Kenali Tanda Sistem Imun Tubuh yang Buruk

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 30 Desember 2020
Kenali Tanda Sistem Imun Tubuh yang Buruk

Kenali tanda sistem kekebalan tubuh yang lemah dan cara mengatasinya. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK pandemi melanda, semua orang berusaha keras untuk memperkuat sistem imun. Tujuannya agar dapat terhindar dari virus COVID-19. Seorang internis bernama Dr. Luois Malinow, MDVIP menyebutkan bahwa sistem imun yang melemah membuka kemungkinan lebih tinggi untuk terinfeksi penyakit.

Biasanya penyebab utama melemahnya antibodi tubuh adalah usia, namun itu bukan satu-satunya faktor. Sebelum mengetahui cara meningkatkan sistem imun lemah, kamu perlu mengenali dulu tanda-tandanya.

Baca juga:

Lima Cangkir Teh Per Hari Aktifkan Fungsi Otak

1. Tanda bahwa kamu memiliki imun tubuh buruk

Sering lelah dan mudah sakit jadi salah satu ciri orang yang memiliki sistem imun tubuh lemah. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)
Sering lelah dan mudah sakit jadi salah satu ciri orang yang memiliki sistem imun tubuh lemah. (Foto: Pexels/@Andrea Piacquadio)

Mengutip Insider, ada lima tanda dasar bahwa kamu memiliki sistem imun buruk. Pertama adalah infeksi berulang dan berkepanjangan. Pada dasarnya sistem imun bertugas untuk mengenali dan menghancurkan virus, bakteri, serta sel yang seharusnya tidak ada dalam tubuh. Jika seseorang sering sakit, maka ini menandakan bahwa sistem imun mungkin tidak bekerja dengan baik.

Kedua, mengalami kelelahan terus menerus. Penelitian menunjukkan adanya hubungan rumit antara sistem saraf dan kekebalan tubuh. Ketika sistem imun tidak bekerja maksimal, sistem lainnya akan mengalami ketidakseimbangan yang ternyata mengakibatkan kelelahan.

Tanda berikutnya adalah luka yang sulit sembuh. Sebab sistem imun bertugas dalam penyembuhan luka. Jadi tidak mengherankan kalau sistem imun buruk ditunjukkan dengan penyembuhan luka yang relatif lebih lama. Ada juga yang kerap mengalami masalah pencernaan. Sebuah studi menemukan bahwa imun dan sistem pencernaan saling berhubungan. Jadi jika sering mengalami masalah pencernaan maka kemungkinan besar sistem imunmu juga lemah.

Baca juga:

Tanda-tanda Dehidrasi Ini Jangan Dicuekin

Terakhir ditunjukkan dengan iritasi dan ruam kulit. Banyak orang tak menyadari bahwa kulit merupakan salah satu organ yang bergantung pada sistem kekebalan tubuh. Sehingga penelitian menunjukkan bahwa respon imun yang melemah dikaitkan dengan berbagai kondisi kulit.

2. Cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Olahraga dan makan sehat jadi salah satu cara mudah untuk meningkatkan sistem imun tubuh yang lemah. (Foto: Pexels/@Nathan Cowley)
Olahraga dan makan sehat jadi salah satu cara mudah untuk meningkatkan sistem imun tubuh yang lemah. (Foto: Pexels/@Nathan Cowley)

Jika kamu atau orang terdekat mengalami sejumlah gejala seperti yang disebutkan di atas, maka kamu perlu waspada. Namun jangan khawatir karena Malinow telah memberi tahu beberapa cara mudah untuk meningkatkan sistem imun yang lemah.

Di antaranya ialah tidur cukup, lakukan aktivitas untuk meredakan stres, dapatkan asupan vitamin D yang cukup, melakukan olahraga ringan, dan tambahkan suplemen D3, probiotik, serta melatonin dalam keseharianmu.

Selain itu jangan lupa mengatur pola makan yang lebih sehat. Beberapa makanan yang disarankan untuk orang dengan imunitas lemah adalah buah-buahan citrus, yogurt, jahe, teh hijau, bawag putih, sayuran hijau, paprika merah, dan kunyit. Jad pastikan memasukkannya dalam menu makananmu ya. (Sam)

Baca juga:

Di Pagi Hari, Pilih Mana: Sarapan atau Mandi Dulu?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan