Kesiapan Ganjar Jadi Capres Isyaratkan PDIP Segera Bentuk Koalisi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 21 Oktober 2022
Kesiapan Ganjar Jadi Capres Isyaratkan PDIP Segera Bentuk Koalisi

Arsif foto - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat Festival Pangan Lokal Jawa Tengah di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Rabu (19/10/2022). ANTARA/HO-Humas Pemprov Jateng

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap menjadi calon presiden (capres) mendapat sorotan publik. Diketahui, PDIP hingga kini belum menentukan siapa sosok yang diusung pada Pilpres 2024 mendatang.

Pengamat politik Aditya Perdana menyatakan, pernyataan kesiapan Ganjar Pranowo menjadi capres merupakan isyarat PDI Perjuangan untuk segera membentuk koalisi.

"Pernyataan Ganjar ini adalah sinyal, bukan hanya dari pribadi Ganjar melainkan kode yang sedang dipersiapkan oleh PDI Perjuangan untuk segera membentuk koalisi pencapresan," katanya di Jakarta, Kamis (20/10).

Baca Juga:

Elite PDIP Minta Ganjar Hormati Megawati soal Capres

Akademisi Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, pernyataan Ganjar merupakan realitas politik yang sebenarnya memberikan informasi kepada publik bahwa ada perdebatan yang serius dalam menentukan arah dukungan capres di internal dan elite PDI Perjuangan.

Kata dia, akan mudah PDI Perjuangan melakukan tiga kali kemenangan (hattrick) dalam Pemilu Legislatif, apabila capres yang didukung juga memiliki potensi kemenangan yang tinggi (efek ekor jas).

Sebaliknya, Direktur eksekutif Algoritma itu menegaskan, apabila PDIP ingin memaksakan diri mendukung capres dengan elektabilitas dan popularitas yang rendah, maka niscaya kemenangan tiga periode berturut-turut tidak akan mudah dicapai.

"Pernyataan kesiapan Ganjar mungkin dapat diinterpretasikan sebagai kode awal dari PDIP," ujarnya.

Baca Juga:

FX Rudi Rela Karakternya Dibunuh hingga Dibui demi Ganjar

Selain itu kata dia, isyarat Ganjar itu seakan-akan merespons dari deklarasi capres Anies Baswedan oleh NasDem.

Terkait pembentukan koalisi, dia mengatakan, PDIP akan membentuk koalisi dengan beberapa partai yang sudah berpengalaman dalam ritme kerja pemerintahan Jokowi. "PDIP tidak akan melakukan pencalonan sendiri," ujarnya. (*)

Baca Juga:

PSI Siap Jadi Garda Terdepan Dukung Ganjar Maju Capres

#Ganjar Pranowo #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Para ibu setempat melantukan lirik lagu yang menyentuh hati, nada senduh dan teduh menenangkan perasaan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Ganjar Pranowo Datang, Lagu 'Flabomora' Berkumandang di NTT
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan