Kemenag Sebut Gereja Berperan Besar Jadi Pelopor Toleransi dan Persatuan Umat Beragama

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 08 November 2019
Kemenag Sebut Gereja Berperan Besar Jadi Pelopor Toleransi dan Persatuan Umat Beragama

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi. (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi membuka 'God's Platform Summit' yang digelar organisasi kepemudaan Kristen di Jakarta. Acara ini berlangsung sejak Kamis (7/11) sampai hari ini.

Zainut berpesan tentang pentingnya peran generasi muda Kristen dalam menjaga kerukunan, kedamaian, dan persatuan umat, baik antar, maupun intra umat beragama.

Baca Juga:

Akun Wamenag 'Like' Akun Porno, Polisi Klarifikasi ke Pelapor

“Gereja dan Generasi Muda Kristen memiliki peran penting dalam mengajak seluruh komponen umat beragama di Indonesia untuk menjaga kerukunan, kedamaian, dan persatuan umat beragama, baik antar umat beragama maupun intra umat beragama,” kata Zainut dalam keterangannya, Jumat (8/11)

Menurut Zainut, keberagaman adalah keniscayaan, dan tidak dapat ditolak oleh masyarakat manapun. Karena melalui keberagaman, justru masyarakat dapat saling melengkapi dan menyempurnakan satu sama lain. Bukan malah sebaliknya menegasikan atau meniadakan harkat dan martabat kemanusiaan.

Untuk menyikapi keberagaman Indonesia, Zainut mengajak semua pihak untuk mengedepankan sikap moderat. “Sikap untuk selalu berada di tengah antara ekstrimitas dalam praktik beragama,” jelasnya.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi saat ditemui di ruang kerjanya usai dilantik Presiden Joko Widodo, Jakarta, Jumat (25/10/2019). ANTARA/Anom Prihantoro/aa

Sementara itu, terkait dengan polemik radikalisme, cadar dan celana cingkrang, Zainut meminta perdebatan diakhiri karena hanya kesalahpahaman. Menurut Wakil Ketua MUI tersebut tak ada kaitan antara gaya berbusana seperti itu dengan paham radikal.

Dia mengklaim pelarangan gaya busana itu semula hanya akan diterapkan untuk ASN di lingkungan instansi pemerintah. Tak ada rencana penerapan di luar lembaga negara.

Baca Juga:

Wamenag Zainut Tauhid Lapor Polisi, Ada Apa?

Untuk menghindari perdebatan lanjutan di masyarakat, kata Zainut, Kemenag membatasi radikalisme menjadi tiga poin. Zainut menyebut radikalisme adalah paham yang mencederai nilai kemanusiaan, paham yang mencederai nilai hasil kesepakatan bersama, dan paham intoleran.

Zainut berkata tak ada satu orang pun yang sepakat terhadap paham radikal, sehingga ia mengajak semua pihak untuk bersama memerangi radikalisme. "Radikalisme, ekstremisme, dan terorisme harus kita lawan bersama-sama. Saya kira kita semuanya sepakat, yang duduk di sini semuanya sepakat ya," ucap Zainut. (Knu)

#Zainut Tauhid #Kemenag
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menag: Bangun Indonesia tak Cukup dengan Kerja, Perlu 'Mengetuk Langit' lewat Doa
Doa merupakan bagian penting dalam perjalanan bangsa untuk menjaga persatuan sekaligus memohon keberkahan bagi Indonesia.
Dwi Astarini - Minggu, 02 Agustus 2026
Menag: Bangun Indonesia tak Cukup dengan Kerja, Perlu 'Mengetuk Langit' lewat Doa
Indonesia
Kemenag Ajak Seluruh Umat Berdoa dan Berzikir Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Sebagai wujud rasa syukur sekaligus harapan agar bangsa tetap diberi persatuan, kedamaian, dan kemajuan.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kemenag Ajak Seluruh Umat Berdoa dan Berzikir Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Indonesia
Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Lokasi Lewat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026
Sebanyak 725.669 lokasi mengikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Kemenag memanfaatkan fenomena Rashdul Qiblat untuk memverifikasi arah kiblat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Lokasi Lewat Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026
Indonesia
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Dalam upaya mencegah penyebaran budaya LGBTQ, ada sejumlah peran penting yang bisa diambil Kementerian Agama.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Rancang Program Sistematis Tangkal LGBTQ, Salah Satunya lewat Bimbingan Perkawinan
Indonesia
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Kemenag memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk menindaklanjuti amanah Perpres No 111 Tahun 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Kemenag Tegaskan LGBTQ Dilarang dalam Pandangan Semua Agama
Indonesia
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Penyebaran budaya LGBTQ harus dicegah melalui edukasi resmi yang berpijak pada nilai agama, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Prabowo Keluarkan Perpres LGBTQ, Kemenag Siapkan Konten Edukasi Cegah Penyebaran
Indonesia
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
KPK mendalami dugaan aliran dana dari penyelenggara ibadah haji khusus kepada pihak Kementerian Agama dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
KPK Periksa Bos Maktour, Selidiki Dugaan Aliran Dana Kuota Haji Khusus ke Pejabat Kemenag
Indonesia
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Majelis taklim tidak sekadar menjadi ruang pengajian rutin, tapi tampil sebagai pusat penguatan ketahanan keluarga dan benteng moral masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Kemenag Doroang Majelis Taklim Naik Kelas, Ancaman terhadap Keluarga Indonesia tah hanya soal Ekonomi
Indonesia
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Momentum penting bagi pesantren, pemerintah, dan aparat penegak hukum untuk membangun komitmen dalam memberantas kekerasan seksual di lembaga pendidikan berbasis keagamaan.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Temu Nasional Pesantren Sepakat Pelaku Kekerasan Seksual tak akan Dilindungi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Beredar hoaks di Facebook yang menyebut Kemenag mengambil alih pengelolaan zakat dari Baznas. Faktanya, zakat tetap dikelola Baznas sesuai UU No.23/2011.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Kemenag Ambil Alih Pengelolaan Infaq dan Zakat Umat dari Baznas
Bagikan