Keringat Bisa Baik untuk Rambut

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 14 Oktober 2022
Keringat Bisa Baik untuk Rambut

Keringat bisa muncul ketika banyak beraktivitas. (Foto: Pexels/Run ffwpu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KERINGAT tak hanya membuat rambut lepek, namun bisa menjadikannya terawat secara alami. Namun, ini hanya berlaku bagi kamu yang memiliki rambut sehat. Keringat tidak akan menyebabkan kerusakan apapun pada rambut sehat.

Dikutip dari Vegamour, keringat akan benar-benar membantu menjaga kulit kepala dan membuat rambut menjadi lebih terhidrasi. Aktivitas membuat berkeringat membantu membuka pori-pori kotor, termasuk folikel tersumbat. Hal tersebut juga membantu menghilangkan bakteri tidak sehat serta kotoran menumpuk.

Baca Juga:

Minyak Rosemary, Kunci Rambut Sehat Alami

Kelenjar keringat di kepala kamu sebenarnya berkaitan dengan folikel rambut. Oleh karena itu, ketika kelenjar keringat mengalir, pori-pori di kulit kepala mungkin terbuka dan membebaskan penumpukan. Namun, perlu diketahui apabila kamu memiliki kondisi kepala seperti ketombe, eksim, atau psoriasis, keringat memperburuk keadaan tersebut.

Keringat bisa baik bagi rambut namun bisa juga tidak tergantung dengan kondisi kulit kepala dan rambut. (Foto: Pexels/Fabio Pelegrino)

Perlu diketahui juga bahwa keringat bisa memengaruhi helai rambut kamu secara berbeda, tergantung pada jenisnya. Apabila kamu memiliki rambut berminyak, keringat bisa membantu menghilangkan sebagian minyak berlebih pada kulit kepala kamu.

Baca Juga:

Rambut Sehat Berkat Kiwi

Namun, jika rambut kamu sudah kering, keringat akan menghilangkan kelembapan pada rambut dan menyebabkan kerusakan. Tidak hanya itu, keringat juga bisa merusak rambut yang diwarnai.

Keringat juga bisa merusak rambut yang diwarnai. (Foto: Pexels/Aidil Bahaman)


Namun tidak perlu khawatir, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat rambut berkeringat. Saat berolahraga dan keringat muncul, sebaiknya gunakan ikat kepala berbahan katun untuk membantu menyerap keringat.

Apabila kamu mengikat rambut ke atas, ada baiknya untuk menggunakan jepit rambut atau ikat rambut berlapis kain untuk melindungi rambut dari kerusakan. Kemudian, setelah berolahraga ada baiknya untuk mencuci rambut dengan tujuan menghilangkan keringat.

Kamu juga bisa menggunakan sampo yang lembut dan gunakan kondisioner untuk membantu menggantikan kelempaban yang hilang. Apabila kamu mempunyai lebih banyak waktu, bilas rambut dengan air dingin sebelum keramas untuk membantu menutup kutikula agar tidak rusak. (yos)

Baca Juga:

4 Bahan Alami untuk Rambut Panjang nan Halus

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan