal masyarakat Bali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Macet Horor di Ketapang-Gilimanuk Membabi Buta, DPR RI Desak Pelabuhan Baru
Indonesia
Aktivitas Masyarakat Kembali Normal, Polda Metro Jaya Antisipasi Lonjakan Kemacetan di Jakarta
Aktivitas masyarakat sudah kembali normal pada Senin (30/3). Polda Metro Jaya pun mengantisipasi lonjakan kemacetan di Jakarta.
Soffi Amira - Minggu, 29 Maret 2026
Aktivitas Masyarakat Kembali Normal, Polda Metro Jaya Antisipasi Lonjakan Kemacetan di Jakarta
Indonesia
Kemacetan Parah dan Jalan Rusak di Jalur Mudik, DPR Minta BUMN Karya Tanggung Jawab
Kemacetan parah yang terjadi di sejumlah titik vital jalur mudik sangat merugikan para pemudik, baik dari sisi waktu, biaya, maupun keselamatan perjalanan.
Dwi Astarini - Selasa, 17 Maret 2026
Kemacetan Parah dan Jalan Rusak di Jalur Mudik, DPR Minta BUMN Karya Tanggung Jawab
Bagikan