Kemenhub Ungkap Kronologi Penyebab Awal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Ada Mobil Tertemper di Perlintasan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Kemenhub Ungkap Kronologi Penyebab Awal Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: Ada Mobil Tertemper di Perlintasan

Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). ANTAR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi awal dugaan kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Insiden tersebut disebut bermula dari peristiwa di perlintasan sebidang yang kemudian memicu rangkaian kejadian beruntun.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan, kecelakaan diawali saat kereta rel listrik (KRL) relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

"Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85," kata Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL tidak dapat melanjutkan perjalanan normal dan harus dievakuasi. Kereta itu kemudian ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berjalan di luar jadwal operasional.

Dampaknya, petugas menghentikan rangkaian KRL lain dengan kode PLB 5568 yang tengah menuju Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur sebagai langkah pengamanan.

Baca juga:

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang, DPR Desak Pemerintah Atasi Darurat Perlintasan Sebidang

Namun situasi berkembang lebih kompleks ketika KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya. Kereta tersebut kemudian terlibat insiden dengan rangkaian KRL PLB 5568 yang sedang berhenti di stasiun.

Kemenhub menyatakan koordinasi lintas instansi langsung dilakukan untuk mempercepat penanganan di lokasi kejadian. Proses evakuasi korban dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan.

"Upaya ini didukung melalui pendirian Posko Tanggap Darurat di Stasiun Bekasi Timur serta penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan," ujar dia.

Selain itu, Kemenhub juga mendukung penuh investigasi yang dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi secara objektif,” kata Dudy.

Ia menegaskan, hasil investigasi independen tersebut akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh guna memperkuat sistem keselamatan transportasi ke depan.

Di tengah proses penanganan, Dudy juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kelancaran evakuasi.

"Kami juga memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi secara objektif,” katanya.

Baca juga:

Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, DPR Desak KNKT Segera Investigasi

Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik sesuai ketentuan yang berlaku, sembari melakukan pendataan yang hingga kini masih berlangsung.

Untuk mendukung kelancaran operasional, perjalanan KRL sementara hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.

Dudy bersama tim teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan PT Kereta Api Indonesia telah berada di lokasi sejak Senin malam (27/4) hingga Selasa pagi (28/4) guna memimpin langsung proses penanganan.

Ia juga menyampaikan duka cita atas korban meninggal dunia serta harapan agar korban luka segera pulih.

“Kami ingin menyampaikan duka cita mendalam untuk korban meninggal dunia. Kemudian terhadap korban-korban luka, kami berharap dapat segera diberi kesembuhan," katanya. (*)

#Kemenhub #Kementerian Perhubungan #Kecelakaan Kereta #Dudy Purwagandhi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Sekitar 20 menit pasca-kelahiran, bayi gajah tersebut sudah menunjukkan refleks serta kekuatan fisik yang baik dengan mampu berdiri tegak dan menopang tubuhnya secara mandiri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Taman Nasional Tesso Nilo
Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
Kapasitas Maksimal KM Virgo 500 Penumpang, Diisi 243 Orang Kena Ombak Oleng Terbalik
Kapal Virgo Transport 8 terbalik di Masalembo meski tak kelebihan muatan. Simak detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Kapasitas Maksimal KM Virgo 500 Penumpang, Diisi 243 Orang Kena Ombak Oleng Terbalik
Indonesia
Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Penyelam Pasukan Khusus TNI-AL Gunakan Drone Laut
Ada 622 orang personel tim SAR gabungan yang dikerahkan mencari para korban Kapal Virgo Transport 8.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Cari Korban Kapal Virgo Transport 8, Penyelam Pasukan Khusus TNI-AL Gunakan Drone Laut
Indonesia
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin
Dalam perkembangan terbaru, sebanyak 115 dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi.
Frengky Aruan - Minggu, 13 September 2026
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Kemenhub Dirikan Posko Darurat di Banjarmasin
Indonesia
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Kemenhub mengerahkan kapal patroli membantu pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Cari 5 Jurnalis yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Hasil paper test di sejumlah bandara negatif abu vulkanik. Kemenhub tetap menunggu advisory VAAC Darwin dan memperpanjang penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Indonesia
Pejabat Kemenhub Diduga Minta Commitment Fee 5 Persen, Proyek Perlintasan Kereta Rp 20,7 Miliar Jadi Sorotan
Dakwaan KPK mengungkap dugaan commitment fee 5 persen dalam proyek perlintasan sebidang Jawa dan Sumatera senilai Rp 20,7 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Pejabat Kemenhub Diduga Minta Commitment Fee 5 Persen, Proyek Perlintasan Kereta Rp 20,7 Miliar Jadi Sorotan
Bagikan