Kemenparekraf Gandeng Huawei untuk Kembangkan Industri Parekraf
Siap membangkitkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. (Foto: Instagram@sandiuno)
KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggandeng Huawei dalam rangka mengembangkan industri perekonomian dan ekonomi kreatif Indonesia. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat membantu UMKM bersaing secara global dan membuka peluang usaha baru, serta menciptakan lapangan kerja yang menjanjikan.
"Saya bertemu perwakilan Huawei untuk menjalankan berbagai program kerja sama produktif sebagai langkah pemulihan ekonomi kita. Kami bergerak cepat menjalin kerja sama dengan berbagai pihak karena masih banyak titik-titik di berbagai daerah Indonesia yang bisa dikembangkan bersama," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam unggahannya di Instagram, Sabtu (23/4).
Baca juga:
Lihat postingan ini di Instagram
Sandiaga mengatakan akan ada dua program kerja sama yang dijalin, yakni Baparekraf Digital Talent (BDT) dan Baparekraf for Startup (Bekup) yang dilakukan dengan tetap sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Hal tersebut dilakukan agar UMKM lokal terus berkembang bahkan berkolaborasi dengan Huawei melalui program Spark.
"Segera akan ada Baparekraf Developer Day untuk membangkitkan pengetahuan pada segi pengembangan software untuk mempercepat proses digitalisasi UMKM," ungkapnya.
Melalui kesepakatan ini, lanjut Sandiaga, diharapkan kedua pihak bisa bersama-sama mendorong pemulihan ekonomi Indonesia yang lebih berdaya saing, unggul, dan tangguh.
"Kita perlu bergerak dengan cepat (Gercep), bergerak bersama-sama (Geber), dan menggali semua potensi (Gaspol), untuk menciptakan lapangan kerja melalui adaptasi, inovasi, dan kolaborasi, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo," dikutip ANTARA.
Baca juga:
Kemenparekraf Gandeng ‘Ride Hailing’ untuk Pulihkan Wisata Bali
Tahun ini, Kementerian menargetkan untuk menciptakan lebih dari 1,1 juta kesempatan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Senada dengan Sandiaga, CEO Huawei Indonesia Jacky Chen mengatakan, digitalisasi telah mempercepat transformasi di semua sektor Indonesia, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Huawei juga akan meningkatkan kapabilitas startup digital pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pendampingan, inkubasi, scale-up, link-and-match dengan pemodal ventura, melalui program Huawei Spark, untuk meningkatkan dukungannya terhadap kematangan dan keberlanjutan ekosistem," imbuhnya.
Jacky menambahkan, ke depannya, Huawei ingin berkontribusi bagi Indonesia dalam menciptakan nilai yang terhubung sepenuhnya, berorientasi 5G, lebih cerdas, digital, hijau, dan indah. (and)
Baca juga:
Kemenparekraf Dukung Desainer Indonesia di London Design Biennale
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel