Komentar Golkar Soal Pidato Grace Natalie yang Tuai Polemik

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 13 Maret 2019
Komentar Golkar Soal Pidato Grace Natalie yang Tuai Polemik

Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily. (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Golkar tidak terganggu dengan pidato Ketua Umum DP Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, yang menyebut PDI Perjuangan dan Golkar terlibat aktif dalam merancang, mengesahkan, dan menerapkan 58 Perda Syariah di Indonesia.

"Kami tidak merasa terganggu dengan pidato Grace Natalie. Partai Golkar sudah memiliki pemilih ideologis dan mengakar. Mereka tidak akan terganggu dengan isu yang terlalu normatif," kata Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily seoerti dilansir Antara, Selasa (13/3).

Ia menekankan, Partai Golkar sudah banyak berbuat yang terbaik untuk rakyat. Di sisi lain rakyat sudah sangat merasakan kinerja Partai Golkar terutama berkaitan hal-hal yang memang menyentuh kehidupan yang paling mendasar.

Ketua Umum PSI, Grace Natalie. (Foto: MerahPutih/Achmad)
Ketua Umum PSI, Grace Natalie. (Foto: MerahPutih/Achmad)

Menurut Ace, PSI sedang mencoba mencuri perhatian masyarakat dengan mengkampanyekan isu-isu perda syariah dan intoleransi.

"Ini bagian dari upaya elektoral PSI agar mendapatkan dukungan publik dalam Pilpres 2019 untuk meraih parliamentary treshold sebesar empat persen," nilai dia.

Ace menegaskan isu-isu itu penting tapi tak cukup hanya mengecam melalui sosial media. Menurutnya, yang dibutuhkan adalah langkah-langkah konkret untuk memecahkan persoalan yang dihadapi rakyat pada umumnya.

"Kami Partai Golkar, bukan hanya bicara, tapi sudah berbuat untuk rakyat dengan program-program yang lebih konkret untuk memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat seperti keterjangkuan kebutuhan dasar, mengatasi pengangguran, pengembangan sumber daya manusia dan lain-lain," katanya.

Ia mengimbau PSI agar mencontoh Presiden Jokowi yang mengambil isu-isu yang lebih membumi dan dirasakan mayoritas rakyat Indonesia.

"Soal pluralisme, Partai Golkar telah mencontohkan tentang partai yang majemuk," katanya. (*)

Baca Juga: Bantah Berkhianat, PSI: Pidato Grace Natalie Kritik Sekaligus Pendidikan Politik

#Golkar #Grace Natalie #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Bagikan