Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kepada Masyarakat Mamala-Morela, Menteri Susi Penuhi Janji Setahun Lalu

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 02 April 2017
Kepada Masyarakat Mamala-Morela, Menteri Susi Penuhi Janji Setahun Lalu

Kapal yang ditenggelamkan di Pantai Morela. (Twitter/kkpgoid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memenuhi janjinya setahun lalu kepada masyarakat Desa Mamala dan Morela, Kabupaten Maluku Tengah dengan membawakan peralatan menyelam, kapal dan alat tangkap ikan.

"Alat selam tadi sudah dibawa, kemudian kapal, dan jaring. Kapalnya masih kurang cocok nanti saya tanyakan kepada raja Mamala dan Morela," kata Mentri Susi di Ambon, Sabtu (4/1).

Saat berkunjung ke Maluku pada Desember 2016, Menteri Susi berjanji akan memberikan bantuan satu unit kapal ikan berkapasitas di bawah 10 gross ton, dilengkap pukat cincin kepada masyarakat Mamala.

Sedangkan untuk masyarakat Morela, diberi bantuan kapal tangkap tuna berkapasitas sembilan gross ton dan 100 set jaring jenis gillnet atau insang dan peralatan pancing kepada kelompok nelayan, empat unit alat selam untuk kelompok konservasi, dan 100 unit kacamata selam (snorkel) untuk anak-anak setempat.

Susi juga berjanji akan menenggelamkan kapal pelaku pencurian ikan di perairan kedua desa tersebut, sehingga bisa menjadi rumpon atau rumah ikan di sana.

Janji penenggelaman itu ia penuhi dengan melaksanakan penenggelaman dua kapal motor (KM) Sino 26 dan 35 di perairan setempat, bersamaan dengan eksekusi pemusnahan 79 barang bukti kapal ikan di 12 daerah lainnya di Indonesia yang dikomandoi melalui video conference dari Desa Morela.

Sumber: ANTARA

Berita terkait Menteri Susi baca juga: Menteri Susi: 68 Persen Ikan Tuna Dunia Bertelur Di Laut Banda

#Maluku #Menteri Susi #Susi Pudjiastuti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mantan Menteri Susi Dukung Ekspor SDA Dilakukan BUMN, Tambah Penerimaan Negara
Ia menyoroti masih maraknya praktik under-invoicing, transfer pricing hingga transaksi ekspor yang tidak tercatat secara optimal sehingga berdampak pada berkurangnya penerimaan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Mantan Menteri Susi Dukung Ekspor SDA Dilakukan BUMN, Tambah Penerimaan Negara
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Indonesia
Susi Pudjiastuti 'Ratu Laut Kidul' Ditunjuk Gubernur Dedi Jadi Komisari BJB
Dedi mengungkapkan, Susi yang disebutnya merupakan Ratu Laut Kidul, asalnya menolak untuk bergabung ke BJB namun dirinya berhasil meyakinkan pengusaha itu untuk terlibat di BJB.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Susi Pudjiastuti 'Ratu Laut Kidul' Ditunjuk Gubernur Dedi Jadi Komisari BJB
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Susi Pudjiastuti, Mahfud MD, dan Ahok Jadi Pimpinan KPK
Dari tiga nama tersebut, Susi Pudjiastuti disebut akan menjadi Ketua KPK.
Frengky Aruan - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Tunjuk Susi Pudjiastuti, Mahfud MD, dan Ahok Jadi Pimpinan KPK
Indonesia
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah
Saat kini, kondisi keamanan di Desa Fiditan dilaporkan telah kembali kondusif meski aparat masih disiagakan untuk mencegah konflik susulan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Bentrok Antar Warga, Kapolres Tual Terkena Panah
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Indonesia
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Di sisi lain, proses pidana tetap bergulir secara independen sesuai ketentuan hukum berlaku guna memenuhi rasa keadilan publik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Minta Maaf Sambil Gemetar, Alasan Pemukulan Bikin Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Anggota Brimob, Bripda MS, resmi dipecat dari polri usai menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Bripda MS Resmi Dipecat dari Polri usai Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Indonesia
Ketua Komisi X DPR Minta Kasus Kekerasan Aparat terhadap Pelajar di Tual Diusut Transparan
Proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan tegas tanpa boleh ada impunitas terhadap pelanggaran yang menyebabkan kematian.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Ketua Komisi X DPR Minta Kasus Kekerasan Aparat terhadap Pelajar di Tual Diusut Transparan
Indonesia
Kapolri Murka! Minta Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Segera Diusut Tuntas
Kapolri Listyo Sigit Prabowo memerintahkan pengusutan tuntas kasus dugaan penganiayaan pelajar oleh oknum Brimob di Tual, Maluku, hingga tewas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Kapolri Murka! Minta Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar hingga Tewas Segera Diusut Tuntas
Bagikan