Koalisi Prabowo-Sandi Diisukan Merapat ke Jokowi, Begini Tanggapan Moeldoko

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 05 Juli 2019
Koalisi Prabowo-Sandi Diisukan Merapat ke Jokowi, Begini Tanggapan Moeldoko

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Foto: KSP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menanggapi isu bergabungnya sejumlah partai koalisi Prabowo-Sandi ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurutnya, merapatnya partai pendukung pasangan nomor urut 02 tersebut bukanlah hal yang aneh. Moeldoko mengatakan, semua pihak apapun latarbelakangnya memilili kesempatan sama membangun negara.

"Saya bisa memahami dari konteks lebih luas jangan terjebak hanya memikirkan 'gua dapat apa, gua dapat apa', tapi bicara negara," ujar Moeldoko kepada wartawan di Kantor Staf Kepresidenan, Jumat, (5/7).

BACA JUGA: Tawaran Koalisi Kubu Jokowi Strategi Kubur Masa Depan Gerindra di 2024

Menurut mantan Panglima TNI ini, semua pihak harus ikut berkontribusi membangun negara.

moeldoko
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

"Pak Presiden mengatakan, siapa pun, ayo bergabung. Disebut secara nyata Pak Prabowo-Sandi dan seterusnya ini sudah cukup sudah sebuah statement yang perlu dipahami," jelas dia.

"Nggak perlu lagi kita mendorong kanan-kiri, karena ini sebuah statement yang nyata dari seorang presiden dari seorang Pak Jokowi, jadi mau apa lagi?" katanya.

Menurut Moeldoko, membangun negara bukan hanya soal politik, namun ada hal lain yang tak kalah penting.

BACA JUGA: Koalisi Jokowi-Ma'ruf Tidak Perlu Ada Penambahan Partai

"Jangan terjebak di situ, terus bangsa ini tantangannya banyak. Bukan hanya persoalan politik. Persoalan pendidikan, kesejahteraan, dan seterusnya. Nanti kita semuanya hanya terjebak di situ, kita nggak maju-maju," kata dia. (Knu)

#Jenderal TNI Moeldoko
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Pengadilan Rakyat, Moeldoko Ingatkan Jangan Pakai Cara Jalanan
Awalnya, seruan pembentukan pengadilan rakyat disampaikan sejumlah akademisi serta aktivis hukum dan demokrasi
Wisnu Cipto - Rabu, 13 Maret 2024
Wacana Pengadilan Rakyat, Moeldoko Ingatkan Jangan Pakai Cara Jalanan
Indonesia
Moeldoko Sebut Pemerintah Berhasil Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu
Moeldoko juga mengapresiasi peran KPU
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Februari 2024
Moeldoko Sebut Pemerintah Berhasil Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu
Indonesia
Moeldoko Sebut Insentif Kendaraan Hybrid Tak Terlalu Penting
Pemerintah tengah menggodok peraturan yang dikabarkan akan segera disahkan, terkait insentif untuk kendaraan hybrid di Indonesia.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Sebut Insentif Kendaraan Hybrid Tak Terlalu Penting
Indonesia
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik
Isu lain yang membuat pasar motor listrik loyo adalah waktu pengisian daya yang terbilang lama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Februari 2024
Moeldoko Ungkap Alasan Perkembangan Motor Listrik Lebih Lambat Dibanding Mobil Listrik
Indonesia
Moeldoko Curiga Ada Motif Politik Di Balik Pernyataan Agus Rahardjo
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mencurigai adanya motif politik dibalik pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengenai intervensi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Mula Akmal - Rabu, 06 Desember 2023
Moeldoko Curiga Ada Motif Politik Di Balik Pernyataan Agus Rahardjo
Bagikan