Kelola Kondisi Kesehatan Selama Liburan

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 07 Desember 2023
Kelola Kondisi Kesehatan Selama Liburan

Liburan tak boleh mengganggu rutinitas pengelolaan kondisi kesehatan. (freepik/standret)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUAT kamu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu tak perlu khawatir. Situasi dan kondisi kesehatan menjadi hal yang penting dalam keseharian. Namun bukan berati kamu tidak dapat melakukan perjalanan liburan. Bisa kok!

Bagi kamu yang tengah mengelola kondisi kesehatan seperti sakit jantung atau diabetes, bukan halangan untuk melakukan perjalanan liburan. American Heart Association (AHA) memberikan tips yang sangat berharga untuk perjalanan yang aman dan bebas stres.

Dilansir dari laman Healthline, Gladys Velarde dari AHA mengatakan "Bepergian tidak selalu sesederhana itu bagi orang-orang yang memiliki kondisi kesehatan kronis."

Baca Juga:

Olahraga Memainkan Peran Penting pada Pertumbuhan Anak, Perkenalkan Sejak Dini

liburan
Perlu persiapan bagi seseorangyang memiliki kondisi kesehatan tertentu. (Pixabay/CHENA)

Namun, ia tetap mendorong perencanaan proaktif untuk memastikan pengalaman liburan yang positif. Ada beberapa tips yang membuat liburan menjadi lebih menyenangkan.

Hubungi dokter


"Dengan membuat perencanaan yang baik dan aman tentunya kamu dapat menikmati liburan," kata Velarde. Ia menekankan untuk menghubungi dokter yang biasa menangani kamu sebelum melakukan perjalanan. Minta saran mengenai batasan atau tindakan pencegahan. Dalam perjalanan dan melakukan aktivitas, seperti di bandara atau hotel, sebaiknya kamu meminta fasilitas kursi roda.


Obat


Bawalah daftar obat, dosis, dan informasi farmasi yang terperinci, pastikan obat-obatan diberi label yang jelas dan bawa secukupnya untuk seluruh perjalanan. Dikutip dari Medical Travel Compare, kamu perlu membawa obat-obatan tambahan jika terjadi penundaan perjalanan dan periksa tanggal kedaluwarsanya. Bawalah obat-obatan lebih banyak dari yang seharusnya. Ini akan membantu kamu lebih baik dalam liburan.

Baca Juga:

Jangan Sembarangan Pakai Obat Penghilang Bekas Jerawat, Perhatikan Kandungannya

obat
Bawa obat-obatan yang diperlukan sesuai pengelolaan kondisi kesehatan. (Pexels/Anna Shvets)

Alat kesehatan


Tanyakan kepada maskapai penerbangan mengenai cara mengangkut peralatan medis dengan aman Seperti tabung oksigen, mesin CPAP, atau alat bantu kesehatan lainnya. Jika kamu memiliki alat pacu jantung atau defibrilator cardioverter-defibrillator implan,sebaiknya kamu menginformasikannya dengan baik, pada pihak keamanan dan krew penerbangan.

Koordinasi layanan kesehatan lokal

Jika kamu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, sebaiknya jangan dilewatkan meskipun tengah berlibur. Jadi sebaiknya kamu sudah mengetahui rumah sakit yang dapat mengakomodir pemeriksaan kesehatan rutin dengan kondisi kamu. Sebaiknya juga mencatat nomor-nomor darurat yang dapat membantu kamu bila dalam kondisi tak mengenakan. Termasuk pula mengetahui apotek yang berada di sekitar tempat kamu menginap. Perlu pula untuk mempertimbangkan faktor iklim dan ketinggian yang dapat memengaruhi kesehatan kamu selama berada di sana.

Dokter penyakit dalam Robert Miller, mengatakan untuk membawa gelang medis agar dapat langsung teridentifikasi dengan cepat jika sedang berada dalam keadaan darurat.

Jadi jika kamu mempunyai kondisi kronis memang perlu merencanakan beberapa hal sebelum bepergian. Dengan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional, mengelola obat-obatan secara efektif, menangani peralatan medis dengan hati-hati, dan mengoordinasikan perawatan di tempat tujuan, untuk dapat memulai perjalanan liburan tanpa rasa khawatir. (nda)

Baca Juga:

Kiat Berhenti Merokok Tanpa Khawatir Berat Badan Bertambah

#Wisata #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Kapal ini berangkat dari Belfast pada Oktober 2024 untuk melakukan pelayaran berkelanjutan keliling dunia.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kapal Pesiar Mewah Terdampar di Kamboja, Boncos Bahan Bakar Mahal
Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Bagikan