Ketua PBNU: Silahkan Bercadar Asal Jangan Anggap Dirinya Paling Islam

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 09 Maret 2018
Ketua PBNU: Silahkan Bercadar Asal Jangan Anggap Dirinya Paling Islam

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj. Foto: MP/Gomes

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus pelarangan mahasiswa bercadar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta masih menjadi pro kontra di masyarakat. Pihak UIN mengatakan bahwa kebijakan itu untuk mencegah radikalisme yang belakangan ini marak terjadi di tanah air.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj mengatakan, setiap orang yang bercadar itu, tak masalah. Asalkan, yang bercadar tak menganggap dirinya itu paling benar dalam beragama dibandingkan dengan temannya yang lain.

"Silahkan bercadar, silahkan berjenggot, asalkan jangan menganggap dirinya sudah paling Islam lah," kata Said Aqil usai deklarasi 'Masyarakat Anti Hoax' di kantor Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Menurut Said, selagi mahasiswi yang mengenakan cadar ini tak mengkafirkan orang lain, dan juga sesama muslim yang dianggapnya menyembah Tuhan dengan cara yang berbeda itu tak menjadi masalah.

Lebih lanjut Said mengatakan yang diutamakan itu bukan dilihat dari penampilan luar seseorang. Namun, yang paling penting dalam beragama itu dilihat dari sikap dan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang terhadap sesama.

"Yang penting iman, akhlak dan moralnya serta hatinya, bukan saja dilihat dari penampilannya," tegasnya.

Sementara itu, menurut Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi, jumlah pengguna cadar di kampus meningkat hingga puluhan mahasiswi. Fenomena ini dinilai sebagai gejala peningkatan radikalisme. Kebijakan pelarangan sendiri, memicu pro-kontra di dalam dan luar kampus. (GMS)

#Said Aqil Siradj #Ketua Umum PBNU #Wanita Bercadar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Muktamar Ke-35 NU memanas usai massa protes soal pencalonan Gus Yusuf Chudlori. Gus Yahya angkat bicara dan minta semua pihak tenang. Simak faktanya!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Drama Muktamar NU: Idah Politik Ancam Gus Yusuf dan Gus Salam, Gus Yahya Turun Tangan
Indonesia
Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara
Muktamar Ke-35 NU Tambakberas Dimulai Besok! Cek Jadwal, Agenda, dan Isu Panas di Sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Jadwal Lengkap Muktamar NU ke-35 Jombang, Presiden Prabowo Siap Buka Acara
Indonesia
Begini Persiapan PBNU Jelang Muktamar Pemilihan Ketua Umum
PBNU juga telah berkirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta kesediaannya membuka langsung Muktamar ke-35 NU pada 27 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 20 Agustus 2026
Begini Persiapan PBNU Jelang Muktamar Pemilihan Ketua Umum
Indonesia
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
PBNU mendorong Indonesia untuk terus memposisikan diri sebagai sahabat bagi semua negara yang terlibat demi menjaga nilai-nilai kemanusiaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 April 2026
Strategi Cerdas Pakistan Mediasi Iran-Amerika Dapat Jempol dari PBNU
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Pemerintah menekankan bahwa keberagaman dalam memulai ibadah puasa merupakan hal lumrah yang sudah sering terjadi di Indonesia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Umat Islam Jangan Ribut Masalah Perbedaan Awal Puasa
Indonesia
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Gus Yahya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang bekerja di berbagai wilayah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
PBNU Tetapkan Awal Ramadan Kamis 19 Februari, Sama Seperti Pemerintah
Indonesia
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Gus Yahya mengklaim masih aktif menjalankan tugas dan fungsi-fungsi organisasi. Dia menjelaskan, apabila ingin memberhentikan dirinya harus melalui muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Desember 2025
Syuriyah PBNU Gelar Rapat Pencopotan, Gus Yahya: Hanya Muktamar Yang Bisa Berhentikan
Indonesia
PBNU Minta Kader tak Gampang Percaya soal Surat Pemecatan Ketum Gus Yahya
PBNU meminta seluruh pihak melakukan verifikasi keaslian surat melalui situs verifikasi-surat.nu.id atau menggunakan Peruri Code Scanner.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
PBNU Minta Kader tak Gampang Percaya soal Surat Pemecatan Ketum Gus Yahya
Indonesia
PBNU Klaim Surat Pemecatan Gus Yahya dari Ketum Ilegal, tak Ada Tanda Tangan Pengurus Pusat
Seluruh jajaran pengurus serta warga NU di semua tingkatan diimnau tetap tenang dan memeriksa keaslian dokumen yang mengatasnamakan PBNU melalui saluran resmi.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
PBNU Klaim Surat Pemecatan Gus Yahya dari Ketum Ilegal, tak Ada Tanda Tangan Pengurus Pusat
Indonesia
PBNU Memanas, Katib Syuriah Minta Dua Kubu Islah dan Bertemu
AD/ART NU menetapkan Ketua Umum sebagai mandataris Muktamar. Karena itu, pemberhentian hanya dapat dilakukan melalui Muktamar.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 25 November 2025
PBNU Memanas, Katib Syuriah Minta Dua Kubu Islah dan Bertemu
Bagikan