Kelompok HAM Korsel Kirim Surat ke Zelenskyy: Kembalikan Tawanan Korut ke Seoul, Jangan Pyongyang

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 11 Maret 2025
Kelompok HAM Korsel Kirim Surat ke Zelenskyy: Kembalikan Tawanan Korut ke Seoul, Jangan Pyongyang

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nasib dua tentara Korea Utara yang ditangkap di wilayah Rusia kini jadi sorotan baru di tengah perang Ukraina. Kelompok HAM dari Korea Selatan dan internasional mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy agar tidak menyerahkan mereka kembali ke Pyongyang.

Melalui surat terbuka yang dikirim ke Kedutaan Ukraina di Seoul, organisasi seperti Transitional Justice Working Group menyerukan agar tentara itu diberi pilihan untuk pindah ke Korea Selatan. Mereka menilai, jika dikembalikan ke Korea Utara, keduanya akan menghadapi hukuman berat — bahkan kematian.

“Ini bukan cuma langkah yang benar secara moral, tapi juga bisa membantu Ukraina dalam jangka panjang. Jika para tentara Korea Utara tahu mereka bisa selamat dan pindah ke Selatan, bisa jadi lebih banyak yang menyerah atau membelot,” tulis mereka, seperti dikutip dari The Korea Times, Selasa (11/3).

Zelenskyy sempat menyatakan kesiapannya menukar tentara Korea Utara itu dengan warga Ukraina yang ditahan Rusia, sesuai Konvensi Jenewa. Tapi para aktivis mengingatkan: Konvensi itu dibuat dengan asumsi negara asal tak akan menyiksa tahanannya — hal yang jelas tidak berlaku di Korea Utara.

Baca juga:

Rusia Klaim Kuasai Wilayah Baru, Zelenskyy Siap Berdialog Jelang Pertemuan di Jeddah

Kini, pilihan Ukraina bukan hanya soal strategi perang, tapi juga soal kemanusiaan. (ikh)

#Ukraina #Korea Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Upaya tersebut telah memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
Intel Ukraina sebut Rusia Rekrut WNI untuk Ikut Perang
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Faktanya, video yang disebarkan merupakan video ledakan gudang di Tianjin, China, pada 2015 lalu.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Zelenskyy Tewas karena Serangan Udara Rusia
Dunia
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Ia memerintahkan infiltrasi drone ke Korut demi meningkatkan ketegangan lintas perbatasan dan menciptakan alasan pemberlakuan darurat militer di Desember 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Indonesia
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
setiap kargo yang berisi senjata untuk Ukraina akan menjadi target sah bagi Rusia. Kremlin menyebut pasokan senjata Barat ke Ukraina menghambat perundingan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Rusia Sebut Jerman Bersiap Lakukan Konfrontasi Militer, Sudah Sediakan Drone ke Ukraina
Dunia
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Di Korea Utara, para tentara diajarkan bahwa tertangkap musuh merupakan tindakan pengkhianatan.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Puji Pasukan yang Ledakkan Diri demi Hindari Penangkapan Ukraina
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
50 ribu tentara elit Korea utara disebut bergerak menuju Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 09 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Korea Utara Kirim 50 Ribu Tentara Elitnya untuk Berperang Bantu Iran
Bagikan