Pilpres 2019

Kiai Ma'ruf Janji Tertibkan Ulama yang Doyan Maki-Maki di Masjid

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 19 Desember 2018
Kiai Ma'ruf Janji Tertibkan Ulama yang Doyan Maki-Maki di Masjid

Cawapres nomor 01 Ma'ruf Amin. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Cawapres nomor 01 Ma'ruf Amin menanggapi keresahan masyarakat terkait munculnya penceramah yang berperilaku tidak santun dalam berdakwah.

"Memang ada ulama sekarang namanya 'Almakiun'. Bukan ahli Mekah. Ahli maki-maki gitu kan. Sampai mimbar jum'at itu dijadikan tempat untuk memaki-maki. Itu sudah menyimpang dari tugas keulamaan," ujar Ma'ruf di Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Menurut Pendiri Ponpes An Nawawi Tanara Banten itu, ulama seharusnya mengajak orang ke jalan Tuhan dan dilakukan dengan hikmat dan bijaksana. Ulama juga harus memberi nasihat dengan baik, bukan dengan memaki-maki.

"Andai saja harus berdebat, berdebatlah dengan cara yang terbaik. Bukan yang 'mentang-mentang', ngotot. Berdebat dengan argumentasi kuat," katanya.

"Kalau cara mengajak orang dengan memaki-maki, mengejek, dengan menyakiti, itu tak ada tuntunannya dari agama. Itu mungkin karena nafsunya, egonya, sehingga dia melampaui apa yang seharusnya sebagai ulama," beber Kiai Ma'ruf.

Maruf amin

Dia mengaku, seandainya menjadi wakil presiden, akan mencari cara untuk menertibkan ulama yang senang memaki-maki. Sehingga bisa menjadi ulama yang sebenarnya, yang bisa menjadi orang santun, mengajak dengan cara bijaksana dan memberi nasihat baik.

Sebab bila tidak, ujungnya nanti bisa menimbulkan konflik di masyarakat. Sebagai contoh, Kiai Ma'ruf mengatakan, kalau ada yang tersinggung dan marah karena dimaki. Maka akan ada konflik tak baik yang menimbulkan permusuhan.

"Ya harus ditertibkan, yang harus kita bangun adalah mencintai, saling menyanyangi. Apalagi satu agama. Lain agamapun kita sesama bangsa itu harus mencintai dan menyayangi. Saling membantu dan saling menolong," kata dia.

"Jadi bukan saling bermusuhan, saling membenci, kemudian saling memaki. Saya kira itu sesuatu yang tidak boleh. Negeri kita adalah negeri yang penuh dengan kesantunan yang diwariskan oleh nenek moyang kita," tukasnya. (Fdi)

#KH Ma'ruf Amin #Pilpres 2019 #Ma'ruf Amin #Ulama
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Industri F&B RI Tumbuh 8 Persen, 1.200 Supplier Global Berebut Pasar Indonesia
Pendiri dan Direktur Utama Huamo Group, Wang Guo Ping, menambahkan bahwa pameran ini berfungsi sebagai jembatan perdagangan dua arah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Industri F&B RI Tumbuh 8 Persen, 1.200 Supplier Global Berebut Pasar Indonesia
Lifestyle
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Dua amalan ini sangat dianjurkan saat menyambut Ramadan. Hal itu menjadi kesiapan spritiual yang matang.
Soffi Amira - Sabtu, 07 Maret 2026
Amalan Penting yang Dianjurkan saat Ramadan, Perbanyak Doa dan Istigfar
Lifestyle
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Apakah obat tetes mata membatalkan puasa? Simak penjelasan ulama fikih dan dalilnya. Mayoritas ulama sebut: tidak membatalkan puasa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Pakai Obat Tetes Mata Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
Indonesia
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
Hasil rapat meminta agar polemik yang terjadi di PBNU diselesaikan melalui mekanisme internal.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
Indonesia
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
KPAI menilai tindakan pendakwah berinisial E tersebut telah melanggar prinsip perlindungan anak, norma sosial, dan norma agama.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 November 2025
3 Norma Dilanggar, KPAI Tegaskan Aksi Dai Cium Anak di Ruang Publik Bisa Masuk Ranah Hukum
Indonesia
Ma’ruf Amin Sebut Indonesia Tidak Baik-Baik Saja, Perlu Kerja Keras dan Bersatu
"Mengambil langkah-langkah yang terbaik, lebih mengutamakan mana yang harus diprioritaskan. Saya kira itu," kata Ma’ruf.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 April 2025
Ma’ruf Amin Sebut Indonesia Tidak Baik-Baik Saja, Perlu Kerja Keras dan Bersatu
Indonesia
Ketua PBNU Ingatkan Umat Tak Beri Ruang untuk Pemecah Belah dan Penyebar Kebencian
Ketua PBNU Abdullah Latopada tekankan pentingnya menahan diri dan tidak terjebak dalam narasi yang dapat memecah belah umat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 14 April 2025
Ketua PBNU Ingatkan Umat Tak Beri Ruang untuk Pemecah Belah dan Penyebar Kebencian
Indonesia
Sidang Perdana Wanprestasi Jokowi soal Mobil Esemka Digelar 24 April 2025
Sidang perdana wanprestasi Jokowi soal mobil Esemka, bakal digelar 24 April 2025 mendatang.
Soffi Amira - Kamis, 10 April 2025
Sidang Perdana Wanprestasi Jokowi soal Mobil Esemka Digelar 24 April 2025
Indonesia
Wacana Alokasi Dana Zakat untuk Program MBG, PAN: Perlu Kajian dan Pendapat Ulama
Saleh Partaonan Daulay menganggap wacana itu perlu kajian yang mendalam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Januari 2025
Wacana Alokasi Dana Zakat untuk Program MBG, PAN: Perlu Kajian dan Pendapat Ulama
Indonesia
Gus Miftah Bilang Tukang Es Goblok, PKB: Tidak Sesuai dengan Karakter Pak Prabowo
Tindakan kurang terpuji Gus Miftah mendapat sorotan dari Wakil Ketua Umum PKB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Desember 2024
Gus Miftah Bilang Tukang Es Goblok, PKB: Tidak Sesuai dengan Karakter Pak Prabowo
Bagikan