UGM Salurkan Bantuan ke Mahasiswa yang Bertahan di Indekos

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 08 April 2020
UGM Salurkan Bantuan ke Mahasiswa yang Bertahan di Indekos

Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. (Foto: MP/Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. Bantuan logistik ini diberikan guna meringankan beban ekonomi mereka di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Direktur Kemahasiswaan UGM Suharyadi menjelaskan, bantuan dikirim pada mahasiswa yang masih bertahan di indekos.

Baca Juga:

"Kriteria bantuan diberikan tidak hanya bagi mahasiswa tidak mampu, tetapi juga untuk mahasiswa yang mulai mengalami kesulitan mengakses logistik," jelas Surhayadi melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (08/04).

Dia menuturkan, di tengah keterbatasan ekonomi, banyak mahasiswa tidak pulang ke rumah dan harus tetap tinggal di kos. Dengan tinggal di kos, maka uang saku terbatas dan mereka sangat membutuhkan pulsa untuk bisa mengikuti kuliah online.

“Ketika kuliah dulu mungkin kita pernah merasakan hidup dalam kondisi terbatas. Oleh karena itu, mari berbagi dan peduli kepada sesama meringankan beban hidup mereka,” imbuhnya.

Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. (Foto: MP/Humas UGM)
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menyalurkan logistik makanan untuk para mahasiswanya yang kurang mampu. (Foto: MP/Humas UGM)

Pendistribusian dilakukan setiap hari dengan penjadwalan. Hal ini guna menghindari kerumunan

“Satu paket logistik untuk lima hari berisi beras, sarden, kecap, sambal, roti kering dan vitamin," ujarnya.

Data sementara mahasiswa penerima bantuan logistik tercatat sekitar 900 mahasiswa. Sementara sumber pendanaan berasal dari universitas, sivitas akademika, alumni, dan donatur.

Achmad Dawami selaku Ketua Kapgama mengatakan, hingga Selasa (31/3), dana yang terkumpul sebanyak Rp49.735.088,00. Setelah melalui proses skrining, total mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan sebanyak 99 orang.

“Kita bagikan paket sembako untuk 76 mahasiswa, nasi bungkus untuk 23 mahasiswa, dan bantuan paket internet untuk 3 mahasiswa yang bertugas di kandang karena WiFi internal dimatikan," ucapnya. (Teresa Ika)

Baca Juga:

#Virus Corona #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan