Kesehatan

Kenali Gejala-Gejala Hernia

Febrian AdiFebrian Adi - Rabu, 10 Mei 2023
Kenali Gejala-Gejala Hernia

Gejala hernia bisa bervariasi tergantung pada jenis, lokasi dan tingkat keparahannya. (Foto: Unsplash/Victor)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HERNIA atau turun berok adalah suatu kondisi ketika otot dan jaringan ikat pada dinding perut melemah dan menyebabkan organ di dalamnya terdorong ke luar dari posisinya. Kondisi ini biasanya menyebabkan timbulnya tonjolan, terutama pada area perut dan selangkangan.

Seperti dikutip dari Alodokter, Senin (8/5), gejala hernia bisa bervariasi tergantung pada jenis, lokasi, dan tingkat keparahannya. Namun, hernia umumnya ditandai dengan timbulnya tonjolan pada sekitar perut dan selangkangan. Jika tidak segera ditangani, hernia bisa memburuk dari waktu ke waktu dan menyebabkan kematian jaringan.

Baca juga:

Tetap Olahraga Meski Sedang Menstruasi

Melemahnya otot dan jaringan ikat ini disebabkan oleh peningkatan tekanan dalam rongga perut. (Foto: Unsplash/Victor)

Melemahnya otot dan jaringan ikat ini disebabkan oleh peningkatan tekanan dalam rongga perut, seperti sering melakukan pekerjaan yang melibatkan angkat beban berat, batuk kronis, sembelit hingga pernah melakukan operasi perut atau panggul.

Tergantung pada penyebabnya tersebut, hernia bisa memburuk dengan cepat atau terjadi secara bertahap dalam jangka waktu lama. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala hernia, sehingga penanganan yang tepat pun bisa diberikan.

Gejala hernia bisa bervariasi tergantung pada jenis, lokasi dan tingkat keparahannya. Bahkan pada sebagian kondisi hernia, khususnya pada hernia tahap awal, tidak ada gejala yang dikeluhkan.

Normalnya penderita baru akan menyadari bahwa dirinya memiliki hernia ketika sedang menjalani pemeriksaan fisik rutin yang tidak terkait dengan penyakit hernia.

Gejala hernia yang disadari umumnya berupa munculnya benjolan di sekitar perut atau lipatan paha. Benjolan hernia pun bisa hilang dan timbul. Ini artinya benjolan akan menghilang saat penderitanya berbaring, tetapi akan muncul kembali saat penderitanya berdiri.

Selain ditandai dengan munculnya benjolan, hernia juga ditandai oleh beberapa gejala lainnya. Berikut adalah gejala hernia yang mungkin terjadi:

1. Nyeri atau rasa tidak nyaman di area munculnya benjolan, terutama saat batuk berdiri, mengejan, atau mengangkat benda berat.

2. Bengkak di kantung zakar, jika terjadi hernia scrotalis pada pria.

3. Asam lambung naik.

4. Mual dan muntah.

5. Sembelit.

Baca juga:

Benarkah Olahraga Angkat Beban Bisa Sebabkan Hernia?

Hernia adalah suatu kondisi ketika otot dan jaringan ikat pada dinding perut melemah. (Foto: Unsplash/Dogukan)

Bila sudah terukur sangat parah, penanganan hernia harus melalui sebuah operasi. Operasi ini umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu operasi terbuka dan laparaskopi. Operasi-operasi tersebut dilakukan dengan cara memperbaiki otot dan jaringan ikat yang lemah dan menjahit lubang tempat terjadinya hernia. Dengan demikian, gejala hernia pun dapat teratasi.

Namun, sebelum melakukan operasi, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu untuk menilai tingkat keparahan hernia. Setelah itu, barulah dokter dapat menentukan jenis penanganan yang tepat, termasuk jenis operasi untuk mengatasi gejala hernia yang diderita. (far)

Baca juga:

Ketahui Penyakit Hernia Pada Perempuan

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan