Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Eks Ketum PBNU Sebut Anies Baswedan Sosok Nasionalis dan Agamis

Mula AkmalMula Akmal - Senin, 27 Februari 2023
Eks Ketum PBNU Sebut Anies Baswedan Sosok Nasionalis dan Agamis

Ketua Umum Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj (17/3). FOTO ANTARA/Reno Esnir/ss/pd

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan disebut sebagai sosok yang nasionalis dan agamis. Hal tersebut bisa dilihat dari latar belakang keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Demikian disampaikan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) KH Said Aqil Siraj saat menerima jajaran DPP Pergerakan Aktivis Nahdliyin Nusantara (PeranNU) di kediamannya, Ciganjur Jakarta, Minggu (26/2) sore.

Baca Juga:

Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya: Terima Kasih Kiai Said Aqil

“Saya mengenal secara dekat. Anies itu nasionalis dan agamis. Tak perlu diragukan. Kakeknya kan Pahlawan Nasional," kata Said Aqil.

Hadir dalam silaturrahim itu Dewan Penasehat PeranNU Ukies M Urip (mantan wakil rektor IKIP/UNJ), Ketua Dewan Pengarah PeranNU Effendy Choirie (Politisi NasDem), Ketua Umum DPP PeranNU Andi Jamaro Dulung (Mantan Ketua PBNU era KH Hasyim Muzadi).

Kemudian Sekjen Mulyadin Permana (Ketua LPT PWNU DKI Jakarta), serta sejumlah pengurus DPP PeranNU lainnya, diantaranya Syamsudin Pay (Mantan Wakil Sekjen PKB), Bambang Sunaryo, Ustad Munawar, Maruf Asli dan A Eko Cahyono. Adapun PeranNU didirikan untuk menjadi relawan mendukung Anies sebagai Presiden 2024.

Lebih lanjut Said Aqil menjelaskan bahwa pendapat tersebut tidak ada hubungannya dengan dukung mendukung Capres 2024.

"Ini hanya pendapat pribadi saja, tidak berkaitan dengan politik apapun," ujarnya.

Baca Juga:

Setelah Menziarahi Makam Aulia, Said Aqil Mantap Maju Jadi Calon Ketum PBNU

Namun demikian, Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta, itu mengakui Anies Baswedan beberapa kali bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan.

“Ya, sudah beberapa kali sowan ke rumah saya dan termasuk mengunjungi Ponpes," imbuhnya.

Selanjutnya Said Aqil menyarankan agar Anies Baswedan lebih sering bersilaturrahim ke para Kiai dan Ulama NU termasuk di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Kiai-kiai pasti menerima. Tak ada kiai NU yang menolak tamu," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah Peran NU, Effendi Choirie menjelaskan bahwa PeranNU merupakan wadah yang menampung aspirasi warga NU guna menyalurkan aspirasi politik.

“Wadah ini terbuka bagi siapa saja, termasuk warga Nahdliyin yang ingin mengembangkan kiprah politiknya," ujarnya. (Pon)

Baca Juga:

Ihwal Ketum PBNU, GP Ansor Ingin Said Aqil Beri Ruang ke Kader NU Lain

#Said Aqil Siradj #PBNU #Ketua Umum PBNU #Anies Baswedan #Pilpres #Pilpres 2024 #Capres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Delegasi Indonesia ke Iran tersebut merupakan perwakilan bangsa Indonesia yang diutus Presiden Prabowo Subianto untuk mengunjungi Iran, sebagai negara sahabat bagi Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Indonesia
Gus Salam Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU, Keliling Daerah Cari Dukungan
KH Nurul Huda Djazuli menginginkan pengurus PBNU selalu bersatu, rukun dan kompak, mengingat organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para ulama
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gus Salam  Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU,  Keliling Daerah Cari Dukungan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap organisasi yang telah membesarkannya.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
Sebut 'Politisi Keluar dari PBNU', Cak Imin: Saya Bicara karena Cinta NU
Indonesia
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Cak Imin menanggapi dinamika yang terjadi di PBNU menjelang Muktamar ke-35. Ia mengatakan, bahwa yang bermain-main di NU bisa dikeluarkan.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Soroti Dinamika PBNU, Cak Imin: Yang Berpolitik Silakan di Partai Saja
Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Bagikan