Kembali ke Rutinitas, Ini Tips Mengontrol Pola Makan setelah Lebaran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 24 April 2024
Kembali ke Rutinitas, Ini Tips Mengontrol Pola Makan setelah Lebaran

Menu Safari Rasa. (Foto: merahputih.com/Ikhsan Aryo Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perayaan lebaran biasanya identik dengan makanan atau minuman manis yang menggugah selera. Berbagai jenis makanan dan minuman disajikan sehingga membuat banyak orang seolah tidak sabar untuk mencicipinya.

Akan tetapi memasuki hari kerja seperti biasa kembali tentunya membuat seseorang harus pandai mengontrol makanan yang dikonsumsinya. Sebab jika tidak begitu, beberapa masalah kesehatan bisa saja muncul saat tanpa disadari sudah begitu banyak makanan dan minuman manis yang dikonsumsi.

Baca juga:

Lebaran Selesai, Kurangi Makan Daging dan Gorengan

Lantas bagaimana cara mengatasinya? Dilansir dari laman Healthline, Rabu (24/4) Berikut cara yang dapat dilakukan:

Jika terasa lapar, cobalah beralih ke makanan sehat dan mengenyangkan

Tujuannya agar keinginan konsumsi makanan manis berkurang. Kamu bisa mulai mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan atau yang lainnya.

Beralih ke pemanis alami tanpa kalori

Pemanis buatan dapat membuat gula dalam tubuh menimbulkan efek buruk sehingga dapat mempengaruhi peningkatan nafsu makan dan penambahan berat badan. Oleh karena itu, dengan beralih kepada pemanis alami dapat menjadi alternatif untuk dilakukan seseorang.

Baca juga:

5 Sayuran Super untuk Cegah Kolesterol Tinggi pada Generasi Z

Hindari makanan penutup

Kebanyakan orang memilih makanan manis sebagai menu makanan penutupnya. Padahal, makanan yang kaya akan gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah meningkat dan membuat rasa lelah dan lapar datang dengan cepat, sehingga menginginkan kamu menyantap gula lebih banyak.

Hindari makan makanan pedas dengan minuman manis

Maksudnya, ketika kamu sedang mengonsumsi makanan pedas kebanyakan orang akan mencari minuman manis sebagai peredanya. Padahal tanpa disadari minuman manis memiliki kandungan gula yang tinggi. Maka dari itu, pilihlah minum seperti air putih untuk menghindari dampak minuman manis yang terjadi. (chn)

Baca juga:

Studi Terbaru: Konsumsi Alpukat Tingkatkan Kualitas Pola Makan Harian

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan