Kementerian ESDM Ulangi Lelang Blok Migas Tahun Ini

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 06 Mei 2016
Kementerian ESDM Ulangi Lelang Blok Migas Tahun Ini

kilang minyak (Foto capture energypress.eu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah melalui Kementerian ESDM melelang delapan wilayah kerja (blok) Minyak dan Gas (Migas) pada 2015, tapi tidak ada satu pun peminatnya. Menurut Direktorat Jenderal Migas, Kementerian ESDM, Agus Cahyono Adi sepinya peminat lelang dikarenakan harga minyak dunia yang rendah. 

"Kalau lelang tidak laku sebetulnya karena harga (minyak) sedang rendah. Mereka sedang konsentrasi menyelesaikan kontrak yang ada. Sebelum kontrak kan mereka hitung lagi. Saat ini, harga sudah perlahan naik lagi dan pemerintah komitmen berikan insentif untuk naikkan investasi," ujarnya di sela acara Indonesia Investment Week 2016, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (6/5).

Agus menambahkan, saat ini walaupun perlahan harga minyak mulai naik, tapi belum ada perubahan. Namun, Agus yakin ke depan akan ada investor yang akan menanamkan investasinya di sektor migas.  

"Kami akan terus mengupayakan dengan pola Production Sharing Contrak (PSC) antara pihak kontraktor dengan pemerintah. Tapi porsi pembahasan ke daerah kecil, yang diberikan adalah kontrak-kontrak baru unconventional kan pemerintah baru keluarkan ada beberapa pilihan," jelasnya.

Tahun ini, pemerintah berencana akan kembali melelang blok migas. Agus berharap situasi pada tahun ini akan berbeda sebab pemerintah telah mempersiapkan beberapa insentif.

"Kami juga sudah menyiapkan insentif-instentif supaya kejadian tahun lalu tidak terulang. Saat ini sedang dalam pembahasan bersama,"terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah melelang delapan blok migas pada 10 September 2015. West Berau di lepas pantai Papua Barat dan Southwest Bengara di daratan Kalimantan Timur ditawarkan dengan skema penawaran langsung. Sementara Rupat Labuhan di lepas pantai Riau dan Sumatera Utara, Nibung di daratan Riau dan Jambi, West Asri di lepas pantai Lampung, Oti di lepas pantai Kalimantan Timur, North Adang di lepas pantai Kalimantan Timur, dan Kasuri II di daratan Papua ditawarkan melalui mekanisme reguler.

Namun, sampai batas akhir pemasukan pada 26 Oktober 2015, tidak ada peserta lelangnya untuk West Berau dan Southwest Bengara. Sedangkan, hanya ada dua perusahaan yang memasukkan dokumen partisipasi, yaitu Azipac Limited untuk Blok Oti dan PT Agra Energi Indonesia untuk Blok Kasuri II. 

Tahun ini Kementerian ESDM bakal menawarkan 14 WK migas yang terdiri dari 11 WK migas konvensional, dan tiga nonkonvensional. Ke-11 WK migas konvensional terdiri dari empat WK yang ditawarkan, melalui lelang reguler dan tujuh WK yang ditawarkan melalui penawaran langsung (direct proposal).

WK migas yang ditawarkan melalui lelang reguler adalah South CPP, Suramana I, South East Mandar dan North Arguni. Sedangkan WK migas yang ditawarkan melalui direct proposal adalah Bukit Barat, Bukit Gajah Dua, Kasongan, Ampuh, Ebuny, Onin dan West Kaimana.

Sementara WK nonkonvensional yang akan ditawarkan adalah MNK (Migas Non Konvensional) Batu Ampar, GMB (Gas Metana Batubara) Bungamas, dan GMB Raja. Selain itu direncanakan dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama MNK Central Bangkanai. (Abi)

BACA JUGA:

  1. Menteri ESDM Pasrah Penerimaan Negara di Sektor Migas Tak Tercapai
  2. Sektor Manufaktur Proyeksi Investasi Terbesar 2016
  3. Kementerian ESDM Belum Putuskan Pengembangan Blok Masela
  4. Ketua Kadin Sambut Baik Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VIII
  5. Mantan Menteri KKP: Indonesia Belum Bisa Jadi Negara Maritim
#Kementerian ESDM #Migas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa IPB Kenali Industri Hulu Migas
Sejumlah mahasiswa IPB mengunjungi gelaran Upstream Youth Champs 2026 (UYC) di IPB University, Bogor, pada Selasa (22/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 22 September 2026
Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa IPB Kenali Industri Hulu Migas
Indonesia
Waka Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial Revisi UU Migas
Draf RUU Migas mengatur BUK Migas bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Waka Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial Revisi UU Migas
Indonesia
ESDM: Gangguan Listrik Berdampak Langsung pada Pendidikan hingga Kesehatan Masyarakat
Kementerian ESDM menyebut gangguan listrik berdampak langsung pada masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha hingga akses kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
ESDM: Gangguan Listrik Berdampak Langsung pada Pendidikan hingga Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tersebar ke 5 Provinsi, Berpotensi Lebih Luas
Arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah bergantung pada arah dan kecepatan angin.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tersebar ke 5 Provinsi, Berpotensi Lebih Luas
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Dirancang tidak hanya untuk memperkuat pasokan energi dalam negeri, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Keputusan menaikkan status ini merujuk pada hasil pemantauan visual serta instrumental komprehensif dalam beberapa waktu terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kabarnya meminta rakyat menggunakan Solar karena harga Pertamax naik.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Indonesia
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
BBM B50 segera meluncur 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut bisa menghemat devisa negara hingga Rp 157 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
Indonesia
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
BBM B50 akan meluncur 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ada empat fakta dan keunggulan yang wajib diketahui.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
Bagikan