Kisah Mahasiswa S2 UGM Deg-Degan Seminar Tesis via Daring

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 09 April 2020
Kisah Mahasiswa S2 UGM Deg-Degan Seminar Tesis via Daring

Rangga saat seminar tesis daring. Foto: Humas UGM

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mewabahnya virus Corona memaksa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta memberlakukan kuliah daring. Seluruh aktifitas perkuliahan termasuk seminar, dan sidang skripsi maupun tesis dilakukan via daring di rumah atau indekos mahasiswa dan dosen.

Kuliah daring tak menyurutkan semangat dan keyakinan mahasiswa untuk menimba ilmu dan menyelesaikan ujian akhir. Semangat untuk cepat lulus Magister juga dirasakan oleh Rangga Kala Mahaswa, Mahasiswa S2 Ilmu Filsafat UGM.

Baca Juga

Sekitar 1.753 Peserta Lulus Seleksi Jalur SNMPTN di UGM

Rabu (8/4) pagi, Rangga terlihat rapi dengan kemeja putih berdasi serta jas hitam. Dirinya tidak akan pergi menghadiri wawancara kerja ataupun kuliah, melainkan hanya berada di kamar kontrakannya di Condong Catur. Siang ini Rangga hendak mempresentasikan proposal tesis dalam seminar daring melalui aplikasi Webex.

Ia duduk di depan laptopnya sembari membaca-baca kembali materi yang akan dipresentasikan untuk Seminar Proposal Tesisnya. Tepat pukul 10.00 WIB, seminar tersebut akhirnya berlangsung. Dari layar laptopnya tampak wajah dari tiga dosen pengujinya yang berada di tempatnya masing-masing. Setelah 40 menit berlangsung, seminar tersebut usai.

Rangga menyatakan bahwa seminarnya berjalan lancar. Ia menyampaikan presentasinya tanpa hambatan, begitu pula mampu menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.

Ketika diwawancari setelahnya, Rangga menceritakan pengalaman pertamanya seminar via daring tadi berjalan lancar. Tak ada gangguan buffering atau delay lantaran koneksi internet yang cepat

“Banyak mahasiswa yang akhirnya tidak bisa mengikuti perkuliahan secara optimal karena masalah koneksi internet. Mereka mengeluh koneksi yang jelek. Hal itu sebenarnya wajar saja karena jangkauan internet di Indonesia beragam, tergantung operator yang mereka pakai,” terangnya.

UGM Jogja
UGM Yogyakarta

Ia juga tidak kesulitan menggunakan aplikasi webex. Lantaran ia sudah pernah beberapa kali menggunakan aplikasi ini.

Kendati tak mengalami kendala, Rangga lebih suka kuliah tatap muka ketimbang daring. Kuliah tatap muka menurutnya lebih berkualitas daripada daring.

“Di Pembelajaran daring interaksi dan gerak peserta maupun pengisinya terbatas. Agak capai juga karena harus pake headset dan duduk terus sehingga kurang nyaman. Selain itu, ketika tatap muka tidak perlu menyiapkan peralatan juga, semua sudah disiapkan dari kampus. Kita juga tidak perlu was-was koneksi terputus,” ungkapnya.

Rangga berharap wabah Corona segera berakhir sehingga ujian tesis dapat dilaksanakan secara tatap muka.

“Tidak hanya karena ingin ujian itu berjalan lebih interaktif, tetapi saya juga ingin harap wabah ini segera mereda. Tentu saya mendukung physical distancing dan work from home, tapi semakin lama tidak baik bagi kesehatan mental,” pungkas dia.

Sementara itu, terkait pelaksanaannya secara daring, salah seorang penguji Seminar Proposal Tesis Rangga, Sonjoruri Budiani Trisakti menyatakan para dosen sebenarnya mengalami kesulitan dalam melaksanakannya.

Hal ini disebabkan karena banyak dari dosen usianya sudah tua dan mengalami kesulitan beradaptasi dengan teknologi.

Baca Juga

UGM Salurkan Bantuan ke Mahasiswa yang Bertahan di Indekos

Selain itu, wanita paruh baya yang akrab disapa Ruri ini menyebut para dosen juga mengeluhkan koneksi internet sama seperti mahasiswa. Akan tetapi, ia menyebut pihak dosen mau tak mau harus beradaptasi untuk kebaikan mahasiswanya.

“Work from home tidak bisa menjadi alasan kita untuk bermalas-malasan. Memang suasananya tidak seformal ketika tatap muka, tapi bukan berarti tidak serius. Termasuk menjadi penguji seminar tadipun harus kami lakukan. Jika ditunda, kasihan mahasiswa yang masa studinya juga harus tertunda,” pungkas dosen pembimbing tesis Rangga ini.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya

#UGM
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Tidak ditemukan informasi valid yang membenarkan klaim 'rektor UGM dipilih langsung oleh Jokowi'.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu
Indonesia
Guru Besar UGM Usul Sistem Baru Agar Perceraian Tak Jadi Ajang Buka Aib Suami-Istri dan Saling Menyalahkan di Pengadilan
Terkait prosedur, saat ini Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) mensyaratkan pembuktian pisah rumah minimal enam bulan bagi pasangan yang mengajukan gugatan dengan alasan perselisihan terus-menerus
Angga Yudha Pratama - Rabu, 05 November 2025
Guru Besar UGM Usul Sistem Baru Agar Perceraian Tak Jadi Ajang Buka Aib Suami-Istri dan Saling Menyalahkan di Pengadilan
Indonesia
UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa Dwi Hartono Tersangka Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI
Dwi Hartono tercatat sebagai mahasiswa baru Semester 1 Program Studi Magister Manajemen FEB UGM kampus Jakarta.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Agustus 2025
UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa Dwi Hartono Tersangka Otak Pembunuhan Kepala Cabang BRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi dan Kejaksaan Periksa semua Orang yang Ikut Temu Alumni UGM bersama Jokowi
Reuni UGM yang dihadiri Jokowi ramai dibicarakan publik lantaran kegiatan itu disebut sebagai rekayasa.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi dan Kejaksaan Periksa semua Orang yang Ikut Temu Alumni UGM bersama Jokowi
Indonesia
Kunjungi Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Mau Reuni dengan Teman Kuliah
Jokowi akan mengunjungi Fakultas Kehutanan UGM. Ia akan bereuni dengan teman kuliahnya. Hal itu ditegaskan oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah.
Soffi Amira - Sabtu, 26 Juli 2025
Kunjungi Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Mau Reuni dengan Teman Kuliah
Indonesia
Kemenlu Ungkap Diplomat Arya Daru Pernah Hadapi Bahaya di Turki dan Iran Hingga Saksi Kasus TPPO di Jepang
Arya Daru diketahui bertugas di berbagai negara yang rawan konflik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 Juli 2025
Kemenlu Ungkap Diplomat Arya Daru Pernah Hadapi Bahaya di Turki dan Iran Hingga Saksi Kasus TPPO di Jepang
Indonesia
Diplomat Muda Tewas Dilakban di Kamar Kos, UGM Selaku Almamater Angkat Suara
Saat ini kasus kematian diplomat Kemenlu Arya Daru Pangayunan ditangani Polsek Menteng Jakarta Selatan
Wisnu Cipto - Rabu, 09 Juli 2025
Diplomat Muda Tewas Dilakban di Kamar Kos, UGM Selaku Almamater Angkat Suara
Indonesia
Sosok Mahasiswa UGM yang Tewas Tenggelam di Maluku Tenggara Disebut Punya Pengabdian Tinggi dan Penuh Dedikasi
UGM mengenang kedua sosok mahasiswa ini sebagai anak muda yang penuh potensi dan semangat.
Dwi Astarini - Kamis, 03 Juli 2025
Sosok Mahasiswa UGM yang Tewas Tenggelam di Maluku Tenggara Disebut Punya Pengabdian Tinggi dan Penuh Dedikasi
Video
Kronologi 2 Mahasiswa KKN UGM Meninggal Akibat Perahu Terbalik di Maluku
Beginilah rekaman video sebelum kejadian Kapal mahasiswa KKN UGM di Maluku Tenggara terbalik yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia Begini kronologinya
Wiwit Purnama Sari - Rabu, 02 Juli 2025
Kronologi 2 Mahasiswa KKN UGM Meninggal Akibat Perahu Terbalik di Maluku
Indonesia
Jasad 2 Mahasiswa KKN UGM Korban Kapal Terbalik Diserahkan RS, Pemulangan Tanggung Jawab Keluarga
Insiden terjadi saat tujuh mahasiswa KKN bersama lima warga lokal mengambil pasir di Pulau Wahru untuk program Revitalisasi Terumbu Karang dengan metode Artificial Patch Reef (APR), Selasa kemarin pukul 15:28 WIT.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 Juli 2025
Jasad 2 Mahasiswa KKN UGM Korban Kapal Terbalik Diserahkan RS, Pemulangan Tanggung Jawab Keluarga
Bagikan