Jangan Sembarangan Pakai Obat Penghilang Bekas Jerawat, Perhatikan Kandungannya

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 05 Desember 2023
Jangan Sembarangan Pakai Obat Penghilang Bekas Jerawat, Perhatikan Kandungannya

Bekas jerawat mengganggu penampilan. (freepik/cookie_studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JERAWAT sangat menyebalkan! Terutama buat mereka yang mengalami masalah bekas jerawat yang tak kunjung hilang. Karena bekas jerawat sulit disamarkan.

Untungnya belakangan banyak diproduksi obat yang seperti salep yang bermanfaat untuk menghilangkan bekas jerawat yang membandel dengan efektif.

Baca Juga:

Atasi Jerawat Ala Korean Expert Treatment

jerawat
Bekas Jerawat sangat mengganggu penampilan, meskipun dapat hilang dengan sendirinya. (Pexels/Shotpot)

Seperti dikabarkan Alodokter, bekas jerawat atau dark spot adalah bagian alami yang dialami kulit setelah jerawat sudah tidak lagi aktif. Perubahan pada kulit ini mengganggu penampilan bahkan kepercayaan diri seseorang.

Bagi kamu yang ingin menyamarkan atau menghilangkan bekas jerawat. Ragam salep di pasaran mengklaim mampu hilangkan bekas jerawat. Salep penghilang bekas jerawat itu mengandung beberapa zat yang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati, menyembuhkan jaringan kulit, dan menyamarkan bekas jerawat.

Namun, kamu wajib selektif memilih salep bekas jerawat. Lihat kandungan yang ada dalam salep itu. Berikut beberapa kandungan yang bisa kamu temukan dalam salep penghilang jerawat.

Baca Juga:

5 Cara Efektif untuk Memudarkan Bekas Jerawat

jerawat
Perhatikan kandungan dari obat jerawat yang dipakai. (Pexels/Anna Nekrashevich)

Asam alfa hidroksi

Kandungan asam hidroksi pada salep jerawat mampu menghilangkan bekas jerawat dengan mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit yang sehat. Selain itu, Asam alfa hidroksi ini mampu mencegah terjadinya pori-pori tersumbat yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat baru.

Asam Laktat

Asam laktat banyak terkandung pada beragam produk perawatan wajah, kandungan ini umumnya digunakan dokter kecantikan sebagai pengelupas kulit agar sel kulit mati terangkat.

Retinoid


Kandungan ini bermanfaat untuk menghilangkan bekas jerawat. Kandungan ini mampu menyamarkan bekas jerawat dan memperbaiki tekstur kulit wajah kamu. Namun, kandungan ini tidak disarankan dikonsumsi oleh ibu hamil atau ibu menyusui.

Asak salisilat

Asam salisilat dipercaya salah satu kandungan efektif untuk bekas jerawat. Kandungan ini mampu membersihkan pori-pori, mengurangi pembengkakan dan kemerahan kulit, serta membantu proses regenerasi sel kulit kamu.

Tanpa menggunakan produk penghilang bekas, sebenarnya bekas jerawat bisa hilang dengan sendirinya. Kamu hanya perlu bersabar dengan tidak menekan jerawat yang sedang merandang. Jika kamu sering memencet jerawat yang sedang radang dapat menimbulkan bekas, menyebabkan iritasi kulit, dan merusak jaringan kulit di bawahnya. (zvw)

Baca Juga:

Konsumsi Makanan Tertentu Memengaruhi Jerawat, Mitos atau Fakta?

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan