Kemenperin Yakin Impor Garam Bisa Menutup Kebutuhan IKM

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Selasa, 01 Agustus 2017
Kemenperin Yakin Impor Garam Bisa Menutup Kebutuhan IKM

Petani memanen garam di lahan garam desa Santing, Losarang, Indramayu, Jawa Barat, Senin (31/7). (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian meyakini kebijakan impor bahan baku garam akan segera mampu menutup kebutuhan garam konsumsi pada sektor industri kecil menengah.

"Terkait kelangkaan garam, dengan impor kebutuhan teman-teman (industri kecil dan menengah) segera terpenuhi," kata Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kemenperin Gati Wibawaningsih di Yogyakarta, Senin (31/7).

Menurut dia, selain berdampak pada industri berskala besar, kelangkaan garam cukup berpengaruh terhadap produksi sektor industri kecil menengah (IKM). Khususnya untuk pengasinan ikan dan restoran-restoran kecil. "Kemarin banyak (IKM) yang teriak-teriak karena kehabisan garam konsumsi," kata dia.

Ia mengatakan, untuk sektor IKM yang paling terdampak kebanyakan yang membuka usaha di Jawa Tengah. Sedangkan di Sumatera dan Jawa Timur, menurut dia, sudah berangsur terpenuhi karena saat ini sudah bisa memanen garam.

Gati mengatakan, mengingat pentingnya persediaan garam konsumsi bagi IKM di Indonesia, dia mengkalim Ditjen IKM justru yang pertama kali menggelar rapat untuk merespon kelangkaan garam dan selanjutnya diikuti Kementerian Perdagangan. Kesimpulannya, menunjuk PT Garam untuk melakukan impor. "Yang pertama bikin rapat kami sebetulnya, untuk menegetahui petanya," kata dia.

Pemerintah memutuskan untuk menugaskan PT Garam untuk mengimpor 75.000 ton garam konsumsi dari Australia untuk memenuhi kebutuhan garam sekaligus menstabilkan harganya.

Rencananya, garam impor tersebut akan tiba di Tanah Air melalui tiga pelabuhan besar yaitu Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Sumatera, dan Pelabuhan Ciwandan Banten pada 10 Agustus mendatang. (*)

Sumber: ANTARA

#Kemenperin #Garam
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
Antrean SNI Hambat Pasokan Industri, DPR Desak Kemenperin Evaluasi
Ada banyak keluhan dari BPP GINSI terkait dengan implementasi wajib SNI yang karut marut di lapangan.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Antrean SNI Hambat Pasokan Industri, DPR Desak Kemenperin Evaluasi
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia
Iran Buka Selat Hormuz, Pemerintah Indonesia Pede Kapal Tanker BBM Pertamina yang Tertahan Bisa Lewat
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan terus melakukan lobi dan koordinasi dengan pihak Iran agar kedua kapal milik PT Pertamina (Persero) segera melintas Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
Iran Buka Selat Hormuz, Pemerintah Indonesia Pede Kapal Tanker BBM Pertamina yang Tertahan Bisa Lewat
Indonesia
Kemenperin Pastikan Stok Plastik Aman Meski Selat Hormuz Masih Bergejolak
Kemenperin memastikan stok plastik nasional tetap aman meski terdampak gejolak Selat Hormuz.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 April 2026
Kemenperin Pastikan Stok Plastik Aman Meski Selat Hormuz Masih Bergejolak
Indonesia
Industri Daur Ulang Bisa Jadi Jalan Keluar Atasi Gangguan Pasokan Plastik
Pentingnya menjadikan situasi ini sebagai titik balik untuk mengurangi ketergantungan pada plastik konvensional
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Industri Daur Ulang Bisa Jadi Jalan Keluar Atasi Gangguan Pasokan Plastik
Indonesia
Industri Kecil Menengah Dalam Negeri Diklaim Jadi Pemasok Perlengkapan Haji 2026
Upaya tersebut tercermin dari keberhasilan 12 IKM binaan Kemenperin yang memasok kebutuhan perlengkapan jemaah haji tahun 1447 Hijriah, mulai dari produk sandang hingga kain ihram.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Industri Kecil Menengah Dalam Negeri Diklaim Jadi Pemasok Perlengkapan Haji 2026
Indonesia
Kemenperin Rilis Aturan Baru, Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri Kini Berbasis Risiko
Kemenperin menerbitkan Permenperin 2/2026 tentang pengelolaan lingkungan kawasan industri berbasis risiko untuk dorong investasi dan efisiensi perizinan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Kemenperin Rilis Aturan Baru, Pengelolaan Lingkungan Kawasan Industri Kini Berbasis Risiko
Indonesia
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Sekjen Kemenperin Dilaporkan ke KPK dan Mensesneg
GMBI laporkan Sekjen Kemenperin Eko Cahyanto ke Mensesneg dan KPK terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan lonjakan harta LHKPN.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 27 Februari 2026
Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Sekjen Kemenperin Dilaporkan ke KPK dan Mensesneg
Indonesia
LHKPN Eko Cahyanto Disorot, Kenaikan Harta Hampir Rp 1 Miliar per Tahun Dipertanyakan
Lonjakan harta Sekjen Kemenperin Eko Cahyanto disorot publik. GMBI melaporkan ke KPK dan mempertanyakan kenaikan hampir Rp1 miliar per tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
LHKPN Eko Cahyanto Disorot, Kenaikan Harta Hampir Rp 1 Miliar per Tahun Dipertanyakan
Indonesia
Kemenperin Berharap IIMS Percepat Pemulihan dan Perkuat Fondasi Industri Otomotif
Volume retail di kisaran 833 ribu unit. Sementara 2024 sanggup terkumpul 889 ribu unit atau terjadi penurunan sekitar 6,3 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
Kemenperin Berharap IIMS Percepat Pemulihan dan Perkuat Fondasi Industri Otomotif
Bagikan