Unik

Buku Kuno Ini Bisa Membunuh Orang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 04 Januari 2021
Buku Kuno Ini Bisa Membunuh Orang

Sebuah buku kuno dipercaya bisa membunuh seseorang yang menyentuh dan membacanya. (Foto: odditycentral)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA orang berbicara tentang buku-buku yang berpotensi mematikan, biasanya merujuk pada ide-ide radikal atau kontroversial yang ada didalamnya. Tetapi, dalam sebuah kasus ada buku yang sangat menakutkan dan berpotensi kematian.

Buku kuno tersebut bernama Shadows from the Walls of Death: Facts and Inferences Prefacing a Book of Specimens of Arsenical Wall Papers. Buku itu diterbitkan pada tahun 1874 oleh DR. Robert M. Kedzie, seorang ahli bedan Union selama Perang Saudara Amerika, yang kemudian menjadi seorang profesor kimia.

Baca Juga:

Buku 'Kissing the Coronavirus' Jadi Viral di Internet, Ada Apa?

Seperti yang dilansir dari laman odditycentral, dari 100 halaman atau lebih, 86 halaman hanyalah contoh wallpaper berpigmen arsenik yang digunakan orang untuk mendekorasi rumah mereka pada masa itu. Padahal arsenik adalah racun yang diketahui mampu membunuh seseorang jika tertelan.

Tidak ada yang membayangkan arsenik dapat membunuh bahkan ketika digunakan sebagai bahan aktif untuk membuat warna wallpaper lebih hidup. Tapi Kedzie melakukannya, dia mencetak buku ini sebagai peringatan.

Buku Shadows from the Walls of Death mengandung arsenik, sebuah bahan yang mematikan. (Foto: odditycentral)

Pada akhir abad ke-19, sekitar 65 persen dari semua wallpaper di Amerika Serikat mengandung arsenik, dan Dr. Kedzie sudah mengetahui sesuatu yang kemudian menjadi fakta ilmiah.

Kedzie menyampaikan seiring waktu, dinding yang dihias wallpaper melepaskan racun yang perlahan membunuh penduduk. Arsenik berakhir di udara, di makanan, di tangan orang, membuat mereka sakit, dan bisa membunuh mereka.

Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya fana wallpaper sarat arsenik, Robert M. Kedzie menghasilkan 100 salinan Shadows from the Walls of Death.

Kemudian Kedzie mengirimkan ratusan salinan tersebut ke perpustakaan umum di seluruh Michigan, bersama dengan catatan yang menjelaskan tujuan dari buku. Tak lupa juga Kedzie memberi peringatan kepada pustakawan untuk tidak membiarkan anak-anak menyentuh halaman.

Buku Shadows from the Walls of Death mengandung arsenik yang Kedzie peroleh dari pedagang. Faktanya, ketika teori Kedzie terbukti benar, sebagian besar perpustakaan yang telah menerima salinannya dihancurkan, karena menganggapnya terlalu berbahaya bagi publik.

Baca juga:

Enzo Diamante Edition: Buku Eksklusif Ferrari Berharga Miliaran, hanya Ada Satu di Satu Negara

Dari 100 eksemplar asli buku luar biasa ini, hanya empat yang masih ada sampai sekarang. Dua tetap di Michigan, negara bagian asal Dr. Kedzie (satu di Universitas Negeri Michigan dan yang lainnya di Universitas Michigan), satu berakhir di Sekolah Kedokteran Universitas Harvard, dan yang keempat di Perpustakaan Kedokteran Nasional. Buku ini juga tersedia secara daring.

Menangani dan bahkan menyimpan salinan dari Shadows from the Walls of Death merupakan sesuatu yang menantang. Sebelum setiap halaman dibungkus dalam film plastik, pada 1998 salinan di MSU hanya bisa disentuh oleh orang yang memakai sarung tangan khusus.

Ada berbagai macam batasan mengenai jangka waktu yang bisa ditinggalkan, dan orang harus berhati-hati untuk tidak menyentuh apapun saat mengenakan sarung tangan, apalagi menjilat jari mereka.

Meskipun kampanye Dr Kedzie untuk meningkatkan kesadaran tentang wallpaper yang mengandung arsenik, namun ada laporan arsenik telah meracuni seorang perempuan yang memeriksa buku tersebut.

Karena itulah bahaya tentang wallpaper yang mengandung arsenik disebarluaskan. Dengan begitu, masyarakat tidak menggunakan atau tinggal di rumah yang dipenuhi dengan dekorasi mematikan. (ryn)

Baca Juga:

Ini Dia 3 Buku Tertebal di Dunia, Pemegang Rekornya Penulis Indonesia

#Berita Unik #Viral #Buku
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Karya musik digital tersebut secara gamblang mengangkat isu kondisi Papua terkini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos
Lifestyle
Lirik Lagu 'Terhanyut dalam Kemesraan', Tembang Milik Ikke Nurjanah yang Viral Usai Dinyanyikan Lesti
Meski hanya membawakan sepenggal bagian lagu, potongan video penampilan tersebut langsung viral dan menjadi perbincangan warganet
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Terhanyut dalam Kemesraan', Tembang Milik Ikke Nurjanah yang Viral Usai Dinyanyikan Lesti
Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
Lirik Lagu 'Queen of Disaster' dari Lana Del Rey, Lagu Viral TikTok yang Bikin Nostalgia
Lirik lagu Queen of Disaster dari Lana Del Rey menceritakan hubungan asmara yang penuh gairah. Lagu ini kembali viral di TikTok.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Lirik Lagu 'Queen of Disaster' dari Lana Del Rey, Lagu Viral TikTok yang Bikin Nostalgia
Fun
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' karya Brian Khrisna resmi memasuki cetakan ke-100. Dipersiapkan untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Buku 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati' Brian Khrisna Laris Manis, Siap Go International
Indonesia
Viral Ribuan Lele Lepas di SPBU, Warga Ramai Ikut Kumpulkan
Pihaknya menduga kemungkinan karena guncangan airnya kenceng tutup bak mobil belakang lepas. Lele pun pada lepas semua.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Viral Ribuan Lele Lepas di SPBU, Warga Ramai Ikut Kumpulkan
Indonesia
Pocong Jadi-jadian Teror Tangerang, Polisi Curiga Modus Baru Maling Biar Warga Takut Keluar Rumah
Pemberantasan gangguan kamtibmas ini tidak hanya mengandalkan pergerakan aparat penegak hukum semata
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pocong Jadi-jadian Teror Tangerang, Polisi Curiga Modus Baru Maling Biar Warga Takut Keluar Rumah
Lifestyle
Maki Otsuki Nyanyikan Lagu Ikonik One Piece di 'Festivaaal Marapthon: The Last Tale', Berikut Liriknya
Dalam penampilannya malam itu, Maki Otsuki membawakan salah satu lagu paling ikonik miliknya, “Memories”
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Maki Otsuki Nyanyikan Lagu Ikonik One Piece di 'Festivaaal Marapthon: The Last Tale', Berikut Liriknya
Indonesia
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Revisi sistem UU Perbukuan tersebut perlu dukungan dari seluruh pihak yang ada di dalam ekosistem perbukuan, mulai dari penulis, ilustrator, desainer, pekerja kreatif, hingga penerbit.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Revisi UU Perbukaan Bakal Nolkan Pajak Penulis dan Kertas
Lifestyle
Lirik Lagu 'Tongkrongan Kami' Kembali Viral di Media Sosial Jelang Idul Adha 2026
Video hasil generate AI berisi visualisasi jenaka domba, kambing, hingga sapi sedang duduk santai memetik senar gitar lengkap dengan minuman di atas meja ini langsung memicu interaksi massal penonton layar gawai
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Lirik Lagu 'Tongkrongan Kami' Kembali Viral di Media Sosial Jelang Idul Adha 2026
Bagikan