Ketika Rusia dan Ukraina Saling Serang Pakai Drone

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 11 November 2024
Ketika Rusia dan Ukraina Saling Serang Pakai Drone

Arsip foto - Asap membubung ke langit di Kiev, Ukraina (27/2/2022). ANTARA/Xinhua/Lu Jinbo/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rusia dan Ukraina telah melakukan serangan pesawat tak berawak (drone) terbesar terhadap satu sama lain sejak dimulainya perang.

Dilansir BBC, Senin (11/11), Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya mencegat 84 pesawat tak berawak Ukraina di enam wilayah, termasuk beberapa yang mendekati Moskow.

Sementara itu, angkatan udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan 145 pesawat tak berawak ke setiap bagian negara itu pada Sabtu malam lalu, sebagian besar ditembak jatuh. Upaya serangan Ukraina terhadap Moskow juga merupakan serangan terbesarnya terhadap ibu kota tersebut sejak perang dimulai.

Meski begitu, sebagian besar drone ditembak jatuh di distrik Ramenskoye, Kolomna, dan Domodedovo.

Baca juga:

AS Sebut Rusia dan Korut Segera Serang Tentara Ukraina di Kursk

Di Ramenskoye, sebelah barat daya Moskow, lima orang terluka dan empat rumah terbakar akibat tertimpa reruntuhan bangunan menurut Kementerian Pertahanan Rusia. Ditambahkannya, 34 pesawat tanpa awak telah ditembak jatuh di atas kota itu.

Di Ukraina, sedikitnya dua orang terluka setelah sebuah pesawat nirawak menghantam wilayah Odesa. Gambar-gambar memperlihatkan api membumbung dari beberapa bangunan, serta kerusakan setelahnya.

Angkatan udara Ukraina mengatakan 62 pesawat nirawak buatan Iran milik Rusia ditembak jatuh, sementara 67 lainnya "hilang". Sebanyak 10 pesawat nirawak lainnya meninggalkan wilayah udara Ukraina dan kembali ke Rusia, serta negara tetangga Belarus dan Moldova.

Serangan lanjutan dilaporkan semalam hingga Senin (11/11), dengan Rusia mengatakan telah menghancurkan 13 pesawat tak berawak Ukraina di dekat wilayah Kursk dan Belgorod.

Baca juga:

Joe Biden Bertekad Sumbang Miliaran Dolar ke Ukraina Sebelum Lengser

Sementara itu, lima orang tewas di Mykolaiv, Ukraina selatan. Gubernur Mykolaiv Vitaliy Kim mengatakan seorang perempuan berusia 45 tahun juga terluka dan dirawat di rumah sakit akibat serangan tersebut. (ikh)

#Ukraina #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Bareskrim Polri membongkar sindikat TPPO yang merekrut 58 WNI, termasuk mantan TNI dan Polri, menjadi tentara bayaran Rusia dengan iming-iming gaji Rp54 juta.
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Dunia
Sesi Foto G20 Dibatalkan, para Menlu Ogah Barengan Sama Menteri Rusia
Sesi foto pada ajang itu dibatalkan setelah para diplomat Eropa menolak berdiri dalam sesi foto resmi bersama Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Dwi Astarini - Minggu, 01 November 2026
  Sesi Foto G20 Dibatalkan, para Menlu Ogah Barengan Sama Menteri Rusia
Indonesia
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Kisah tragis Taufiq Muhammad, mantan sopir taksi Jakarta yang tewas di pertempuran pertamanya sebagai tentara bayaran Rusia di Ukraina. Simak kronologi lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
Nasib Kelam Taufiq Muhammad: Latihan Cuma Seminggu, Langsung Tewas di Garis Depan Donbas
Dunia
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Intelijen Ukraina membenarkan seorang WNI asal Sorong, Taufiq Muhammad, tewas di medan perang. Cek fakta lengkap keterlibatannya sebagai tentara bayaran Rusia di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
Intelijen Ukraina Ungkap Taufiq Muhammad, Tentara Bayaran Asal Indonesia yang Tewas Saat Bela Pasukan Rusia
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Bagikan