Kepastian Kepulangan Novanto Tunggu Rapat Dokter
Anggota Komisi X DPR Marlinda Irwanti Poernomo. (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Ketua DPR Setya Novanto belum dipastikan akan meninggalkan rumah sakit hari ini. Keputusan pulang Ketua Umum Partai Golkar itu masih menunggu dokter.
Wasekjen DPP Partai Golkar Marlinda Irwanti Poernomo yang baru saja selesai menjenguk Novanto di rumah sakit mengatakan, masih menunggu diskusi dari para dokter RS Premier Jatinegara.
"Menunggu diskusi dulu dengan dokternya, ataukah kemungkinan juga masih ada pemeriksaan jadi belum tentu pulang hari ini," ujar Marlinda kepada wartawan di Rumah Sakit (RS) Premier Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (2/10).
Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa saat ini kondisi Novanto masih lemah. Bahkan alat-alat medis masih terpasang pada bagian tubuhnya, termasuk alat bantu pernapasan.
Anggota Komisi X DPR RI itu menceritakan, saat ini Setnov masih merasakan sakit pada bagian kepalanya. Bahkan keseimbangannya juga masih terganggu akibat sinus yang deritanya.
"Kata (Novanto) masih goyang, mungkin belum seimbang," ungkapnya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu juga menambahkan, saat itu juga ada seorang dokter perempuan yang mengatakan apabila orang menderita penyakit sinus, maka kondisi keseimbangannya pun akan terganggu.
Maka dari itu, Setnov harus menunggu rapat para dokter terkait kepulangannya hari ini.
"Belum tentu hari ini pulang, pertimbangannya apakah akan pindah RS atau tidak," tutupnya. (Asp)
Baca juga berita terkait kepulangan Setnov dari RS Premier di: Dijadwalkan Pulang, Setnov Ditunggu Para Wartawan
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Adies Kadir Janji Tidak Akan Terlibat Perkara Berkaitan Partai Golkar di MK
Golkar Tolak Ambang Batas Parlemen Dihapus, Bantah Motifnya Jegal Partai Baru
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Bahlil: Adies Kadir Sudah Mundur dari Golkar Sebelum Ditetapkan Hakim MK
Eks Golkar Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kami Wakafkan ke Negara
Dipilih Jadi Hakim MK, Golkar Umumkan Adies Kadir Bukan Lagi Kader
Golkar Beri Sinyal Dukung Kepala Daerah Dipilih Anggota DPRD, Sebut Lebih Demokratis, Beda dengan Orde Baru
Golkar Sebut Biaya Pilkada Langsung Berpotensi Merusak Kualitas Demokrasi
Golkar Gelar Rapimnas Lusa, Idrus Marham Tegaskan tidak Ada Agenda Ganti Bahlil
PKB Sentil Golkar Ngomong Koalisi Permanen di Tengah Derita Warga Akibat Bencana