Keukarah, 'Si Manis Legit' dari Aceh yang Mirip Kunafah Dubai

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 31 Desember 2024
Keukarah, 'Si Manis Legit' dari Aceh yang Mirip Kunafah Dubai

Keukarah, teman yang pas menikmati secangkir kopi khas Tanah Rencong. (Foto: YouTube/ Maini Ramadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kalau kamu lagi liburan ke Aceh, jangan lupa bawa pulang oleh-oleh yang satu ini: Keukarah! Kue renyah dan manis ini sering dibandingkan dengan Kunafah dari Dubai.

Keukarah memang jadi favorit semua kalangan di Aceh, dari yang muda sampai yang tua. Rasa manis legitnya bikin kue ini sering jadi pilihan utama di acara pernikahan dan acara resmi lainnya.

Buat yang belum pernah lihat, Keukarah memang unik. Bentuknya mirip sarang burung dengan warna putih kecokelatan dan tekstur berlapis-lapis. Kue ini terbuat dari serat bihun yang dihasilkan dari tepung beras.

Pembuatannya cukup menarik. Tepung beras dicampur dengan gula, lalu dibentuk seperti serat sarang burung. Teksturnya yang renyah dan rasa manisnya bikin ketagihan!

Baca juga:

Melihat Sejarah Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Simbol Perjuangan dan Kebesaran Islam

Keukarah juga dikenal dengan nama Eumpueng Miriek dan berasal dari daerah pesisir barat Aceh. Meski juga bisa ditemukan di Sumatra Barat, popularitasnya memang lebih besar di Aceh.

Menurut Indonesia Kaya, cara membuat Keukarah cukup mudah. Kamu hanya perlu mencampur tepung beras dengan air dan gula pasir. Adonan ini kemudian dimasukkan ke cetakan dari batok kelapa yang berlubang-lubang.

Saat digoreng, adonan yang keluar dari cetakan akan membentuk mie urai yang saling bertumpuk. Proses menggorengnya harus cepat supaya warnanya tetap cantik dan rasanya tidak gosong, mengingat kandungan gulanya yang cukup banyak.

Jadi, kalau kamu ke Aceh, pastikan Keukarah ada di daftar oleh-olehmu. Siap-siap bikin teman-teman di rumah penasaran dengan si manis legit ini! (tka)

Baca juga:

Aceh dan Keistimewaan Kopi Gayo

#Kuliner Aceh #Aceh
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kirim Lagi 396 Tenaga Kesehatan Cadangan ke Aceh, Bekerja Selama14 Hari
Sejak masa tanggap darurat bencana hingga hari ini, sudah lebih dari 1.200 tenaga kesehatan Kemenkes dan Dinkes Aceh diterjunkan ke kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Kemenkes Kirim Lagi 396 Tenaga Kesehatan Cadangan ke Aceh, Bekerja Selama14 Hari
Indonesia
10 Ribu Mahasiswa Dikerahkan Pulihkan Dampak Banjir Sumatera, Terbanyak ke Aceh Tamiang
Penyebaran mahasiswa terbanyak di Aceh yakni di Kabupaten Aceh Tamiang, sementara di Sumatera Utara ada di Kabupaten Tapanuli Selatan, dan di Sumatera Barat adalah di Kabupaten Agam
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
10 Ribu Mahasiswa Dikerahkan Pulihkan Dampak Banjir Sumatera, Terbanyak ke Aceh Tamiang
Indonesia
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Ia menekankan bahwa pemerintah harus hadir dengan bantuan konkret agar anak-anak tidak berlama-lama terjebak dalam situasi pendidikan yang tidak layak
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
Indonesia
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Teriknya matahari serta suhu udara tinggi sepanjang hari turut memperburuk keadaan karena lokasi lahan yang terbakar di Aceh Barat merupakan lahan gambut.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Lifestyle
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Musisi asal Sumatera Barat, Miya Maharani yang dikenal dengan nama panggung Bumiy, merilis lagu berjudul “Hati Bertali”, sebagai ruang perenungan sekaligus penguat perasaan bagi mereka yang mengalami perpisahan
Frengky Aruan - Minggu, 18 Januari 2026
“Hati Bertali”, Lagu Bumiy yang Merangkul Duka dan Harapan di Tengah Bencana
Indonesia
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
TNI pun menjadi ujung tombak dalam operasi pembersihan sekolah-sekolah dari lumpur di wilayah bencana Aceh Tamiang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Indonesia
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Penjagaan jembatan bailey di Aceh selama 24 jam dilakukan aparat gabungan dari kepolisian, TNI, Kementerian PUPR, dan PT Adhi Karya.
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Januari 2026
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
para pengungsi terbanyak saat ini berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Indonesia
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Konsideran menimbang memiliki fungsi penting sebagai dasar dan rujukan dalam pengelolaan pemerintahan di Aceh.
Dwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Baleg DPR Dorong Konsideran UU Pemerintahan Aceh tak Dihapus dalam Revisi
Bagikan