Keukarah, 'Si Manis Legit' dari Aceh yang Mirip Kunafah Dubai
Keukarah, teman yang pas menikmati secangkir kopi khas Tanah Rencong. (Foto: YouTube/ Maini Ramadhani)
MerahPutih.com - Kalau kamu lagi liburan ke Aceh, jangan lupa bawa pulang oleh-oleh yang satu ini: Keukarah! Kue renyah dan manis ini sering dibandingkan dengan Kunafah dari Dubai.
Keukarah memang jadi favorit semua kalangan di Aceh, dari yang muda sampai yang tua. Rasa manis legitnya bikin kue ini sering jadi pilihan utama di acara pernikahan dan acara resmi lainnya.
Buat yang belum pernah lihat, Keukarah memang unik. Bentuknya mirip sarang burung dengan warna putih kecokelatan dan tekstur berlapis-lapis. Kue ini terbuat dari serat bihun yang dihasilkan dari tepung beras.
Pembuatannya cukup menarik. Tepung beras dicampur dengan gula, lalu dibentuk seperti serat sarang burung. Teksturnya yang renyah dan rasa manisnya bikin ketagihan!
Baca juga:
Melihat Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Simbol Perjuangan dan Kebesaran Islam
Keukarah juga dikenal dengan nama Eumpueng Miriek dan berasal dari daerah pesisir barat Aceh. Meski juga bisa ditemukan di Sumatra Barat, popularitasnya memang lebih besar di Aceh.
Menurut Indonesia Kaya, cara membuat Keukarah cukup mudah. Kamu hanya perlu mencampur tepung beras dengan air dan gula pasir. Adonan ini kemudian dimasukkan ke cetakan dari batok kelapa yang berlubang-lubang.
Saat digoreng, adonan yang keluar dari cetakan akan membentuk mie urai yang saling bertumpuk. Proses menggorengnya harus cepat supaya warnanya tetap cantik dan rasanya tidak gosong, mengingat kandungan gulanya yang cukup banyak.
Jadi, kalau kamu ke Aceh, pastikan Keukarah ada di daftar oleh-olehmu. Siap-siap bikin teman-teman di rumah penasaran dengan si manis legit ini! (tka)
Baca juga:
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Kemenkes Kirim Lagi 396 Tenaga Kesehatan Cadangan ke Aceh, Bekerja Selama14 Hari
10 Ribu Mahasiswa Dikerahkan Pulihkan Dampak Banjir Sumatera, Terbanyak ke Aceh Tamiang
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi