Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 11 Januari 2021
Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang

Atasi fobia terbang menggunakan pesawat. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang mengalami stres ketika akan menempuh perjalanan dengan pesawat terbang. Ada yang takut akan turbulensi, ketika lepas landas dan mendarat, ada punya yang tidak suka semuanya. Fobia takut terbang ini disebut aviofobia.

Ada yang mengatakan cara mengatasi ketakutan tersebut adalah dengan menarik napas dalam-dalam dan mengeluarkannya perlahan. Namun, seringnya latihan pernapasan tidak benar-benar berhasil dalam mengtasi ketakutan tersebut.

Baca juga:

Tips Ampuh Mengatasi Rasa Takut Naik Pesawat

Berikut ada beberapa tips yang masuk akal dan dapat membantu kamu bertahan dalam penerbangan. Tips yang disusun career coach-consultant Brad Waters, MSW dalam artikel psychologytoday (11/1). Langkah-langkah berikut tidak semerta-merta menghilagkan ketakutan.

Namun, berdasarkan pengalaman penulisnya yang juga aviofobia, cara ini dapat membantu melalui penerbangan dari yang nyaman hingga banyak gangguan.

1. Posisi Aman

Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang
Ketahui denah pesawat. (Foto: Pixabay/OrnaW)

Pilih tempat duduk di atas atau di dekat sayap di mana pusat gravitasi berarti lebih sedikit benturan. Kursi lorong memberikan akses kamar kecil yang lebih mudah, sementara kursi dekat jendela memberi privasi lebih baik terutama untuk teknik aneh yang akan dijelaskan pada trivia kelima.

2. Persiapan Psikologis

Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang
Rileks akan sangat membantu. (Foto: 123RF/Ian Iankovskii)

Meskipun membaca tentang kemungkinan tabrakan sepertinya tidak membantu, tapi melihat pemandangan real-time dari semua pesawat di langit anehnya bisa menenangkan. Ada banyak situs web dan aplikasi yang melacak langsung setiap pesawat di atas kita.

Kamu bisa membayangkan sebagai satu titik kecil di tengah-tengah langit itu dan kekhawatiran akan tampak begitu tidak berarti. Itu mungkin terdengar eksistensial, tetapi tujuannya adalah untuk menukar rasa takut dengan keajaiban dan ketepatan koreografi pesawat.

Banyak psikolog percaya bahwa ketakutan terbang berakar pada masalah kontrol. Terbang mengharuskanmu melepaskan kendali penuh kepada pilot.

Tidak seperti mobil yang dikendalikan sendiri dan dapat menepi, membelok, memperlambat, dll. Pilot memiliki keahlian dan kemantapan tidak seperti profesional mana pun di planet ini. Mereka ahli dalam bidangnya dan sama sekali tidak khawatir tentang apa pun yang mungkin mereka hadapi.

Seorang pilot tidak akan terbang jika mereka mengira ada risiko tidak pulang untuk melihat anak-anak mereka. Jadi sekarang katakan pada diri sendiri bahwa pilot memegang kendali dan itu hal yang baik.

3. Bawaan yang Penting

Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang
Persiapkan 'alat tempur'. (Foto: 123RF/Alena Ozerova)

Siapan barang-barang ini di tas kabin: selimut gulung, bantal perjalanan kecil, tas obat, earbud yang dipasangkan dengan ponsel saya, satu set headphone berkabel yang sesuai dengan input audio untuk menonton film, sebotol air yang dibeli di terminal, dan beberapa makanan ringan.

Dengan kebutuhan yang lengkap, kekhawatiran akan berkurang dan kamu bisa melalui waktu dalam pesawat dengan lebih tenang.

Baca juga:

Atasi Ketakutan Naik Pesawat Pertama Kali dengan 5 Tips Ini

4. Minum Obat

Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang
Minum obat bila perlu. (Foto: 123RF/kritchanut)

Ada beberapa jenis obat penenang yang bisa kamu coba, seperti Xanax atau Ativan. Faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa obat-obatan itu memperburuk masalah.

Propranolol, beta-blocker yang menurunkan tekanan darah dan mencegah detak jantung tidak teratur tidak membantu meredakan kecemasan.

Pilihan lain adalah diphenhydramine (alias Benadryl). Obat ini mengendalikan mabuk perjalanan yang terkadang saat terbang dengan efek samping kantuk yang akan membantu sepanjang perjalanan.

5. Ciptakan Dunia Sendiri

Kiat-Kiat Mengatasi Fobia Takut Terbang
Jadikan perjalanan dengan pesawat senyaman mungkin. (Foto: 123RF/Leung Cho Pan)

Hal yang paling sulit dari ketakutan terbang adalah turbulensi. Kamu bisa mengatur napas, mencoba bertahan melewatinya dengan berpegangan erat-erat atau berdoa. Namun, ketika jantung sudah berdebar satu mil per menit, kamu pasti akan membenci setiap detik.

Di sinilah barang-barang dalam tas kabin pada trivia ketiga bisa kamu manfaatkan. Ketika terbang, kamu bisa menciptakan dunia kecil sendiri tanpa peduli bagaimana tampilanmu bagi penumpang lain.

Satu yang terpenting, ponselmu penuh dengan musik untuk setiap suasana hati dan gunakan earbud peredam bising. Jika penumpang terdengar ketakutan turbulensi, kamu tidak perlu mendengarnya. Itu hanya menambah kecemasanmu.

Musik menyala dan kamu akan merasa nyaman dengan selimut dan bantal, lalu masuk ke duniamu sendiri. Jika saya ingin benar-benar nyaman, tarik selimut tepat di atas kepala, jangan peduli apa yang dipikirkan orang lain.

Pada titik ini, kamu siap untuk menari dengan turbulensi. Ketika itu terjadi, gerakkan tubuhmu mengikuti musik, kalau perlu sambil menyanyi kecil. Pikiran dan tubuh pun akan bekerja sama untuk memprogram ulang turbulensi menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Beberapa tip lainnya termasuk mengurangi kontak dengan permukaan pesawat. Artinya, jangan bersandar ke dinding atau memegang sandaran lengan selama turbulensi, karena sandaran tangan akan mentransfer lebih banyak gerakan pesawat ke tubuh.

Terakhir, cobalah melakukannya sendiri. Hindari menggenggam tangan tetangga duduk untuk kenyamanan saat pesawat bergetar. Kita belajar dengan melepaskan dan maju bukan meraih dan mundur. (Aru)

Baca juga:

Sering Pilek Setelah Naik Pesawat? Cara Sederhana Ini Dapat Mencegahnya

#Pesawat #Traveling #Tips & Trik #Fobia
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Harga tiket pesawat domestik kembali disorot. DPR menilai mahalnya tiket dipicu PPN, avtur, dan bea masuk suku cadang, serta mendesak reformasi kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Bagikan