Ketum PPP Minta Setnov Hormati Proses Hukum
Ketua Umum PPP M Romahurmuziy. (ANTARA FOTO/Jafkhairi)
MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PPP Romahurmuzy minta Ketua DPR Setya Novanto atau Setnov untuk menghargai proses hukum yang sedang dihadapinya secara proporsional dan profesional.
"Sebagai kolega baik di legislatif dan partai, kami ikut prihatin atas kegaduhan kasus dugaan korupsi e-KTP yang menjerat pak Setnov," kata Romahurmuzy kepada wartawan di Kampung Cipamutih, Desa/Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/11).
Menurut Romahurmuzy, menghilangnya Setnov yang merupakan pimpinan tertinggi di DPR saat didatangi oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, (15/11) tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.
Maka dari itu, ia berharap ada hal yang bisa dijelaskan dalam satu atau dua hari ke depan terkait menghilangnya Ketua Umum Partai Golkar tersebut.
Selain itu, pihaknya pun tidak ingin berspekulasi terkait menghilangnya Setnov terlebih baru satu malam. Ia pun meyakini apa yang dilakukan KPK sudah profesional dalam bagian perjuangan jangka panjang untuk bangsa ini.
"Kami tidak ingin berspekulasi terkait menghilangnya pak Setnov, dan diharapkan KPK dalam menjalankan tugasnya harus sesuai koridor dan undang-undang yang berlalu di negeri ini," kata Gus Romi, panggilan akrabnya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Jaksa Soroti Selisih Harga Chromebook di E-Catalog yang Lebih Mahal daripada Marketplace
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Uang Rp 450 Juta dan USD 30 Ribu dari Vendor Chromebook
Gandeng BPK, KPK Mulai Telusuri Kasus Korupsi Kuota Haji Tambahan
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi