Kelompok Hizbullah Lebanon Luncurkan Roket ke Kota Margaliot Israel Utara
Pemboman oleh tentara Israel, pada 23 November 2023. (Ayal Margolin/JINI melalui Xinhua)
MerahPutih.com - Ketegangan terus meningkat di sepanjang perbatasan Lebanon dengan Israel sejak Oktober lalu, ketika tentara Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza yang telah menewaskan hampir 34.200 orang menyusul serangan kelompok Palestina Hamas.
Terkini, kelompok Hizbullah Lebanon mengumumkan menargetkan kota Margaliot, Israel utara, dengan puluhan roket sebagai balasan atas tewasnya seorang wanita dan keponakannya dalam serangan Israel di kota Hanin, Lebanon selatan.
Baca juga:
Hizbullah Siap Berperang Dengan Israel Tanpa Batas Waktu
Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan enam orang lain terluka dalam serangan itu.
"Pejuang kami menargetkan kota tersebut “sebagai balasan terhadap serangan musuh Israel terhadap desa-desa di selatan dan rumah-rumah warga sipil, khususnya pembantaian mengerikan di kota Hanin, yang mengakibatkan kematian dan cederanya warga sipil.” tulis pernyataan kelompok itu, Kamis (24/4)
Sementara harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan terjadi listrik padam di Margaliot dan Kiryat Shmona akibat serangan roket dari Lebanon.
Sementara itu, lembaga penyiaran publik Israel KAN, dengan mengutip sumber militer Israel yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa tentara Israel atau IDF sedang bersiap untuk segera melancarkan operasi militer di Kota Rafah di Gaza selatan.
"Menurut rencana tentara, lebih dari 1 juta warga Palestina di Rafah akan diminta untuk mengevakuasi daerah tersebut ke tempat penampungan yang baru-baru ini didirikan di bagian selatan dan tengah Jalur Gaza,” kata media lokal Israel tersebut.
Tentara Israel disebutkan sedang mempersiapkan operasi darat di Rafah yang mencakup evakuasi sejumlah besar penduduk. Menurut rencana yang disampaikan kepada AS dan sejumlah negara lain yang tidak disebutkan namanya di kawasan Israel itu.
"Serangan tentara ke Rafah tersebut akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan langkah pembagian kota menjadi beberapa zona," tulis kantor berita Israel dikutip Antara. (*)
Baca juga:
PM Netanyahu Ingatkan Hizbullah Tidak Ikut Berperang Lawan Israel
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara