Kesehatan Mental

Ketahui 4 Tahapan Quarter Life Crisis

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 17 Januari 2022
Ketahui 4 Tahapan Quarter Life Crisis

Webinar Quarter Life Crisis. (Foto: screenshot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

QUARTER life crisis menjadi salah satu fase yang harus dilewati umur 20 sampai 30-an, entah itu soal pekerjaan, finansial, hubungan, sampai membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Hampir semua orang pasti pernah mengalami fase quarter life crisis, terlebih mereka yang harus hidup mandiri dan tinggal jauh dari orang tua.

Psikolog Klinis Dewasa Adriana Dewi Riani, M.Psi dalam webinar Quarter Life Crisis Sebuah Fase Dalam Kehidupan Gen Z, Sabtu (15/1) mengatakan ada beberapa tanda seseorang mengalami fase quarter life crisis. Contohnya seperti kehilangan arah dalam aspek hidup, mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan, kurang motivasi, merasa bingung, dan merasa takut tertinggal dari orang lain.

Menurut Adriana, berikut empat tahapan seseorang mengalami fase quarter life crisis.

Baca juga:

Cara Menghindari Jerat Quarter Life Crisis

1. Merasa terjebak

Ketahui 4 Tahapan Quarter Life Crisis
Mulai merasa terjebak dengan pilihan. (Foto: Unsplash/Mario Azzi)

Sangat wajar jika seseorang merasa terjebak dengan apa yang mereka pilih atau lakukan, mulai dari pekerjaan, hubungan romantis, sampai pertemanan. Di dalam pekerjaan, kerap kali kita merasa gaji yang diterima cukup besar tapi kurang menikmati pekerjaan. Perasaan bingung dan bimbang pun muncul, apakah kita ingin bertahan atau mencari pekerjaan baru.

Untuk hubungan bersama pasangan, kamu mungkin merasa terjebak karena perbedaan agama. Tapi karena sudah menjalin hubungan yang cukup lama dan mencintai satu sama lain, timbul perasaan bingung apakah lanjut atau tidak.

"Sama juga dengan pertemanan, kita sering kali berada di lingkungan teman yang tanpa disadari sebenarnya toxic. Jangan takut untuk keluar dari lingkaran pertemanan seperti itu," ungkap Adriana.

2. Perpisahan

Ketahui 4 Tahapan Quarter Life Crisis
Cari lingkaran pertemanan baru. (Foto: Unsplash/Hannah Busing)

Sebagian orang mungkin tegas dengan diri mereka sendiri bahwa harus meninggalkan perasaan terjebak tersebut. Salah satu risiko yang dihadapi adalah kamu akan merasakan kesendirian. Berpisah dengan pasangan, belum mendapat pekerjaan, dan mencari lingkaran pertemanan yang baru. Fase-fase seperti ini akan terasa berat tapi percayalah, kamu akan mendapatkan yang terbaik.

3. Refleksi

Ketahui 4 Tahapan Quarter Life Crisis
Coba komunikasikan dengan teman atau diri sendiri. (Foto: Unsplash/Bewakoof.com Official)

Saat kamu merasa jenuh, galau, dan bingung, coba refleksikan kembali kenapa kamu memulainya. Dengan begitu, kamu akan lebih semangat dan mendapatkan makna hidup yang sedang kamu alami.

Sebenarnya masa kini adalah sesuatu yang bisa kita kendalikan. "Kita tidak tahu kan bagaimana besok itu seperti apa. Jadi tergantung sama diri sendiri, kita mau fokusnya ke mana nih? Jadi fokus sama apa yang bisa kendalikan, yakni mindset kita sendiri,” ungkap Adriana.

Baca juga:

Sekadar Bingung Berbebeda dengan Quarter-life Crisis

4. Mengerti

Ketahui 4 Tahapan Quarter Life Crisis
Kamu akan kembali lagi termotivasi. (Foto: Unsplash/Sithamshu Manoj)

Setelah merefleksikan, kamu mulai mengerti apa yang sedang kamu alami sekarang adalah bagian dari proses. Inti dari quarter life crisis adalah menikmati proses. Di sini saatnya kamu mulai membangun hidup kembali, perlahan mulai mengerti hal yang ingin diraih, dan dapat motivasi. (and)

Baca juga

Tanda Kamu Sedang Mengalami Quarter-life Crisis

#Psikologi #Kesehatan Mental #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan