Merahputih.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan telah mengirim pasukan ke Nduga, Papua setelah adanya pembantaian 34 karyawan PT Istaka diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
“Faktor itulah yang menyebabkan pasukan dikirim ke Nduga,” ujar Tito di Jayapura, Selasa (27/8) malam.
Baca Juga:
Anak Buah Egianus Kogoya Tepati Janjinya, Bikin Teror di Kota Wamena
Sebelum terjadi pembantaian karyawan PT Istaka, ada beberapa kejadian yang dilakukan kelompok Egianus Kogoya. Tapi ketika itu, polri tidak menambah pasukannya di Nduga.
Saat ini, dengan adanya pembantaian 34 orang tersebut maka Tito memutuskan mengirim pasukan untuk mengamankan wilayah tersebut.
Selain untuk mengamankan, pasukan yang ada juga untuk penegakan hukum terhadap kelompok tersebut. Bila ada tokoh yang kredibel yang bisa menjamin keamanan di wilayah itu khususnya tidak ada lagi gangguan dari kelompok Egianus Kogoya maka penarikan pasukan bisa dipertimbangkan.
“Namun hingga kini tidak ada tokoh kredibel yang bisa menjamin keamanan di wilayah tersebut," jelas dia.
Baca Juga:
Hutan di Mapenduma Kena Darah Anak Buah Egianus Kogoya yang Ditembak TNI
Dalam kunjungan kerjanya ke Papua, sebagaimana dikutip Antara, Kapolri dan Panglima TNI membawa tiga mantan petinggi, yaitu dua mantan kapolda yakni Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Irjen Pol Martuani Sormin serta Mayjen TNI George Supit, mantan Pangdam XVII Cenderawasih. (*)