Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Sumatera, Sebelum Ramadan Janji Rampung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Sumatera, Sebelum Ramadan Janji Rampung

Suasana hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Aceh. (ANTARA/HO - Kementerian PU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara bagi korban bencana di Sumatera, rampung sebelum Ramadan.

Hal ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pasca bencana tidak hanya fokus pada fisik bangunan, tetapi juga pada rasa aman dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.


Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dengan target tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadan 1447 H.

"Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua bekerja keras supaya saat Ramadhan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan lebih tenang dan maksimal,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (21/1).

Baca juga:

TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Saat ini, Kementerian PU tengah menyelesaikan tahap akhir pembangunan huntara di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang dengan progres 98,75 persen dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak.

Huntara di Aceh Tamiang dibangun menggunakan metode konstruksi modular dengan sistem Modular Lite (MOLI) tanpa alat berat yang memungkinkan pembangunan dilakukan dengan cepat di tengah kondisi pascabencana.

Pembangunan ini merupakan bagian dari paket Penanganan Keadaan Darurat Pasca bencana Aceh 1.

Secara teknis, Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan seluas 5.427 m² dengan total luas bangunan 2.052 m², terdiri dari 7 blok hunian dan mushola.

Sebanyak 114 modul dibangun untuk menampung 84 KK atau sekitar 336 jiwa, lengkap dengan 42 unit mandi, cuci, kakus (MCK), area komunal multifungsi.

Kemudian area jemur, mushola, genset, serta toren air. Sistem pendukung air bersih berasal dari sumur bor dan tandon, pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek, serta pasokan listrik dari PLN.

#Banjir #Banjir Sumatra #Kementerian PU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Langkah penanganan darurat ini diambil sebagai bentuk respons cepat dalam menghadapi gelombang musim kemarau yang melanda dalam beberapa tahun terakhir.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA
Indonesia
Dari Air Bersih hingga Sawah, Jurus Pemerintah Tangani Dampak Kekeringan di 2.200 Lokasi
Melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), penanganan darurat telah dilakukan di 2.200 lokasi yang terdampak kekeringan di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Dari Air Bersih hingga Sawah, Jurus Pemerintah Tangani Dampak Kekeringan di 2.200 Lokasi
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Bagikan