KIB Berkumpul di Makassar Awal November, Ajak PDIP Bergabung

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 29 Oktober 2022
KIB Berkumpul di Makassar Awal November, Ajak PDIP Bergabung

Ketum Parpol KIB di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2022). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pergerakan partai-partai politik jelang Pemilu 2024 semakin terlihat. Salah satunya dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengatakan, KIB akan menggelar pertemuan ketiga di Makassar, 6 November 2022 mendatang.

Menurut dia, pertemuan tersebut digelar untuk mematangkan bangunan koalisi yang telah dibangun sebelumnya.

Baca Juga:

Capres-Cawapres KIB Ditentukan Jokowi

"Sampai sekarang kita terus melakukan konsolidasi," katanya, Sabtu (29/10).

Ia menegaskan, saat ini KIB semakin solid.

Hal tersebut, kata dia, termasuk ketika PPP berganti kepemimpinan dari Soeharso Monoarfa ke Muhamad Mardiono.

"Karena sejatinya bagi KIB, Bapak Muhamad Mardiono bukan orang baru karena beliau adalah koordinator koalisi KIB dari PPP. Sehingga hanya tinggal berganti peran saja," kata pria yang akrab disapa Awiek ini.

Baca Juga:

PPP soal Kriteria Capres KIB, Harus Teruskan Program Kerja Jokowi

Dia juga menegaskan, KIB terbuka bagi partai yang hendak bergabung.

Bahkan, kata Awiek, KIB juga terbuka apabila PDIP dan partai lainnya mau bergabung.

"Karena ini politik, opsional, sangat dinamis," kata Awiek.

Awiek juga membantah saat ini KIB belum mengeluarkan keputusan lebih lanjut, karena menunggu perkembangan dari PDIP.

Ia mengatakan, keputusan PDIP sebagai partai politik yang berdaulat perlu dihormati, karena PDIP juga memiliki hak untuk menentukan pilihannya.

"Sebenarnya PDIP bisa berangkat tanpa koalisi. Sebenarnya PDIP itu lebih mudah, tanpa harus berkoalisi mereka sudah bisa berlayar dengan sendirinya," tutup Awiek. (Knu)

Baca Juga:

KIB Ogah Umumkan Capres Karena Takut Jadi Krikil Bagi Jokowi

#Pilpres #Pilpres 2024 #Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
KPK mengusulkan klausul kaderisasi dalam pencalonan presiden hingga kepala daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pemimpin berkualitas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 April 2026
KPK Usulkan Klausul Kaderisasi untuk Pencalonan Presiden hingga Kepala Daerah
Indonesia
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, masuk radar Capres 2029. Hal itu terungkap lewat survei Indonesian Public Institute (IPI) pada Rabu (11/2).
Soffi Amira - Kamis, 12 Februari 2026
IPI Rilis Survei Peta Capres 2029: Prabowo-Gibran Teratas, Sjafrie Sjamsoeddin Masuk 10 Besar
Indonesia
NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
NasDem akan membahas strategi internal, tetapi prioritas utama adalah memastikan keberhasilan program dan agenda pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
 NasDem Wajarkan Usulan Prabowo 2 Periode, Warpresnya Urusan Setiap Partai
Indonesia
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
PSI mengingatkan Presiden Prabowo memiliki otoritas penuh dalam menentukan pasangan yang akan mendampinginya kelak di Pilpres 2029
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Zulhas Mau Dijadikan Cawapres Prabowo, PSI Doakan Tetap Sehat Sampai 2029
Bagikan