Kemenlu Tangguhkan Pembahasan Terkait Dewan Perdamaian Ala Trump

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Kemenlu Tangguhkan Pembahasan Terkait Dewan Perdamaian Ala Trump

KTT Perdana Dewan Perdamaian Gaza (BoP) di Donald J. Trump US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). ANTARA FOTO/HO-Setpres/hma/wpa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri mengumumkan bahwa Indonesia memutuskan untuk menangguhkan pembahasan apa pun terkait Dewan Perdamaian yang digagas Donald Trump.

Langkah tersebut diambil karena perhatian Indonesia saat ini adalah untuk memantau perkembangan dinamika konflik di Timur Tengah tersebut serta memastikan keselamatan WNI di sana.

Kemlu RI menegaskan bahwa segala pembahasan terkait Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) ditangguhkan dan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina, ditunda.

“Kami sampaikan bahwa pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza saat ini ditunda dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan (on hold),” kata juru bicara Kemlu RI Nabyl A. Mulachela kepada di Jakarta, Selasa (17/3).

Jubir Kemlu itu menekankan kembali bahwa setiap kemungkinan partisipasi Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) berada sepenuhnya di bawah kendali nasional Indonesia dan berlandaskan mandat Dewan Keamanan PBB.

Baca juga:

Imbas Konflik Iran-AS-Israel, Pemerintah RI Putuskan 'On-Hold’ Bahas Dewan Perdamaian

"Serta selaras dengan politik luar negeri bebas-aktif, kepentingan nasional RI dan hukum internasional,” kata Nabyl.

Pada Minggu (15/3), Anadolu melaporkan, menurut lembaga penyiaran publik Israel, KAN, bahwa Israel bersiap untuk mengerahkan pasukan internasional di Jalur Gaza pada Mei sebagai bagian dari fase selanjutnya dari rencana yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Laporan menyebutkan, pasukan itu diperkirakan akan mencakup sekitar 5.000 tentara dari Indonesia, bersama dengan puluhan tentara dari Kazakhstan, Maroko, Albania, dan Kosovo, dapat mulai beroperasi pada 1 Mei.

Disebutkan pula, pasukan itu awalnya akan ditempatkan di sekitar kota Palestina yang sedang dibangun dengan dukungan dari Uni Emirat Arab (UEA) di daerah Rafah di Gaza selatan sebelum meluas ke bagian lain dari wilayah tersebut.

Selain itu, delegasi militer dari negara-negara peserta diharapkan tiba di Israel dalam waktu dua minggu untuk melakukan tur pengintaian di Gaza sebelum pengerahan pasukan.

#Dewan Perdamaian Gaza #Dewan Perdamaian #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pemilu Sela AS Terbitkan Harapan, Pemimpin Dunia Inginkan Reset
Harapan ini muncul setelah para pemilih memberikan kekalahan besar pada pemilu sela (midterm) bagi Presiden Donald Trump dan Partai Republik.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
 Pemilu Sela AS Terbitkan Harapan, Pemimpin Dunia Inginkan Reset
Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Dunia
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
JD Vance menegaskan Donald Trump tidak akan membiarkan AS terjebak dalam perang berkepanjangan dengan Iran di tengah ketegangan dan mandeknya perundingan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Bagikan