Headline

Kemensos dan Kemendagri Sepakat Usulan KPK Soal Penyaluran Bansos Berbasis NIK

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 22 Agustus 2019
 Kemensos dan Kemendagri Sepakat Usulan KPK Soal Penyaluran Bansos Berbasis NIK

Menteri Sosial Agus Gumiwang bersama Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) dan Mendagri Tjahjo Kumolo di KPK, Kamis (22/8) (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis data dalam pemberian bantuan sosial (Bansos) dan subsidi.

Agus Rahardjo mengatakan, upaya ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan Strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK) untuk mendorong aksi utilitas NIK dalam perbaikan tata kelola pemberian bantuan sosial dan subsidi.

Baca Juga: KPK Cecar Dua Legislator Asal PDIP Soal Aliran Dana Suap Meikarta

"Dengan menggunakan basis data NIK sebagai pedoman pemberian bantuan, maka target penerima bantuan dan subsidi diharapkan lebih tepat sasaran,” kata Agus usai rapat dengan Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita dan Mendagri Tjahjo Kumolo di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/8).

Rapat konsultasi antara KPK, Kemensos dan Kemendagri terkait dana bansos
Rapat konsultasi antara Kemensos, KPK dan Kemendagri terkait penyaluran dana bansos di Gedung KPK, Kamis (22/8) (MP/Ponco Sulaksono)

Dalam pertemuan ini juga dibahas data Kemensos mengenai penduduk miskin sebanyak 25 juta jiwa. Menurutnya validitas data diperlukan agar penyaluran bansos tepat sasaran.

"Kami meminta Kementerian Sosial, BPS dan BPJS berkordinasi memastikan data orang miskin ini sesuai dengan data NIK dan memastikan mereka menerima setiap program bantuan dan subsidi sesuai dengan kriterianya," ujar Agus.

Mensos Agus Gumiwang mengapresiasi kesepakatan menjadikan NIK sebagai basis data penyaluran bansos agar tepat sasaran. Hal ini lantaran sekitar 40 persen dari seluruh penerima bansos yang terdata di Kemensos belum dapat dipastikan memiliki NIK.

"Apakah mereka ini punya NIK? ya karena ditemukan masih ada beberapa jumlah yang ada dalam data terpadu belum (punya NIK). Ini harus ada percepatan-percepatan," ujar Agus Gumiwang.

Agus Gumiwang mengatakan dengan data yang kredibel penyimpangan bansos dapat ditekan. Apalagi, katanya, saat ini mekanisme penyaluran bansos menggunakan rekening calon penerima.

Baca Juga: KPK Sesalkan Peran Pengawasan Jaksa TP4D Jadi Lahan Perkaya Diri

"Dana langsung di transfer ke penerima manfaat. Jadi, data hanya kita pastikan kredibel, kita peringkatkan ketemu desil programnya, setelah itu kita transfer pada keluarga yang berhak mendapatkan. Dengan seperti itu saya yakin penyelewengan dilapangan akan sulit," katanya.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan saat ini adalah saat yang tepat untuk mengakhiri ketidaktepatan penyaluran dana bansos karena data yang tidak akurat.

“Data subsidi pupuk, subsidi BPJS yang penyalurannya tidak jelas, itu harus segera kita akhiri," tutup Tjahjo. (Pon)

Baca Juga: KPK Dapatkan Tenaga Baru dari Polri dan Kejaksaan

#Dana Bansos #Kemendagri #Kementerian Sosial #Komisi Pemberantasan Korupsi #Agus Rahardjo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
BPS memperkuat DTSEN untuk memperbaiki akurasi data bantuan sosial. Warga dapat mengajukan perbaikan data melalui sejumlah kanal resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
DTSEN Terus Dimutakhirkan, BPS Pastikan Keluarga Penerima Bansos Tercatat Akurat
Indonesia
DPR Minta Penyaluran Anggaran Karhutla Rp 760 Miliar Transparan dan Tepat Sasaran
Anggaran tersebut harus segera diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
DPR Minta Penyaluran Anggaran Karhutla Rp 760 Miliar Transparan dan Tepat Sasaran
Indonesia
Trik Jitu Lolos Syarat Penerima BLT Kesra Rp900.000 September 2026, Cek Status Bansos Kamu di Sini
Bingung cara daftar BLT Kesra Rp900.000? Temukan panduan lengkap syarat penerima, langkah daftar via Aplikasi Cek Bansos, dan info pencairan September 2026 di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Trik Jitu Lolos Syarat Penerima BLT Kesra Rp900.000 September 2026, Cek Status Bansos Kamu di Sini
Indonesia
Luhut Bakal Uji Coba Bansos Tunai Langsung Pakai AI Awal 2027
Kabar gembira! Luhut pastikan uji coba bansos tunai langsung cair awal 2027. Nggak ada lagi bansos barang, penyaluran dijamin aman pakai AI dan biometrik. Cek infonya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Luhut Bakal Uji Coba Bansos Tunai Langsung Pakai AI Awal 2027
Indonesia
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Pemulihan dokumen administrasi kependudukan menjadi kebutuhan mendesak agar warga terdampak bencana tetap dapat memperoleh hak-hak dasarnya.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Kemendagri Terbitkan 11 Ribu Lebih Dokumen Kependudukan Korban Gempa NTT
Indonesia
Jadi Penyalur Bansos, Koperasi Merah Putih Bisa Lihat Penerima Tepat Sasaran atau Tidak
Koperasi Merah Putih merupakan infrastruktur pemerintah serta berperan sebagai offtaker. Selain itu, Koperasi Merah Putih juga akan berperan sebagai penyalur bantuan sosial
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Jadi Penyalur Bansos, Koperasi Merah Putih Bisa Lihat Penerima Tepat Sasaran atau Tidak
Indonesia
Terbukti Dipakai Judi Online, 880 Penerima Bansos Sukoharjo Dicoret
Dinsos Sukoharjo mencoret 880 penerima bansos Desil 1–2 karena terdeteksi judi online. Kebijakan DTSEN menonaktifkan penerima KIS Desil 6–10 mulai 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Terbukti Dipakai Judi Online, 880 Penerima Bansos Sukoharjo Dicoret
Indonesia
Komisi II DPR Minta Kemendagri Perkuat Pembinaan Kepala Daerah Usai 3 Bupati Terjaring OTT KPK
Rentetan OTT terhadap tiga bupati dalam sebulan menjadi sorotan DPR. Eka Widodo mendesak Kemendagri memperkuat pembinaan, pengawasan, dan pendidikan antikorupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Komisi II DPR Minta Kemendagri Perkuat Pembinaan Kepala Daerah Usai 3 Bupati Terjaring OTT KPK
Indonesia
Kabar Gembira, 219.252 Warga Jakarta Dapat Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Bagi penerima manfaat baru, sudah dilakukan proses pembukaan rekening serta pendistribusian kartu ATM sebelum bantuan disalurkan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Kabar Gembira, 219.252 Warga Jakarta Dapat Bansos Pemenuhan Kebutuhan Dasar
Indonesia
33,24 Juta Orang Bakal Tetap Bantuan Pangan di Semester 2 Tahun Ini
program bantuan beras dan stabilisasi pangan itu telah dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta kementerian teknis terkait dan telah memperoleh arahan dari Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
33,24 Juta Orang Bakal Tetap Bantuan Pangan di Semester 2 Tahun Ini
Bagikan