Keren, Terowongan Bawah Laut Pertama di Kepulauan Faroe Segera Dibuka

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 16 Desember 2020
Keren, Terowongan Bawah Laut Pertama di Kepulauan Faroe Segera Dibuka

Warnanya berubah secara teratur dari biru, kuning dan hijau dengan lampu-lampu yang menciptakan efek yang memesona. (Foto: cnn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI bawah Samudra Atlantik Utara terdapat serangkaian terowongan sub-akuatik yang menghubungkan pulau-pulau terjal di kepulauan Kepulauan Faroe. Kepualauan yang terdiri 18 pulau ini, terletak di antara Norwegia dengan Islandia dan merupakan bagian dari Kerajaan Denmark

Jaringan terowongan Eysturoy yang akan segera dibuka ini telah ramai dibicarakan berkat foto-foto bundaran di terowongan bawah laut pertama yang baru dirilis.

Bundaran itu tampak memukau dengan penerangan lampu biru kehijauan dengan kedalaman sekitar 187 meter di bawah laut. Lampu, warna, dan desain yang halus membuat strukturnya terlihat seperti dari dunia lain.

Baca juga:

Proteus, Stasiun Penelitian Canggih di bawah Laut Karibia

Terowongan sepanjang 11 kilometer kemungkinan akan menjadi infrastruktur yang disambut baik penduduk setempat. Keberadaan terowongan bawah laut ini mempu memperpendek 64 menit berkendara dari Tórshavn, ibu kota Faroes di pulau Streymoy, ke pusat-pusat Runavík dan Strendur di pulau Eysturoy. Total waktu tempuh melalui terowongan ini hanya 16 menit.

Keren, Terowongan Bawah Laut Pertama di Kepulauan Faroe Segera Dibuka
Bundaran lalu lintas dirancang oleh seniman lokal Trondur Patursson. (Foto: tunntech)

Bagi wisatawan, bundaran yang memesona ini bisa menjadi alasan lain untuk mengunjungi wilayah otonom Denmark ini, daerah yang sudah terkenal dengan pemandangan indah dan satwa liarnya.

Bundaran lalu lintas dirancang oleh seniman lokal Trondur Patursson ini terletak di tengah jaringan terowongan dan terbuat dari batu alam. Warnanya berubah secara teratur dari biru, kuning dan hijau dengan lampu-lampu yang menciptakan efek yang memesona.

Keren, Terowongan Bawah Laut Pertama di Kepulauan Faroe Segera Dibuka
Pintu masuk terowongan bawah laut Kepulauan Faroe. (Foto: cnn)

Teitur Samuelsen, CEO perusahaan yang membangun terowongan, mengatakan kepada CNN Travel (16/12), bagi Patursson, struktur yang diterangi itu melambangkan pergerakan dari kegelapan menuju cahaya.

Selain itu, akan dipasang juga instalasi tarian rantai tradisional Faroe, di mana orang-orang bergandengan tangan dan menghubungkan bersama-sama membentuk lingkaran. Konsep yang tepat, mengingat jaringan terowongan juga berfungsi sebagai alat penghubung.

Samuelsen mengatakan bahwa dia yakin bundaran terowongan bawah air ini menjadi satu-satunya yang ada di bawah Laut Atlantik Utara.

Baca juga:

Las Vegas Loop Sistem Penghubung di Kota Kasino

Terowongan Eysturoy akan dibuka pada 19 Desember 2020 dan dalam beberapa tahun akan diikuti oleh Terowongan Sandoy yang masih dalam konstruksi. Terowongan tersebut akan menghubungkan Streymoy ke pulau Sandoy.

Keren, Terowongan Bawah Laut Pertama di Kepulauan Faroe Segera Dibuka
Terowongan menghubungkan banyak pulau di Kepulauan Faroe. (Foto: insider)

Kepulauan Faroe sudah menjadi lokasi wisata yang mendunia. Disebut sebagai surga terakhir di Bumi, kepulauan ini merupakan bagian dari Kerajaan Denmark. Penduduknya memiliki bahasa sendiri (berasal dari Old Norse) dan budaya yang unik - khususnya menyangkut makanan.

Kuliner Kepulauan Faroe, antara lain daging kambing yang difermentasi, ikan kod yang dikeringkan, dan terkadang daging ikan paus dan lemak anjing laut.

Suhu di Kepulauan Faroe tidak akan pernah sedingin negara tetangga Islandia, tapi iklim yang basah dan dingin menjadi tantangan bagi banyak orang. Hari yang baik di musim panas hanya mencapai 16°C. (Aru)

Baca juga:

Memakan Banyak Korban, Ini 5 Perairan Paling Berbahaya di Dunia

#Wisata Dunia #Kepulauan Faroe #Terowongan Bawah Laut #Infrastruktur #Arsitektur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M7,7 NTT Rusak Sejumlah Fasilitas Transportasi, Bandara Komodo Ikut Terdampak
Gempa M7,7 NTT merusak sejumlah fasilitas transportasi. Pelabuhan hingga Bandara Komodo ikut terdampak.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Gempa M7,7 NTT Rusak Sejumlah Fasilitas Transportasi, Bandara Komodo Ikut Terdampak
Indonesia
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Jelang HUT ke-81 RI, Presiden Prabowo meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air yang dibangun TNI dan Polri di seluruh Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan dan 3.000 Sumber Air
Indonesia
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Proyek infrastruktur seperti ini perlu dibangun untuk memberikan manfaat bagi rakyat.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Indonesia
RUU Daerah Kepulauan, DPR Minta Pembangunan Infrastruktur tak sekadar Kejar Target
Tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan target fisik di atas kertas, tapi harus terintegrasi langsung dengan ekosistem ekonomi masyarakat nelayan lokal.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
RUU Daerah Kepulauan, DPR Minta Pembangunan Infrastruktur tak sekadar Kejar Target
Indonesia
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Presiden mengajak pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Janji Tambah Dana Pembagunan Infrastruktur di Daerah
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Groundbreaking Jembatan Donat Dukuh Atas, Perkuat Konektivitas Transportasi Jakarta
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan groundbreaking Jembatan Donat Dukuh Atas pada 21 Juni 2026. Proyek ini dirancang untuk memudahkan akses pejalan kaki.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Pemprov DKI Bakal Groundbreaking Jembatan Donat Dukuh Atas, Perkuat Konektivitas Transportasi Jakarta
Indonesia
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Komisi V DPR mendorong percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah tersebut dinilai sangat krusial.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
DPR Dorong Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Aceh, Pemerintah Diminta Segera Bergerak
Indonesia
Dana Bagi Hasil Balikpapan Dipangkas hingga 70 Persen, DPR: itu Hak Daerah yang Wajib Dikembalikan
Dana Bagi Hasil untuk Balikpapan dipangkas hingga 70 persen. Anggota DPR RI, Syafruddin, memprotes keras kebijakan tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Dana Bagi Hasil Balikpapan Dipangkas hingga 70 Persen, DPR: itu Hak Daerah yang Wajib Dikembalikan
Indonesia
AHY Bakal Pantau Langsung Rehabilitasi dan Rekonstruksi 3 :Provinsi di Sumatera Terdampak Banjir
Tujuan dari kunjungan tersebut adalah mengecek dan meresmikan hunian sementara (huntara), mengecek sarana air bersih, perbaikan rumah sakit, puskesmas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
AHY Bakal Pantau Langsung Rehabilitasi dan Rekonstruksi 3 :Provinsi di Sumatera Terdampak Banjir
Indonesia
Pemkab Bogor Bangun Jalan Shortcut, Diberi Nama Subianto
Mendukung keamanan dan pemantauan arus kendaraan, kamera CCTV akan dipasang di beberapa lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Pemkab Bogor Bangun Jalan Shortcut, Diberi Nama Subianto
Bagikan