Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Kolaborasi lagi, Swatch Bermitra dengan Blancpain

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 12 September 2023
Kolaborasi lagi, Swatch Bermitra dengan Blancpain

Swatch luncurkan kolaborasi terbaru dengan Blancpain. (Foto: Swatch)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SWATCH lagi-lagi menjallin kolaborasi dengan merek fesyen kenamaan dunia, yakni Blancpain. Sejatinya, keduanya sama-sama merek arloji kenamaan asal Swiss. Namun, menarik untuk melihat bagaimana hasil kolaborasi antara Swatch dan Blancpain yang dikenal lebih mewah.

Arloji kolaborasi itu dibei nama Scuba Fifty Fathoms. Nama kolaborasi itu mungkin tidak seheboh MoonSwatch, tetapi hasil kerja sama ini sungguh mengagumkan dan membuat antrean panjang di toko fisik Swatch di Swiss.

Kolaborasi kedua dari Swatch di Bioceramic bisa menjadi apa saja. Banyak yang mengira itu akan menjadi Omega Seamaster mengingat peringatan tahun ini dan jalinan kerja sama yang kuat antara merek itu dan Omega selama setahun belakangan.

Namun, Blancpain juga merayakan ulang tahun penting jam tangan selam Fifty Fathoms. Meski sebelumnya tidak ada yang memperkirakan bahwa Blancpain dan Swatch akan bekerja sama, mereka berhasil melakukannya.

Baca juga:

Omega x Swatch Rilis Moonswatch Terbaru 'Strawberry Moon'

Memiliki tingkat kedalaman hingga 300 meter. (Foto: Swatch)

Swatch tak main-main dengan kampanye promosi sebelum peluncuran arloji itu, dengan iklan di berbagai surat kabar global dan pengumuman resmi tentang kemitraan Blancpain dan Swatch. Demikian dilaporkan Hodinkee.

Sederhananya, hasil kolaborasi itu merupakan sebuah Blancpain Fifty Fathoms dalam bentuk jam tangan Swatch. Ada lima model Scuba Fifty bertema lautan dengan warna yang berbeda: Atlantik berwarna biru, Pasifik berwarna kuning-oranye, Arktik berwarna krem (dengan bezel oranye), India berwarna hijau, dan Antartika berwarna putih.

Pada bagian bawah jam tangan terdapat teks 'Scuba' tulisan 'Fifty Fathoms' dan peringkat kedalaman yang sangat spesifik, yaitu 91 meter (300 kaki). Arloji itu juga dilengkapi dengan penanda segitiga dan angka Arab 12, 3, 6, dan 9 di atas pelat jam dengan gradasi warna gelap ke terang.

Model kuning-oranye memiliki bezel hitam pekat, sedangkan model hijau memiliki aksen oranye. Model Arktik dan Antartika memiliki desain vintage yang menghadirkan indeks melingkar dan tanda kata Blancpain kuno dengan huruf A datar.

Baca juga:

Moonswatch, Kolaborasi Kedua Omega dan Swatch

Mesin penggerak bisa dilihat dari bagian penutup kasing belakang. (Foto: Swatch)

Semua lima jam tangan itu memiliki kasing dengan diameter 42,3 mm, kedalaman 14,4 mm, dan lebar lug-to-lug 48 mm. Mereka dilengkapi dengan tali bergaya NATO yang terbuat dari jaring ikan daur ulang dan logo Swatch terukir di sisi casing, mempertahankan gaya Blancpain.

Kelimanya ditenagai oleh mesin jam Sistem51 Swatch yang terkenal dengan desain satu sekrup dan cadangan daya 90 jam. Mesin jam itu dapat dilihat melalui penutup kasing belakang dengan cetakan nudibranch dan detail laut lainnya yang diukir dengan laser di setiap jam tangan.

Meskipun tali pengikat gaya NATO cukup panjang, kamu dapat dengan mudah menggantinya karena lugnya memiliki lubang yang dibor. Blancpain x Swatch Scuba Fifty Fathoms akan dijual seharga USD 400 (Rp 6,1 juta) saat diluncurkan di toko.

Ini bukanlah jam tangan edisi terbatas, jadi akan tersedia secara serial di toko Swatch. Kolaborasi itu diharapkan mendapatkan perhatian yang besar dan membawa nama Blancpain dan sejarah Fifty Fathoms ke dalam sorotan. (waf)

Baca juga:

Swatch Ambisius Masuk ke Bisnis Smartwatch

#Fashion #Jam Tangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Bagikan