Kenali Manfaat Baca Buku Digital Lewat Gawai

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 05 Februari 2021
Kenali Manfaat Baca Buku Digital Lewat Gawai

Gawai tak hanya sebagai sumber hiburan, tapi juga bisa meraih banyak ilmu pengetahuan (Foto: pixabay/free-photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GAWAI atau gadget tak sekadar menjadi sumber hiburan, namun bisa jadi sumber ilmu pengetahuan bila dimanfaatkan dengan baik. Khususnya dengan mengakses buku-buku digital yang bermanfaat.

Mengenai hal itu, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional, Deni Kurniadi menjelaskan, bahwa kebiasaan membaca buku digital bisa ditanamkan pada anak-anak lewat anggota keluarga, termasuk orangtua.

"Berikan contoh membaca sejak anak masih kecil, ketika mereka ada di masa melihat (meniru) lingkungan," tutur Deni seperti yang dikutip dari laman Antara.

Baca Juga:

Buku 'Kissing the Coronavirus' Jadi Viral di Internet, Ada Apa?

Masyarakat bisa mengakses buku, artikel, hingga jurnal daring lewat aplikasi iPusnas (Foto: pixabay/perfecto_capucine)

Di masa pandemi ini, masyarakat belum bisa leluasa untuk mengunjungi perpustakaan. Tapi, sudah ada banyak artikel serta buku yang bisa diakses lewat aplikasi iPusnas.

Adapun penyediaan e-resources di Perpustakaan Nasional sekitar 2,3 miliar artikel, 106.473 judul jurnal daring, serta 283.946 judul buku digital.

Sementara itu, Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Adrianus Eliasta Meliala, mengungkapkan pendapatnya soal cara meningkatkan minat mengakses perpustakaan digita, bagi para mahasiswa di perguruan tinggi.

"Literasi ini bisa dibangun ketika mahasiswa diminta untuk rajin mencari data," tutur Adrianus.

Adrianus menambahkan, mahasiswa yang ingin membuat penelitian dengan topik tertentu, akan mencari bahan-bahan penelitian pada berbagai jurnal, yang dalam prosesnya dapat menumbuhkan rasa ketertarikan membaca dan mencari data.

Menurut Adrianus, apabila hal itu dilakukan terus menerus, maka bisa menjadi literated dari segi digital. Dia beharap pengajar mewajibkan mahasiswa selalu mencari data, agar tercipta budaya membaca.

Baca juga:

Enzo Diamante Edition: Buku Eksklusif Ferrari Berharga Miliaran, hanya Ada Satu di Satu Negara

Sementara itu, berdasarkan data Lembaga jejaring Perpustakaan yang berbasis di Amerika Serikat, Online Computer Library Center, Indonesia berada di peringkat kedua dunia dalam hal jumlah perpustakaan, di bawah India pada 2018.

Minat membaca masyarakat Indonesia cukup tinggi, hanya saja banyak kendala pada akses yang belum merata (Foto: pixabay/coyot)

Tercatat ada 164.610 perpusatakaan yang ada di Indonesia, meski belum semuanya sesuai dengan standar. Dari jumlah tersebut, 64% adalah perpusatakan di sekolah/madrasah, 25,8% perpustakaan umum, 14% perpustakaan khusus, dan 41% perpusatakaan perguruan tinggi.

Dari sekian banyak perpustakaan tersebut, hampir setengahnya ada di pulau jawa, yaitu 47,89%. Sementara itu, untuk pulau Sumatera mencapai 23,55%, Sulawesi 11,62%, Kalimantan 6,77%, Kepulauan Nusa Tenggar 8,57%, Maluku 1,77% serta 0,42% di Papua.

Mengenai minat membaca, Deni Kurniadi menambahkan, bahwa pada kenyataanya minat membaca masyarakat sebenarnya tinggi, bila dilihat dari sambutan terhadap perpustakaan keliling. Namun kendala yang dihadapi yakni akses yang belum merata, karena sebagian besar perpustakaan berada di perkotaan. (Ryn)

Baca Juga:

Buku Kuno Ini Bisa Membunuh Orang

#Buku #Baca Buku #Belajar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Ita mengajak pembaca melakukan sesuatu yang sering kali tidak mudah dilakukan seorang pemimpin, yakni becermin pada diri sendiri sambil tertawa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lewat ‘#HaHa Leadership’, Ita Sembiring Ajak Melihat Kepemimpinan dari Sisi yang Lebih Ringan
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
Buku yang diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House memiliki ketebalan sekitar 346 halaman dan pertama kali dirilis pada April 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Buku Islam Ala Prabowo Ramai Diperbincangkan, Ini Pengarang, Deskripsi dan Harganya
ShowBiz
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Jason Ranti dan Mice Misrad mempertemukan puisi dan kartun dalam buku Mana Dokter, Mana Pasien?: Teman Baru Rasa Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
Berawal dari Obrolan di Teras Rumah, Jason Ranti dan Mice Misrad Lahirkan Buku 'Mana Dokter, Mana Pasien?'
Indonesia
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
RUU Sistem Perbukuan diperlukan karena industri perbukuan Indonesia sedang menghadapi persoalan serius.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Industri Perbukuan Indonesia Sedang Menghadapi Persoalan Serius
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Indonesia
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Revisi sistem UU Perbukuan tersebut perlu dukungan dari seluruh pihak yang ada di dalam ekosistem perbukuan, mulai dari penulis, ilustrator, desainer, pekerja kreatif, hingga penerbit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Indonesia
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, meluncurkan buku The Art of Simple Leadership. Buku ini merangkai kisah perjuangan dirinya.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Jerry Hermawan Lo Luncurkan 'The Art of Simple Leadership', Merangkai Kisah Perjuangan dan Kepemimpinan
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Bagikan