Kemenperin Berharap IIMS Percepat Pemulihan dan Perkuat Fondasi Industri Otomotif
IIMS. Foto: MP
MerahPutih.com - Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali diselenggarakan pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Pameran IIMS tahun ini ditargetkan untuk mencapai total transaksi sebesar Rp 8 triliun dan jumlah pengunjung sekitar 570 ribu orang.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap IIMS akan menjadi katalis penting dalam mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat fondasi industri otomotif nasional.
“Saya berharap penyelenggaraan IIMS 2026, dapat menjadi katalis penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus memperkuat fondasi industri otomotif di Indonesia,” kata dia dalam seremoni pembukaan pameran otomotif tahunan tersebut yang digelar di JIExpo Kemayoran, Kamis (5/2).
Baca juga:
IIMS 2026 Hadirkan Outdoor Electric Karting Terbesar di Indonesia, Gratis untuk Pengunjung
Penyelenggaraan IIMS secara konsisten menunjukkan pertumbuhan transaksi yang signifikan sejak 2023 hingga 2025. Selama periode tersebut, nilai transaksi IIMS tercatat terus meningkat dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 23 persen per tahun.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa industri otomotif nasional masih memiliki daya tahan dan potensi besar di tengah tantangan global.
“Ini merupakan penyelenggaraan IIMS yang ketiga kalinya secara berturut-turut, dan dari tahun ke tahun pertumbuhannya konsisten. Transaksi terus meningkat dari 2023, 2024, hingga 2025,” ujar Menteri Perindustrian dalam sambutannya.
Ia menilai IIMS tidak hanya berperan sebagai ajang pameran dan transaksi, tetapi juga sebagai ruang strategis bagi seluruh pemangku kepentingan industri otomotif.
Melalui IIMS, produsen, konsumen, serta pelaku industri pendukung dapat saling bertemu, bertukar pandangan, dan memberikan masukan konstruktif demi kemajuan sektor otomotif nasional.
Pameran ini dapat menjadi platform efektif untuk memperluas penggunaan kendaraan berbasis teknologi hijau, sejalan dengan agenda pemerintah dalam mempercepat transisi menuju industri otomotif yang berkelanjutan.
Selain memperkuat pemulihan industri, IIMS diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperluas adopsi kendaraan berbasis ramah lingkungan.
Pameran ini tidak hanya untuk mendorong peningkatan penjualan, tetapi juga memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia di tingkat regional maupun global, terutama setelah pasar otomotif Indonesia pada 2025 idak dalam kondisi prima.
Tercatat volume retail di kisaran 833 ribu unit. Sementara 2024 sanggup terkumpul 889 ribu unit atau terjadi penurunan sekitar 6,3 persen. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kemenperin Berharap IIMS Percepat Pemulihan dan Perkuat Fondasi Industri Otomotif
Prabowo Ingin Rumah Pakai Genteng Bukan Seng, Kemenperin Sebut Produksi Sudah Siap
IIMS 2026 Hadirkan Outdoor Electric Karting Terbesar di Indonesia, Gratis untuk Pengunjung
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini
IIMS 2026 Siap Genjot Ekonomi Nasional Lewat Inovasi Otomotif, Target Transaksi Capai Rp 8 Triliun
IIMS 2026 Perkenalkan Infinite Program: Integrasi Otomotif, Teknologi, dan Gaya Hidup
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026
GJAW 2025 Hadirkan Program Komunitas Seru, Dari Campervan Show hingga Diecast
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia