Kerusuhan Pecah di Tangerang, Mobil Patroli Polisi Dirusak Massa
Mobil polisi di Kota Tangerang dirusak pedemo. (Foto: MP/Istagram @tangerang24jam)
MerahPutih.com - Satu unit mobil patroli milik Polres Metro Tangerang Kota dihancurkan massa demo tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.
Kejadian ini sempat viral di media sosial.
Nampak massa membuat ringsek mobil dengan cara melemparinya dengan batu serta memukulnya dengan kayu.
Baca Juga:
Mau Ikut Demo UU Cipta Kerja, 400 Orang Remaja Diamankan Polisi
Polisi belum mencokok pelaku perusakan. Hingga kini, pelaku perusakan masih diburu.
"Sampai saat ini, belum ada yang ditahan atas perusakan itu," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota AKBP Tahan Marpaung kepada wartawan, Kamis (8/10).
Kejadian ini terjadi di kawasan Daan Mogot, Batu Ceper, Tangerang Kota siang ini.
Massa coba menerobos barikade polisi agar bisa menuju kawasan depan Istana Negara.
Melihat massa tak terkendali, polisi sempat menyemprotkan air dari mobil water canon.
Tapi, usaha tidak bertahan lama, karena mobil lapis baja itu akhirnya mengalah dan menyingkir dari jalur para pendemo.
Pada saat itulah satu unit mobil patroli polisi dirusak oleh massa.
Sebelumnya diberitakan, aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh terjadi di sekitaran Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Oktober 2020.
Massa merusak sebuah minibus milik kepolisian yang kebetulan lewat di lokasi kejadian.
Baca Juga:
Dalam video amatir warga sekitar, terlihat seorang pemuda terlibat pertarungan jarak dekat dengan anggota polisi berseragam lengkap.
Dari video yang beredar, terlihat massa melempari mobil dengan batu dan balok. Kaca-kaca pun pecah.
Salah seorang pendemo tampak memprovokasi agar kendaraan itu dibakar.
"Bakar, bakar, hancurin," teriak seorang pendemo yang terekam dalam video amatir.
Massa kemudian membalikkan minibus yang sedang dalam keadaan kosong tersebut.
Usai melampiaskan emosinya, massa meninggalkan lokasi. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
Hakim Tolak Penangguhan Penahanan Delpedro Marhaen dkk, Sidang Kasus Dugaan Penghasutan Tetap Lanjut