Keringat Bisa Baik untuk Rambut
Keringat bisa muncul ketika banyak beraktivitas. (Foto: Pexels/Run ffwpu)
KERINGAT tak hanya membuat rambut lepek, namun bisa menjadikannya terawat secara alami. Namun, ini hanya berlaku bagi kamu yang memiliki rambut sehat. Keringat tidak akan menyebabkan kerusakan apapun pada rambut sehat.
Dikutip dari Vegamour, keringat akan benar-benar membantu menjaga kulit kepala dan membuat rambut menjadi lebih terhidrasi. Aktivitas membuat berkeringat membantu membuka pori-pori kotor, termasuk folikel tersumbat. Hal tersebut juga membantu menghilangkan bakteri tidak sehat serta kotoran menumpuk.
Baca Juga:
Kelenjar keringat di kepala kamu sebenarnya berkaitan dengan folikel rambut. Oleh karena itu, ketika kelenjar keringat mengalir, pori-pori di kulit kepala mungkin terbuka dan membebaskan penumpukan. Namun, perlu diketahui apabila kamu memiliki kondisi kepala seperti ketombe, eksim, atau psoriasis, keringat memperburuk keadaan tersebut.
Perlu diketahui juga bahwa keringat bisa memengaruhi helai rambut kamu secara berbeda, tergantung pada jenisnya. Apabila kamu memiliki rambut berminyak, keringat bisa membantu menghilangkan sebagian minyak berlebih pada kulit kepala kamu.
Baca Juga:
Namun, jika rambut kamu sudah kering, keringat akan menghilangkan kelembapan pada rambut dan menyebabkan kerusakan. Tidak hanya itu, keringat juga bisa merusak rambut yang diwarnai.
Namun tidak perlu khawatir, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk merawat rambut berkeringat. Saat berolahraga dan keringat muncul, sebaiknya gunakan ikat kepala berbahan katun untuk membantu menyerap keringat.
Apabila kamu mengikat rambut ke atas, ada baiknya untuk menggunakan jepit rambut atau ikat rambut berlapis kain untuk melindungi rambut dari kerusakan. Kemudian, setelah berolahraga ada baiknya untuk mencuci rambut dengan tujuan menghilangkan keringat.
Kamu juga bisa menggunakan sampo yang lembut dan gunakan kondisioner untuk membantu menggantikan kelempaban yang hilang. Apabila kamu mempunyai lebih banyak waktu, bilas rambut dengan air dingin sebelum keramas untuk membantu menutup kutikula agar tidak rusak. (yos)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya