Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juni 2026
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit

Situasi job fair di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (24/6/2026). ANTARA/Risky Syukur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah DKI Jakarta menggelar Job Fair Gelombang 1-2026 di GOR Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (24/3).

Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) DKI Jakarta, dalam ajang job fair di GOR Tanjung Duren, mencatat antusiasme tinggi dari masyarakat untuk mencari peluang kerja di luar negeri, terutama Jepang.

Pengantar Kerja Ahli Pertama BP3MI DKI Jakarta, Fida, menyebut bahwa tingginya animo tersebut terlihat dari banyaknya warga yang berkonsultasi di stan BP3MI, kendati sebagian besar dari mereka awalnya belum memiliki informasi dasar mengenai skema penempatan ke luar negeri.

Hari ini banyak sekali yang tertarik ke Jepang. Negara itu sedang ada fenomena aging population (penuaan penduduk), di mana angka kelahiran menurun sementara populasi lansia meningkat. Hal ini memicu tingginya kebutuhan tenaga kerja asing, terutama untuk posisi perawat lansia (care worker),

kata Fida saat diwawancarai di sela-sela kegiatan, Rabu (25/6).

Menurut Fida, peluang kerja ke luar negeri menjadi semakin luas dengan adanya ragam skema resmi yang aman dan legal, mulai dari program Government to Government (G-to-G) yang dikelola pemerintah, perusahaan swasta, hingga penempatan perseorangan.

Adapun khusus untuk Jepang, kata Fida selain posisi perawat, pemerintah setempat juga membuka keran kerja sama melalui visa Pekerja Keterampilan Spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) di sektor perhotelan, pertanian, peternakan, pembersihan gedung, hingga pengolahan makanan.

Pilihan untuk merantau ke luar negeri dinilai menjadi solusi konkret di tengah keterbatasan lapangan kerja domestik.

Para pencari kerja di lapangan, seperti Reza (28) dan Dafa (25), dua pemuda asal Jakarta yang kini tengah membidik peluang kerja di sektor pertanian Jepang.

Dafa mengungkapkan, ketatnya persaingan, minimnya transparansi proses rekrutmen, serta standar upah yang kurang memadai menjadi faktor utama yang mendorong mereka mencari peruntungan di luar negeri.

Mencari pekerjaan di Indonesia saat ini semakin sulit. Bahkan untuk melamar posisi magang saja sering kali diminta pengalaman kerja. Persaingan sangat ketat, ditambah lagi fenomena 'orang dalam' dan tawaran gaji yang terkadang kurang manusiawi,

kata Dafa.

Senada dengan Dafa, Reza yang memiliki latar belakang pengalaman kerja di bidang logistik dan FMCG menyebutkan, bekerja di luar negeri merupakan tantangan baru sekaligus kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.

Demi mewujudkan target tersebut, keduanya telah melakukan persiapan matang selama tiga hingga lima bulan dengan mengikuti kursus bahasa Jepang gratis yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan.

Saat ini, mereka telah mengantongi sertifikat kemampuan bahasa JFT A2 dan sedang dalam tahap penyesuaian kerja (matching job) sembari bersiap mengikuti ujian kompetensi SSW.

#Pekerja Lepas #Pengangguran #Pekerja Migran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta secara keseluruhan pada tahun 2026 berada pada tren positif
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Pemerintah Luncurkan SMK Go Global, Kirim 500 Ribu Pekerja Migran Indonesia
Implementasi program tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, melahirkan talenta Indonesia yang berdaya saing global
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Pemerintah Luncurkan SMK Go Global, Kirim 500 Ribu Pekerja Migran Indonesia
Indonesia
Pemerintah Bawa Pulang Anak Pekerja Migran Terlantar di Arab Saudi
Saat ini keberadaan kedua orang tua anak tersebut belum diketahui dan belum kembali ke Indonesia, meskipun telah dibebaskan Pemerintah Arab Saudi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Pemerintah Bawa Pulang Anak Pekerja Migran Terlantar di Arab Saudi
Indonesia
KJRI Johor Bahru Kirim Voucher Telepon dan Voucher Makanan Bagi WNI Ditahan di Penjara Malaysia
saat ini terdapat 1.583 tahanan WNI, yang terdiri atas 1.237 narapidana dan 346 tahanan, berstatus terdakwa. Sebanyak 739 orang di antaranya belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.​​​​​​​
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
KJRI Johor Bahru Kirim Voucher Telepon dan Voucher Makanan Bagi WNI Ditahan di Penjara Malaysia
Indonesia
Mongolia Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Gaji USD 900 Per Bulan
Peluang kerja di luar negeri saat ini cukup terbuka. Oleh karena itu, masyarakat Jakarta dapat melihat kesempatan tersebut sebagai salah satu alternatif dalam mencari pekerjaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Mongolia Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Gaji USD 900 Per Bulan
Indonesia
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Pengungsi tiduran di tepi jalan dengan menggunakan karpet. Barang-barang yang ada di sekitar mereka, yakni tas, galon berisi air mineral serta bantal.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Pengungsi Kembali Ngemper di Kantor UNHCR Jakarta, Mereka Bawa Bantal
Indonesia
WNI Diduga Korban Perdagangan Orang di Libya Diamankan KBRI Tripoli
Berdasarkan penelusuran bersama agensi setempat, AJ telah bekerja di Benghazi sejak Maret 2025. Namun, jalur penempatan AJ diketahui tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
WNI Diduga Korban Perdagangan Orang di Libya Diamankan KBRI Tripoli
Indonesia
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit
Persiapan matang dengan mengikuti kursus bahasa Jepang gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juni 2026
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit
Indonesia
Pengiriman Uang Dari Pekerja Migran Indonesia Setara 1/9 Dari Cadangan Devisa
Jumlah total remitansi yang masuk ke Indonesia, naik dari Rp 220 triliun pada 2023 menjadi Rp 253 triliun pada 2024, kemudian mencapai Rp 288 triliun pada 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
 Pengiriman Uang Dari Pekerja Migran Indonesia Setara 1/9 Dari Cadangan Devisa
Bagikan