Kementerian P2MI Bentuk Tim Crisis Monitoring untuk Lindungi PMI di Kawasan Konflik

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
Kementerian P2MI Bentuk Tim Crisis Monitoring untuk Lindungi PMI di Kawasan Konflik

Sejumlah WNI/PMI yang dipulangkan KJRI Johor Bahru. (ANTARA/HO-Pensosbud KJRI Johor Bahru)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengungkapkan sekitar 20.000 pekerja migran Indonesia (PMI) saat ini berada di kawasan Timur Tengah di tengah peningkatan ketegangan konflik regional, termasuk melibatkan Iran. Pernyataan tersebut disampaikan Mukhtarudin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/).

Ia menegaskan Kementerian P2MI telah membentuk Tim Crisis Monitoring di bawah Direktorat Jenderal Perlindungan

“Secara harian melakukan monitoring dan koordinasi dengan perwakilan kita yang ada di luar negeri, terutama di daerah-daerah konflik dan sekitarnya,” ujar Mukhtarudin.

Ia menambahkan pemerintah mempertimbangkan penghentian sementara penempatan PMI ke wilayah rawan konflik. Selain itu, dilakukan juga evaluasi terhadap perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang menyalurkan tenaga kerja ke kawasan tersebut. Langkah mitigasi lainnya mencakup pendataan menyeluruh terhadap pekerja migran di 20 kawasan Timur Tengah guna memetakan potensi risiko dan kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca juga:

Ratusan Pekerja Migran Indonesia di Bertahan di Iran, Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan: Kami Pantau Ketat



Berdasarkan data sistem Kementerian P2MI, tercatat sebanyak 20.784 kontrak aktif PMI di kawasan tersebut hingga 30 Maret 2026. Sebanyak 4.000 PMI berada di wilayah perbatasan Azerbaijan, Turki, dan Turkmenistan. Sementara itu, lebih daripada 16.000 lainnya berada di kawasan perbatasan laut seperti Arab Saudi, Bahrain, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Selain perlindungan fisik, pemerintah juga memberikan perhatian pada kondisi psikologis PMI. Mukhtarudin menyebut banyak pekerja mengalami tekanan mental akibat situasi konflik, seperti suara ledakan dan rudal.

"Kami menyiapkan konsultasi psikologis secara daring, online ya, sesuai dengan kebutuhan. Ini sudah berjalan," tutur dia.

Dalam periode 1 Maret hingga 7 April, tercatat 86 aduan dari PMI di wilayah perbatasan Iran. Aduan terbanyak berasal dari Arab Saudi sebanyak 141 kasus, disusul Turki 18 kasus, dan Uni Emirat Arab 11 kasus.

Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah cepat guna menjamin keselamatan PMI di kawasan terdampak konflik.(Pon)

Baca juga:

Nasib Pekerja Migran Indonesia Terancam di Tengah Perang AS vs Iran, DPR RI: Negara Harus Hadir Memastikan Mereka Selamat


#Pekerja Migran #Pekerja Migran Indonesia #Konflik Timur Tengah
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Indonesia
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Pemberdayaan sosial menjadi salah satu jalan yang bisa diadopsi oleh Pemerintah, pemangku kepentingan, industri atau perusahaan untuk meningkatkan keahlian lulusan SMK agar bisa diterima di pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Juni 2026
Universitas Paramadina Gelar Pemberdayaan Sosial Dorong Soft Skill Komunikasi SMK Go Global
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Indonesia
Indonesia Ingin Jadi Pemasok Pekerja Migran Kapal Pesiar Dunia
Kementerian P2MI telah mengembangkan 23 Migrant Center di berbagai daerah untuk mendukung pengembangan talenta global Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Indonesia Ingin Jadi Pemasok Pekerja Migran Kapal Pesiar Dunia
Dunia
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Iran mengumumkan pembentukan otoritas baru yang bertugas mengelola jalur strategis Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Indonesia
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
MMEA Malaysia menemukan 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Perak. Sebanyak 23 selamat dan 16 meninggal dunia. Operasi pencarian resmi ditutup, jenazah diserahkan ke polisi.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Malaysia Tutup Operasi Pencarian 39 WNI Tenggelam: 23 Selamat, 16 Meninggal
Indonesia
Tragedi Kapal PMI Ilegal Malaysia, DPR RI Desak Investigasi Sindikat Maut dan Perlindungan Negara
Puluhan ribu anak PMI ilegal kini kehilangan hak pendidikan dan identitas kewarganegaraan karena status orang tua mereka yang tidak sah.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Tragedi Kapal PMI Ilegal Malaysia, DPR RI Desak Investigasi Sindikat Maut dan Perlindungan Negara
Dunia
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Iran memperkenalkan mekanisme baru untuk mengatur transit kapal melalui Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dan LNG dunia.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Olahraga
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Iran tak menghadiri kongres AFC menjelang Piala Dunia 2026. FIFA pun menegaskan, bahwa Iran tetap berpartisipasi di turnamen tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Indonesia
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
Ironisnya, Phelan masih menunjukkan aktivitas normal sehari sebelum pengumuman pengunduran dirinya. Pada Selasa (21/4)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
Bagikan